Sejarah Munculnya Nama Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi

Sabtu, 18 Agustus 2012

Salam Persahabatan…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros

                  Setiap daerah pasti memiliki sejarahnya masing-masing baik sejarah itu tertulis maupun hanya berupa cerita lisan yang turun temurun. Dari beberapa wilayah yang ada dikabupaten banyuwangi ada satu kecamatan yang letaknya paling ujung selatan dan ujung barat, Apalagi kalau bukan kecamatan pesanggaran.

Kecamatan yang terkenal dengan pariwisata Pulau merah dan Taman Nasional Meru betirinya ini memiliki sejarah yang cukup panjang. Sehingga tidaklah heran jika cerita turun-temurun awal mula nama desa pesanggaran ini menarik untuk kita informasikan dari generasi ke generasi. Meskipun sejarah nama desa pesanggaran ini tidak tertulis dan hanya berupa cerita turun temurun namun masyarakat pesanggaran masih peduli dengan sejarah.

Menurut para sesepuh yang ada di desa pesanggaran, Dahulu kala wilayah pesanggaran masih berupa hutan belantara yang tidak dihuni oleh seorangpun manusia. Suatu saat ada salah seorang Lelono (Pendatang dari jogja) yang Babat Alas (Membuat Lahan untuk pertanian dan tempat tinggal) di daerah pesanggaran yang masih hutan ini. Lambat laun daerah ini semakin ramai dihuni oleh penduduk yang mulai berdatangan ke wilayah pesanggaran.

Lelono dari jogja tersebut dikenal dengan nama Mbah Sanggar, seperti lelono pada umumnya beliau biasanya berpakaian dengan menggunakan ikat kepala, celana komprang serta membawa batang bambu yang di panggulkan di pundak sambil membawa bekal berupa pakaian dan makanan. Biasanya selain membuat rumah di daerah sanggar ini Mbah sanggar sering berkunjung ke Gua istana yang terletak di daerah Alas Purwo yang terkenal dengan ke angkerannya itu untuk bertapa/bersemedi.

Disamping itu mbah sanggar juga menyukai anak-anak kecil hal ini dikarenakan keramahan beliau terhadap masyarakat sehingga gampang disukai banyak orang. Suatu hari mbah sanggar membuat sebuah padepokan atau pesanggrahan di daerah hutan sanggar tadi untuk mengajarkan ilmu sejati sehingga banyak orang belajar ke beliau.

Singkat cerita sampai saat ini belum ada yang mengetahui dimanakah kelanjutannya mbah sanggar setelah membuat pesanggrahan tersebut. Namun saat ini hanya ada jejak berupa bekas pesanggrahannya dan berupa tanaman bambu yang di duga berasal dari bambu yang dipakai mbah sanggar untuk memikul bekal makanan kemana dia pergi saat itu.

Dari situlah nama desa pesanggrahan lahir, namun karena banyak orang yang sulit melafalkan pesanggrahan maka masyarakat lebih familiar menyebut DESA PESANGGARAN asal kata dari SANGGRAH / PESANGGRAHAN / PADEPOKAN.

Napak tilas mbah sanggar tersebut saat ini berada di dusun sumber mulyo kecamatan pesanggaran kabupaten banyuwangi. Biasanya masyarakat pesanggaran melakukan nyekar disana ketika mempunyai hajat seperti khitanan atau pernikahan serta acara-acara yang lain. Disamping itu ada beberapa keanehan yang terjadi disana, pernah ada seseorang yang dengan sengaja menebang pohon bambu tanpa izin dari juru kunci maka ketika pulang dia kesurupan dan gak bisa sembuh ketika tidak mohon ma’af ke lokasi.

Begitu juga ada kejadian lagi pada waktu itu ada seorang yang mempunyai hajat dan melakukan tasyakuran di petilasan mbah sanggar, tanpa sengaja banyak anak-anak kecil yang berseliweran didekat ambengan/berkat/makanan untuk tasyakuran/genduri maka orang tersebut memarahi anak-anak kecil yang berseliweran tadi. Namun apa yang terjadi? Orang tersebut kerasukan sambil mengatakan bahwa ‘’JANGAN GANGGU ANAK KECIL ITU’’ hal ini terjadi mungkin karena semasa hidupnya mbah sanggar sangat menyukai anak-anak kecil. Mudah-mudahan sedikit cerita ini menambah wawasan sejarah bagi kita semua khususnya warga pesanggaran banyuwangi agar tidak melupakan sejarahnya sendiri.

Iklan

6 Tanggapan

  1. itu namanya Mbah sanggar bacanya gimana?
    sanggar merujuk ke penamaan tempat seperti sanggar budaya atau
    sanggar merujuk ke nama yang ditakuti seperti orang yang sanggar?

  2. Sumbermulyo itu pesanggaran ke barat khan ada lapangan dan balaidesa.itu udah masuk sumbermulyo.dan petilasannya ada diutara balaidesa sumbermulyo

  3. persemayamanya mbah sanggar dimana gan? sumbermulyo sebelah mana? saya mulai lahir belum pernah tau soal persemayaman mbah sanggar.

    • petilasannya di utara balai desa sumbermulyo

      • Saya lahir dan besar di pesanggaran. Hanya dulu pernah dengar kalau namanya pesanggrahan..Tapi sumbermulyo itu mana ya mas..saya tinggal di belakang masjid pesanggaran

        • Sumbermulyo itu pesanggaran ke barat khan ada lapangan dan balaidesa.itu udah masuk sumbermulyo.dan petilasannya ada diutara balaidesa sumbermulyo

PIN BBM Mas Say Laros 5FC71F82

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: