Wisata Air Terjun Antogan Dusun Krajan, Desa Bunder, Kecamatan Kabat, Banyuwangi

Dulu di Puja, Sekarang di Tinggalkan.
Mungkin itu tagline yang tepat untuk tempat wisata yang satu ini.
Jauh sebelum pulau merah dan wedi ireng terkenal, tempat wisata yang satu ini sudah menjadi tujuan wisata warga banyuwangi.

AIR TERJUN ANTOGAN

Wisata air terjun Antogan terletak di Dusun Krajan, Desa Bunder, Kecamatan Kabat, Banyuwangi. Berjarak sekitar 3 km ke barat dari jalan raya Kabat-Rogojampi. Air Terjun Antogan berasal dari mata air Longon di kaki Gunung Raung. Airnya bersih ,bening sejuk sekali, banyak orang meminum air sumber tersebut tanpa dimasak terlebih dahulu. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 7 m saja, tidak jauh dari lokasi air terjun ini terdapat Pemandian Antogan Indah.

Antogan berasal dari kata Pesantogan, yang berarti tempat berkumpul. Jadi dahulu Antogan adalah tempat berkumpulnya para pejuang kita melawan penjajahan Belanda. Mudah dimengerti mengapa Antogan menjadi tempat persembunyian, mengingat banyak terdapat lorong persembunyian yang berada di antara batu-batu besar yang mengelilingi air terjun Antogan. Selain itu antogan juga dikenal sebagai tempat bertapanya mbah rembug alias rempeg alias pangeran jogo pati. Di sisi air terjun terdapat gua yang konon merupakan jalur menuju pantai laut selatan.

Sejak dibangun secara swadaya oleh masyarakat sekitar pada tahun 1987, wisata air terjun Antogan memang cukup digandrungi warga. Kejernihan air dan lokasi yang masih alami, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga untuk berkunjung.

Selain itu, warga sekitar yang membangun tempat tersebut juga menyediakan berbagai fasilitas untuk para pengunjung. Misalnya, warung yang berdiri secara berpencar di sepanjang aliran sungai. Ada juga tempat bermain bagi anak-anak, serta lokasi perkemahan.

Berbagai potensi Antogan dan minimnya tempat wisata pada masa itu, membuat nama Antogan semakin dikenal dan kian dikunjungi orang. Bahkan waktu itu, pengunjung bukan hanya datang dari Kabupaten Banyuwangi. Ada juga wisatawan yang datang dari kota lain di Jawa Timur dan Bali.

Ketika musim liburan sekolah, banyak siswa dan guru yang berwisata sambil berkemah di lokasi yang sisi baratnya berbatasan dengan Kecamatan Songgon itu. Banyaknya pengunjung yang terus membanjiri wisata berbukit tersebut, ternyata juga berdampak positif bagi perekonomian dan kesejahteraan warga sekitar. Selain bisa bekerja di sana, warga sekitar juga bisa berjualan di sekitar lokasi wisata.

Namun sayangnya, sejak sekitar tahun 2000, wisata air terjun Antogan mulai kurang terawat. Hal ini berpengaruh terhadap jumlah pengunjung yang semakin berkurang.

SUMBER :

https://www.facebook.com/pages/Banyuwangi-Gerbang-Wisata-Indonesia/460555650673726

Pesona ROWO BIRU Desa Buluagung Kecamatan Siliragung Banyuwangi

ROWO BIRU merupakan dari sekian banyak eksotika biowisata yang ada di Kabupaten Banyuwangi. Rowo Biru memiliki keunikan yang tidak sama dengan rowo atau rawa-rawa pada umumnya.

Sebetulnya Rowo Biru hanyalah sepenggal lokasi yang ada di daerah Desa Buluagung Kecamatan siliragung, dan Rowo Biru ini terletak di ujung selatan desa Buluagung berbatasan langsung dengan Pantai Selatan.

Eksotika akan muncul di sepanjang jalan menuju Rowo Biru, mulai masuk kawasan Rowo Biru harus meliwati jembatan gantung yang hanya dapat di lewati dengan menggunakan sepeda motor atau juga sepedah ontel/ gayung sampai pada lokasi Rowo Biru dan bahkan juga sampai pantai dodong.

Sepanjang jalan menuju Rowo Biru juga terdapat kawasan hutan mahoni, hutan mangrove, padang rumput, dan yang laen. di Rowo Biru sendiri juga sering dimanfaatkan oleh masyarkat sekitar untuk mencari nafkah, contoh mencarai ikan di Rowo Biru dan juga di sekitar Rowo Biru tersebut di gunakan sebagai ariar perkebunan Cabai Merah, Melon, dan masih banyak lagi.

Masyarakat sekitar juga memanfaatkan hutan sekitar Rowo Biru sebagai tempat mencari kayu bakar.

SUMBER :

https://www.facebook.com/pages/Banyuwangi-Gerbang-Wisata-Indonesia/460555650673726

Pesona Pantai Parang Ireng, Jamrudnya Pantai di Banyuwangi

Akhir pekan bingung mau ke mana ?
Merasa semua tempat wisata yang ada di banyuwangi sudah habis di jelajahi ?
Ini admin kasih tau alternatif wisata lainnya yang ada di banyuwangi
Pasti masih sedikir orang yang pernah ke sini.
Banyuwangi memang gak ada habisnya.

Pantai Parang Ireng, Jamrudnya Pantai di Banyuwangi

Pantai apa yang akan anda bayangkan jika mendengar Alas Purwo? Pasti pelengkung,pantai yang terkenal dengan ombaknya yang besar dan mendunia. Akan tetapi alas purwo tidak hanya memiliki pantai pelengkung saja, ada lagi pantai yang tak kalah cantik dengan pelengkung. Yaitu pantai parang ireng. Pantai cantik ini masih belum di pandang oleh masyarakat banyuwangi. Karena, selain letaknya yang berada di alas purwo yang akses jalannya rusak. Pantai parang ireng tidak ada plang penunjuknya. Jadi sebaiknya anda bertanya ke warga dulu sebelum pergi kesana.

Pantai dengan keindahan pasirnya yang putih dan banyak batu karang yang berwarna hijau karena ditumbuhi lumut ini berada di dekat pantai G-Land, letaknya sekitar 2-3 kilometer sebelum pantai G-Land. Di pantai ini tidak ada orang yang berjualan dan sepi akan pengunjung. Jadi pantai ini serasa milik anda. Karena tidak ada yang berjualan di pantai parang ireng, sebaiknya anda membawa perbekalan dahulu.

Keindahan pantai ini dibagi menjadi dua bagian, bagian kanan dan kiri. Bagian kanan pantai ini di isi oleh banyak batu karang yang mempunyai tekstur sangat tajam. jadi anda harus berhati hati hati kalau melewatinya. Keunikan dari batu karang ini adalah warnanya yang berwarna hijau. Ini dikarenakan banyaknya lumut yang tumbuh di batu karang. Hal ini yang membuat pemandangan semakin eksotis.

Sedangkan di bagian kiri parang ireng adalah hamparan pasir putih yang panjang. Warna dari pasir pantainya agak kecoklatan. Ini karena kontur pasirnya yang berupa bulir bulat, seperti merica. Anda bebas melakukan apa saja disini karena hanya ada kamu di pantai ini,anda bisa berlari menyusuri pantai, foto selfie, berjemur dan bermain air. tidak ada turis lokal maupun mancanegara yang berkunjung disini.

Untuk menuju ke pantai ireng anda cukup mengikuti arah ke alas purwo. Kondisi jalan dari arah kota banyuwangi ke alas purwo cukup bagus, namun setelah pos pertama yang membayar karcis masuk. Kondisi jalan mulai tidak bagus. Setelah sampai di pos kedua, kondisi jalan semakin buruk dan anda harus menyewa jeep setempat. Meskipun anda kesini memakai mobil jeep, mobil anda tetap tidak boleh masuk karena yang diperbolehkan masuk hanya mobil jeep pemandu. Jika anda tetep ngotot ingin masuk dengan mobil jeep anda. Anda harus membayar tiket yang harganya sama dengan anda menyewa mobil jeep.

SUMBER :

https://www.facebook.com/pages/Banyuwangi-Gerbang-Wisata-Indonesia/460555650673726

Kabupaten Banyuwangi Akan Sediakan Dermaga Khusus Kapal Pesiar

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Kemaritiman Indroyono Soesilo siap mendukung pembangunan dermaga marina yang akan dikembangankan oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Banyuwangi berencana membangun marina di kawasan Pantai Boom.

Kawasan Pantai Boom ini berada di atas lahan milik PT Pelindo III yang luasnya mencapai 30 hektar. Dermaga sandar kapal pesiar ini direncanakan mampu menampung 100 yacht atau kapal pesiar kecil.

Menurut Indroyono, Banyuwangi sangat potensial dalam pengembangan dermaga sandar yacht ini. Mengingat lokasi Banyuwangi yang berdekatan dengan Bali, memungkinkan yacht dari Australia yang selama ini sandar di Benoa Bali bisa bergeser ke Banyuwangi.

“Benoa saat ini sudah overload, why not bila geser ke sini (Banyuwangi). Kami akan mengundang kapal-kapal pesiar untuk berlabuh di marina Banyuwangi. Kami bantu promosinya pastinya,” ujar Indroyono saat kunjungan kerja di Banyuwangi, Jumat (6/3/2015)Terkait pengembangan wisata bahari, Indroyono akan memangkas waktu pengurusan perizinan sandar kapal yacht di Indonesia.

“Dulu izin masuk kapal yacht ke sini bisa makan waktu 30 hari lebih, sekarang sudah kita potong sekitar 7 hari saja. Ke depan, secara online izinnya kami targetkan bisa selesai sehari saja,” imbuhnya.

Potensi pengembangan dermaga marina sangat menjanjikan. Saat ini kata Indriyono, Bali telah menjadi tempat parkir kapal yacht Australia.

“Di Australia ada sekitar 20.000-30.000 yacht. Dan saat ini ribuan kapal yacht Australia parkir di Benoa. Lumayan, ongkos parkirnya sebesar US$ 400/bulan. Padahal mereka bisa datang ke sini dan berjalan-jalan selama 2 bulanan saja, sementara yacht-nya tetap diparkir. Itu ongkos parkir jalan terus,” kata Soesilo.

Selain potensinya yang menjanjikan, Indriyono juga menilai lokasi rencana pengembangan dermaga sandar kapal pesiar di Banyuwangi sangat menawan.

Selain dekat kota, view Pantai Boom yang menjadi cikal pembangunan marina di Banyuwangi, juga indah. Pemandangannya berlatarkan Pulau Bali dan Gunung Ijen dan Raung.

“Wah, ini bisa mengalahkan Lombok marinanya,” puji Indriyono.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menambahkan pembangunan dermaga marina di Banyuwangi akan digarap oleh BUMN dan swasta, sementara pemerintah daerah yang mengeluarkan izinnya.

“Ini merupakan bagian dari strategi menunjang pengembangan ekowisata yang sedang digarap Banyuwangi, yang salah satunya adalah pengembangan wisata maritim sesuai potensi alam yang kita miliki,” kata Anas.

Pengembangan dermaga marina ini, lanjut Anas, saat ini sudah memasuki tahapan studi kelayakan.

“FS-nya (feasibility study) sudah tahun ini. Kita targetkan pembangunan fisiknya sudah mulai tahun depan. Rencananya, dermaga marina ini akan dikelola oleh anak perusahaan BUMN. Pelindo III bahkan sudah mulai jalan cari pasar,” kata Anas.Hal itu dibenarkan oleh General Manager

PT Pelindo III, Bangun Swastanto. Dikatakan Bangun, pihaknya telah melakukan penjajakan ke pengelola dermaga Benoa Bali, PT Pelindo Property dan mulai menunjukkan hasil.

“Hasil studi kami kesana, sudah ada 50 kapal yacht Australia yang siap bersandar di marina Banyuwangi. Karena itu, kami berencana untuk mempercepat pembangunannya tahun ini,” tandas Bangun.

www.banyuwangidiscovery.com

Logo Terbaru Tour De Ijen 2015, Bagaimana Menurut Anda Dulur ?

Ini dia logo terbaru Tour de Ijen yang baru di luncurkan sore tadi di pantai BOOM.
Bagaimana menurut anda dulur ?

Sumber : Banyuwangi Gerbang Wisata Indonesia

Melihat Pesona Teluk Biru, Surga Tersembunyi Di Banyuwangi

Sebenernya postingan tentang teluk biru sudah pernah admin posting, tapi dulu banget.
nah bagi yang belum tahu di mana sih teluk biru atau bagus gak sih teluk biru, admin posting lagi ni artikel tentang teluk biru.

TELUK BIRU, SURGA TERSEMBUNYI DI BANYUWANGI

Satu lagi surga tersembunyi di Banyuwangi yang masih belum terkenal seperti green bay, pulau merah, kawah ijen, dll. Yang mempunyai nama hamper mirip dengan green bay, yaitu Blue Bay.

Teluk yang satu ini berbeda dengan green bay. Jika green bay mempunyai keindahan pasir putih dan warna air lautnya yang kehijauan. Kalau Blue Bay mempunyai keindahan bawah laut yang indah.

 

Teluk Blue Bay salah satu alternative snorkeling di banyuwangi selain pantai bama di baluran atau pulau tabuhan. Keindahan bawah laut Blue Bay tidak kalah dengan kedua wisata diatas. Laut disini juga masih asri dan belum terekpose, terbukti dari warna lautnya yang biru jernih. itulah kenapa teluk ini dinamakan teluk biru atau Blue Bay.

Agar tidak terjadi lagi pengeboman ikan, kawasan ini dilindungi oleh komunitas sekitar yang bernama Gemuruh (Gerakan Muncar Rumahku). Komunitas ini mempunyai beberapa kegiatan pelestarian lingkungan. Diantaranya adalah penanaman fish apartement, transplantasi terumbu karang, dan penanaman pohon mangrove yang bertujuan untuk menyelamatkan alam sekitar. Disini juga terdapat budidaya kerang mutiara yang PT. DISTY.

Lokasi Teluk Biru berada di Muncar Banyuwangi di balik semenanjung Sembulungan, Teluk ini masih masuk di kawasan Taman Nasional Alas Purwo. Masyarakat sekitar menyebut teluk biru dengan sebutan Senggrong. Jadi jika anda bertanya kepada masyarakaat sekitar dengan bertanya teluk Biru, anda tidak akan mendapatkan informasi yang anda cari. Jadi bertanyalah dengan sebutan Senggrong.

Akses darat menuju Teluk biru masih belum ada, jadi anda harus menyewa perahu atau boat untuk pergi kesana, harga pasaran menyewa perahu di banyuwangi sekitar Rp 300.000 hingga Rp 500.000. Ombak di daerah muncar cukup besar jadi kalau mau datang di pagi hari sampai siang hari, karena kalau di sore hari para nelayan tidak mau mengantarkan karena ombaknya yang terlalu besar. Lama perjalanan dari Muncar ke Teluk Biru sekitar 2 jam perjalanan. Waktu terbaik pergi ke Teluk Biru adalah di Jam 2 dini hari sehinnga anda bisa menikmati sunrise di tengah laut.

SUMBER :

https://www.facebook.com/pages/Banyuwangi-Gerbang-Wisata-Indonesia/460555650673726

TUTUPE WIRANG Versi Sholawat Gandrung Banyuwangi (Mas Say Laros )

LAGU DIPOPULERKAN

DEMY

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 65 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: