Cara Mengajukan BEASISWA S1 Ke Pemkab Banyuwangi Tahun 2016

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Hanya Ingin Kau Tahu Duet Artis Smule Banyuwangi

Anda Dapat Uang Satu Juta Rupiah Jika Bisa Menemukan Perempuan Yg Melecehkan Lagu Banyuwangi ini

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

SAYEMBARA DAPAT UANG SATU JUTA RUPIAH

DI CARI….!!!

WANITA yang nyanyi di sebelah kanan sambil Berhubungan Badan…
Selain tidak ETIS…. ini betul betul melecehkan kami warga Banyuwangi,karena nyanyi lagu Banyuwangi sambi berbuat yg gak pantas di lihat umum…

NB : KAMI MENYEDIAKAN HADIAH UANG 1 JT bagi yang bisa memberikan Info yang Akurat…

Ini Serius n tidak main main Temen temen…

Ada info yang Akurat segera Inbox saya atau bisa Line n WA ke saya di 082221119099

INFO FACEBOOK : https://www.facebook.com/krisna.adi2 ATAU https://www.facebook.com/krisna.adi2/posts/1341749575842246

MATA WALANGEN Versi Gending Gandrung Banyuwangi #ILOVEBWI #KendangKempul

Jadwal International Tour de Banyuwangi Ijen 2016 ( 11- 14 Mei 2016 )

Jadwal International Tour de Banyuwangi Ijen 2016

Etape 1: Rabu, 11 Mei 2016
Start: Waduk Sidodadi Glenmore
Finish: Taman Blambangan

Etape 2: Kamis, 12 Mei 2016
Start: RTH Maron Genteng
Finish: Taman Blambangan

Etape 3: Jum’at, 13 Mei 2016
Start: Pantai Grand New Watudodol
Finish: Taman Blambangan

Etape 4: Sabtu, 14 Mei 2016
Start: Pelabuhan Ikan Muncar
Finish: Kawah Ijen

‪#‎ITDBI2016‬ ‪#‎TheSunriseofJava‬ ‪#‎WonderfulIndonesia‬

 

Inilah PERJUANGAN Warga Banyuwangi MENOLAK Tambang EMAS TUMPANG PITU Di Pesanggaran Banyuwangi #SaveTumpang7

Parade Banyuwangi Ethno Carnival Hibur Masyarakat Kota Malang

Parade Banyuwangi Ethno Carnival Kagetkan Masyarakat Kota Malang

Oyibanget – Lalu lintas di Jalan Soekarno Hatta Kota Malang dikagetkan oleh iring-iringan rombongan yang mempertontonkan keunikan aneka budaya di nusantara, Jumat (29/4) sore.
Iring-iringan yang menyerupai karnaval agustusan ini tiba-tiba muncul dari kawasan Perumahan Griyashanta Malang.

Mereka terbagi dalam 10 kelompok budaya dengan ciri khas masing-masing. Sebagian rombongan ada yang memakai adat kalimantan, Sulawesi, Banyuwangi dan beberapa pakaian adat dari kawasan Indonesia Timur. Jalur yang mereka tempuh memang tidak sepanjang jalur karnaval Agustusan yang selalu menyebabkan kemacetan total di sejumlah titik. Mereka hanya berjalan di jalur sepanjang kurang lebih 1 KM saja yakni start di Perum Griyashanta dan finish di Taman Krida Budaya Jawa Timur.

Banyak pengendara yang terlihat kaget karena iring-iringan rombongan ini tiba-tiba muncul begitu saja dan memecah kemacetan lalu lintas yang setiap sore terjadi di jalur ini. Tidak banyak petugas keamanan yang mengawal iring-iringan ini.

Hanya segelintir petugas kepolisian dan petugas dari Dinas Perhubungan yang berusaha mengatur jalur lalu lintas agar tidak macet total. Maklum, kawasan Jalan Soekarno Hatta terkenal salah satu pusat kemacetan di Kota Malang karena selain kawasan pusat bisnis, daerah ini merupakan jalur utama yang menghubungan dengan jalur-jalur lain hingga ke pusat kota. Anggi Firda Ainurrahman, salah seorang panitia yang ditemui di lokasi mengatakan kegiatan ini merupakan agenda besar perkumpulan mahasiswa dan warga Banyuwangi se Malang Raya.

“Kegiatan ini kami namakan Kampung Budaya Bumi Nusantara. Ada 10 organisasi budaya yang hidup dan berkembang di Kota Malang yang terlibat dalam kegiatan ini. Ini adalah potret kekayaan budaya nusantara kita yang sampai kapanpun harus tetap dilestarikan,” ujar Anggi, sapaan akrab, Anggi Firda Ainurrahman, Jumat (29/4).

Sebenarnya, lanjut Anggi, kegiatan tersebut merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang digelar oleh Ikatan Keluarga Banyuwangi (IKAWANGI) di Malang Raya.

“Kegiatan ini memiliki pesan luhur bahwa kekayaan budaya nusantara harus tetap diperjuangkan sebagai aset bersama bangsa Indonesia. Kami para anak muda inilah yang harus terus berinisiatif melalui berbagai upaya agar para generasi penerus lebih mencintai budayanya sendiri daripada budaya asing yang belakangan ini dikemas menjadi tren baru di kalangan kawula muda Indonesia,” pungkas mahasiswa Jurusan Pendidikan Luar Sekolah Universitas Negeri Malang.

Penulis : Heryanto
Editor : Astral True

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.

Bergabunglah dengan 1.008 pengikut lainnya

%d blogger menyukai ini: