Pembukaan Wahana Wisata Arung Jeram ”KEDAWUNG ADVENTURE” Di Desa Segobang Kecamatan Licin Banyuwangi

 

Pembukaan Wahana Wisata “KEDAWUNG ADVENTURE”

              Wahana Wisata Arung Jeram yang berada di Desa segobang Kecamatan Licin merupakan Wisata Arung Jeram yang menawarkan petualangan dan keindahan panorama alam di sepanjang aliran sungai Kedawung yang mempunyai karakteristik tersendiri dengan sungai-sungai yang lain, tebaran bebatuan sungai yang halus hitam mengkilat serta aliran arus sungai yang jernih dan tidak terlalu deras, sehingga menjadikan rasa aman dan nyaman bagi siapa saja yang mencobanya.Kesiap siagaan para instruktur yang terlatih dan Profesional semakin menambah nilai tersendiri bagi para pecinta petualangan khususnya Wisata Arung Jeram yang satu ini.

                Kedawung Adventure atau yang lebih akrab di kenal oleh Masyarakat sekitar dengan sebutan “Kedawung Keli-Kelian” dikelola atas swadaya masyarakat sebagai wujud kepedulian masyarakat sekitar untuk menggali dan mengembangkan potensi wisata yang ada di daerahnya sebagai salah satu wisata Arung Jeram yang patut dikunjungi.

                Kedawung Adventure telah diresmikan oleh Camat Licin Drs. Gatot Sunyoto yang didampingi oleh Kapolsek Licin pada hari Minggu tanggal 12 Mei 2013 dan ditandai Louncing perdana Arung Jeram oleh Muspika Kecamatan Licin, para Kades se-Kecamatan Licin dan beberapa Instansi Undangan juga turut menikmati Indah dan Asyiknya wisata yang satu ini.

SUMBER:

 

5 Kiat Praktis Memilih Tempat Kuliah

5 Kiat Praktis Memilih Tempat Kuliah

Selasa,21 Mei 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

Apabila tekad untuk kuliah sangat kuat, sementara kemampuan biaya sangat minim, maka tidak perlu cemas atau putus asa dulu, apalagi sampai memutuskan untuk tidak kuliah. Modal kuliah yang paling besar adalah TEKAD YANG KUAT. Ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mengatasi kekurangan biaya, yaitu antara lain :

1. Membandingkan jurusan-jurusan yang dipilih di beberapa perguruan tinggi, lalu dipilih yang biayanya paling murah.

Akan tetapi jangan lupa untuk tetap melihat kualitas jurusan dan perguruan tinggi tersebut. Apabila pilihan Jurusan atau Program Studi sesuai dengan minat di perguruan tinggi yang diinginkan maka berarti tidak ada pilihan bahwa biaya kuliah harus sesuai dengan Jurusan atau Program Studi pilihan itu. Tapi tidak usah takut, MASALAH BIAYA PASTI ADA SOLUSINYA, diantaranya adalah dengan beasiswa. Untuk saat ini ada banyak lembaga swasta, institusi pemerintah atau perseorangan yang memberikan bantuan beasiswa, bahkan secara full alias penuh selama kuliah bahkan kadang-kadang ada juga yang sekalian memberi biaya hidup juga ! enak bukan, tanpa ada ikatan lagi.

2. Memilih jurusan yang disubsidi atau diberi fasilitas beasiswa.

Di beberapa perguruan tinggi biasanya ada jurusan tertentu yang diberi fasilitas beasiswa. Namun biasanya jurusan ini menuntut kemampuan yang lebih dibandingkan dengan jurusan yang lain, karena jurusan ini biasanya mempunyai kekhususan-kekhususan seperti bahasa yang dipergunakan dalam perkuliahan adalah bahasa asing dan seleksi penerimaan mahasiswa lebih ketat terutama dalam masalah nilai ijazah & raport sewaktu SLTA serta hasil ujian masuk. Pembukaan jurusan khusus dengan fasilitas beasiswa ini biasanya tidak selamanya, tergantung kebutuhan serta kebijakan pimpinan perguruan tinggi yang bersangkutan.

3. Dispensasi biaya pendaftaran dan biaya kuliah (SPP) di perguruan tinggi.

Langkah lain yang dapat diambil sebelum masuk kuliah adalah dengan menanyakan ke perguruan tinggi tempat kita akan kuliah tentang dispensasi biaya pendaftaran dan biaya kuliah di perguruan tinggi yang bersangkutan. Saat ini perguruan tinggi rata-rata menyediakan fasilitas keringanan biaya pendaftaran dan SPP kuliah.

4. Memilih kuliah kedinasan atau kuliah ikatan dinas.

Pilihan lain yang dapat dilakukan adalah dengan kuliah ikatan dinas di akademi atau sekolah tinggi tertentu. Kuliah dengan sistem ikatan dinas ini biasanya setelah selesai kuliah langsung ditempatkan kerja. Selain itu, biasanya kuliah ikatan dinas ini tidak bayar uang kuliah alias gratis,bahkan diberi uang saku.

5. Kuliah dengan Program Beasiswa.

Saat ini banyak lembaga, baik lembaga pemerintah maupun swasta, yang menawarkan program beasiswa penuh selama kuliah. Beaasiswa-beasiswa ini biasanya tanpa ada ikatan apapun.

 

Penulis, A. Furqon, adalah dosen salah satu perguruan tinggi

terkemuka di Jakarta.

Penulis dapat dihubungi di

email : apikpublishing@gmail.com

atau

No.HP. 081932148664

Para Tokoh Seniman Tari Jawa Timur

A.M. Munardi, Seniman Tari, Surabaya. Meninggal dunia tanggal 23 Maret 2000, sepanjang hidupnya almarhum dikenal sebagai seorang pengamat tari yang tekun, termasuk mengadakan penelitian Wayang Topeng di Malang bersama DR. Sal Murgiyanto, yang kemudian terbit menjadi buku. A.M. Munardi hingga sekarang belum muncul penggantinya. Pada mulanya, Munardi memulai dari dunia tari panggung, kemudian beberapa kali membuat koreografi, diantaranya Calon Arang dan Seblang. Penghargaan Gubernur Jatim 2001.

A. Qusairi. Penata Tari, Sampang. Ttl: Jember, 13 Juni 1959.STKW Surabaya. Staf Kecamatan. Karya tari anak-anak, tari massal, tari tradisi, tari pergaulan, dll. Juara I Garapan Tari Tradisional Sampang, 10 besar penyaji terbaik festival tari Jatim, penata tari terbaik 1999 dan 2003. Seksi Tari Tradisional Dewan Kesenian Sampang, ketua Sanggar Rampak Naong Camplong. Desa Tabaan, Camplong, Sampang. 0323.325095.

Ach. Iswandi. Seni Tari dan Karawitan, Malang. Pendidikan SMP. Menggeluti Seni Kuda Lumping, Reog, Campursari, dan Ludruk, Tari Jaran Kepang, Padang Bulan, Temoran, Ludruk Mini dan Campursari. Penata Tari Jaranan Kota Batu, Penata Artistik Karya Tari Gadung Melati Malang. Organisasi Reog Kota Batu, Organisasi Jaran Kepang Kota Batu. Alamat: Torongrejo Krajan Kec. Junrejo Kota Batu.

Adi Sutarto. Penata Tari, Ngawi. Ttl; Ngawi, 19 Agustus 1962. S-1, Guru. Karya tari Ngadesa, Thengul, Mliwis, drama tari, Supen. Panata tari even regional dan nasional, festival Karya Tari Jatim. 0351.743311.

Agus Heri Sugianto, S.Sn. Seniman Tari, Sidoarjo. Lahir di Madiun, 26 April 1963, S-1 Tari, Aktif sebagai penata tari untuk even daerah, propinsi dan tingkat nasional. Koreografer berbagai tari anak dan dewasa : Tari Banjar Kemuning, Tari Solah Ketingan, Tari Remo Pendidikan, Tari Bang-Bang Wetan, Tari Udang Windu dll.Penata Tari Terbaik Nasional. Bergabung di RAFF Dance Company. Alamat rumah: Jl. Mandala III / 24 Sidoarjo. Telp. 031-8676338, 081 550 28785

Ali Markasan, seniman tari, Jombang. Ttl; 1942. SR. Tari Remo, ludruk, Juara tari Remo Jatim 1981, juara ludruk se-Jatim 1992. Ludruk Kopasgat, Gema Budaya, Jombang. Jl. Pembina 04, Losari Krajan, Ploso, Jombang. 0321.885732

Arif Rofiq, penata tari, Surabaya. Ttl; Jombang, 15 Jui 1964. Mendirikan sanggar tari Raff Dance Company. Menciptakan banyak karya tari, membantu pemerintah mengembangkan tari, misi ke luar negeri. Juara karya tari nasional, tampil di festival nasional dan internasional. Bina Tari Jatim, Dewan Kesenian Jatim. Taman Surya Agung N-9 Sidoarjo. 031.7882213.

Aris Setiawan. Penata Tari, Surabaya. Ttl: Surabaya, 3 April 1973. S-1 Tari. Aktivitas: Koreografer dan penari, pementasan tari festival di Jawa Timur dan Nasional.Sebagai PO tari di festival Seni Surabaya (2004 – 2006), Divisi tari Festival Cak Durasim (2003). Karya: Panas dingin (1995), kulminasi I (1996), Kulminasi II (1997), Hening (1998), Perewa (1999) Tolak bola (2000), Wah (2001), Jeritan Bangsa (2002), Samum (2004), Siklus (2005). Prestasi: Penghargaan kolaborasi antar Negara (2003), Penghargaan Temu Koreografer Nasional (2004). Organisasi: Dewan Kesenian Jatim. Alamat: Jl. Sikatan 14/1 Tandes, Surabaya. 031 – 7417172

Eka Supatmi S.Sn, seniman tari, Nganjuk. Ttl; Nganjuk, 12 Desember 1966. S-1 Seni tari. Guru Swasta. Sejak 1986 aktif seni tari, karawitan, teater, tata rias dan busana. Karya tari Oyong Gerang, Merak Wilis, Amer Tirto. Juara Tari Nasional 2003/2004, Sepuluh Besar Tari Jatim (1998). Pusat Olah Seni (POS), Sanggar Jaya Stamba, Bina Tari Museum Anjuk Ladang, Sanggar Seni Mawar Biru. Kelurahan Ganung Kec. Kota, Nganjuk. 0358.325479 (K)

Bimo Wijayanto, S.Sn, Penata Tari, Tulungagung. Lahir di Tulungagung, 20 Agustus 1970. S-1 Tari, mencipta berbagai karya tari lepas, kelompok, kolosal, dan komposisi salah satunya karya tari Ambarang yang diikutrsertakan pada Duta Seni Pelajar se Jawa – Bali Tahun 2005 di Yogyakarta. Penata Tari Terbaik Festival Tari se Jawa Timur. Alamat: Dusun Tambak RT 04/RW 02 Palem Campurdarat, Tulungagung. Telp. 0355 - 335377

Bisowarno, S.Pd, Tari/Karawitan, Nganjuk. Ttl: Nganjuk, 9 Desember 1964, Sarjana.Pembina dan pelatih tari di Sanggar Tari SKB, pelaku seni pertunjukan (Kethoprak), Aktivis di Paguyuban Macapat. Penata tari massal rutin di Tk. Kab., penata tari Jagoan pada Upacara Adat, penata tari Jaranan Thimplong, penggarap Pawai Budaya Mongdhe dalam rangka Pekan Seni Pelajar se Jawa Timur, Desainer busana tari. Nominasi 10 besar Tari Jagoan Upacara Adat di Tk. Propinsi, Nominasi 10 besar Pawai Budaya Tk. Propinsi dalam Pekan Seni Pelajar se Jawa Timur, Juara I lomba Tayub di Tk. Kab. Nganjuk. Anggota PANADHASETA (Paguyuban Taruna Krida Seni Tari), Sebagai Ketua Sanggar SKB (Sasana Krida Budaya). Alamat: Jl. AR. Saleh I / 15 Nganjuk.

Deasylina Da Ary, Penata Tari, Pacitan. Lahir di Pacitan, 23 Pebruari 1981, S-1 Tari, Aktif menari mulai usia TK, koreografer tari di Sanggar Pradapa Loka Bakti, Penyaji koreografer muda di Yogyakarta, Bandung dan Jakarta. Mencipta Tari Sangkling, Tari Daliyem, Tari Rung Sarung. Penata Tari Terbaik Parade Tari Daerah (2005) di TMII Jakarta, Penata Tari Terbaik se Jawa Timur Festival Budaya se Jatim (2004). Pembina, pelatih di sanggar Seni Pradapa Loka Bhakti. Alamat: Desa Palem, kec. Pringkuku, Kab. Pacitan.

Djoko Sumarno, seniman Tari, karawitan, dan pedalangan, Surabaya. Ttl; Sragen, 28 Agustus 1954. Sarjana Muda. Aktif mengajar kesenian tari, karawitan, dan pedalangan. Penyutradaraan drama tari di Taman Candrawilwatikta, Menulis buku pelajaran tari dan karawitan untuk SMP. Paguyuban Mekar Budaya, Paguyuban Seniman Seni Tari THR Surabaya. Alamat: Jl. Nginden VIID/30 Surabaya.

Djumadi, pelatih tari, Madiun. Ttl: madiun, 6 Maret 1953. SLTA. PNS. Penggiat seni karawitan dan tari sejak 1975, seni Dhungkrek, Thuk Thuk Brug. Ds. Nglandung RT 07/01, Geger, Madiun. 0351.464477.

Elli Purwaningsih, Penata Tari, Surabaya. Ttl; Surabaya, 13 Maret 1977. Pendidikan SMEA, Aktif mengajar tari sejak tahun 1997, Karya: Tari Topi, Tari Payung, Tari Perang – perangan, Tari Kutilang. Mendapatkan penghargaan pada penciptaan Tari Kutilang. Anggota Sanggar Dikdaya. Alamat: Perum Griya Kencana II Blok H7 – 7. Jl. Rambutan Menganti Gresik. Telp. 031-7914197

Harjoto S.Pd, seniman tari, karawitan. Blitar. Ttl; Blitar, 9 Januari 1949. S-1. PNS. Guru tari dan karawitan TK, SD, umum. Ds. Sawentar, Kanigoro, Blitar. 0342.442286

Heny Poernomo, seni tari, Surabaya. Ttl; Tuban, 23 April 1969. PT. Karyawan. 1987: aktif menari, pemanggungan. Koreografer festival tari, drama tari di Pandaan, dll. Nominasi tari garapan, terbaik di Bandar Lampung, dll. Berbagai sanggar tari di Surabaya dan Tuban. Klampis Semalang II/53 Sukolilo Surabaya, 031.5949945, 0856.3054711.

Intrasminah, Penata Tari, Pasuruan. Ttl: Kulon Progo, 16 Juli 1969. Pendidikan: SMKI Surabaya. Aktif ikut kegiatan kesenian baik di dewan kesenian maupun di sanggar seni Dharma Budaya dan sering mengikuti lomba dan festival baik di tingkat daerah, propinsi, dan nasional. Karya: Tari Merak Abyor, Tari Terbangan Suropati, Tari Terbang Pasuruan, Tari Wira Nini. Prestasi: 5 kali menjadi 10 Penyaji Terbaik Festival Karya Tari se Jawa Timur, 1 kali 5 Penyaji Terbaik Festival Karya Tari se Jawa Timur. Organisasi: Padepokan Seni Bagong Kussudiarjo Yogyakarta, Sanggar Seni Dharma Budaya Kota Pasuruan. Alamat: Jl. Pahlawan no. 28 B Pasuruan.Telp. 0343-425247.

Mariati, Dra. Tari, karawitan, Kab. Probolinggo. Ttl: Magetan, 25 September 1957. S-1 Tari, pelatih tari dan karawitan sejak 1974, penata tari berbagai event, juara II Lomba Kroncong Kab. Probolinggo (1990). Paguyuban Seni Keluarga PGRI Probolinggo, pembina seni antar sanggar seni kota dan kab. Probolinggo. Jl. Argopuro XII-03 Probolinggo. 0335.435094 ®, 0335.421801.

Moh. Hasan Sastra. (R. Moh Hasan Sastra). Penata tari, Bangkalan. Ttl: 11 Agustus 1942. KPG/SPG. Pensiunan PNS. Ketua Sanggar Tari Binasetra, sutradara upacara adat (enam besar), penurut sejarah Madura Barat, promosi pariwisata 2000 di Denhaag, Belanda. Ketua II Ikatan Alumni Padepokan Bagong K Jatim, penasehat Ikatan kacong Cebbing Bangkalan, Komunitas Tera’ Bulan Bangkalan. Jl. K. Abd. Karim 5 RT 2/RW 2, Kel. Pangeranan, Bangkalan. 031.3097063.

Mujiono. Tari Boletan, Dalang, Jombang. Ttl: Kediri, 31 Desember 1950. SD. Pedalangan Jawa Timuran, tari Boletan. Juara I Nasional 1997, Jatim (1997), juara Boletan Lima Besar (1996), Juara I se-eks Kareisidenan Malang. Paripuja, Pepadi. Dsn. Santrean, ds. Pesantren, Kec. Tembelang. Kab. Jombang. 081.3301.49047.

Nanang HS, S.Pd. Seniman Tari, Bondowoso. Ttl; 8 April 1970. S-1. Tari Jadug Reksowono. Padepokan Gema Buana. Ds. Walidono, Kec. Prajekan. 0332.561549.

Nanang Sugiharto, S.Sn. Penata Tari, Lumajang. Ttl: Lumajang, 10 Nopember 1966, S-1 Seni Tari, Karyawan Dinas Pendidikan Kab. Lumajang. Aktif dalam pembinaan tari dan pelatihan sejak tahun 1981. Karya: Slempang, Satria Menak Koncar, Jaranan Slening Karan. Prestasi: Juara Umum Kemilau Nusantara II Tahun 2005, 10 Penyaji Unggulan Festival Karya Tari se Jawa Timur tahun 2005. Organisasi: Dewan Kesenian Lumajang, Sanggar Seni Sekar Arum. Alamat: Jl. Kol. Moch Suruji 60 (108) Lumajang, Telp. 0334-885407.

Nur Setyani. Seniman Tari, Kediri. Ttl: Trenggalek, 8 Mei 1970. SMKI. Staf Cabdin Pendidikan Kec. Kras. Pelatih tari, pendiri sanggar (1989), tarian lepas, drama, fragmen tari. Penata tari beberapa event kabupaten. Ds. Purwodadi, RT 04/03, Kras, Kediri. 0354.478459. 081.335744188.

Peni Puspito, seniman tari, Surabaya. Ttl; 26 Februari 1956. S-2. PNS. Penelitian seni pertunjukan, pelathan tari. Karya Eksekusi, Ardanaswari, Tradisi yang Hilang. Narsumber, pengamat tari, seni pertunjukan. Ketua Sanggar Watara, Dewan Kesenian Jatim. Manukan Madya III-15 Surabaya. 031.7404974.

Purbandari, S.Sn. Tari, Surabaya. Ttl: Madiun, 22 Mei 1974. S-1. Dosen STKW Surabaya. Karya: Tari Andik Lesso, Kidung Soren, Kilas Balik, Lembar – Lembar I & II, Kabar Duka Dari Ibu. Penari Putri Terbaik Nasional (1997), Etnikom Award 2002 Bens Sueb. Organisasi ketoprak, teater, wayang orang, team work Raff Dance Company. Alamat: Jl. Klampis Ngasem I / 31 – D Surabaya. 031 – 5966702 / 081 357 105778.

Sariono, S.Sn, seniman tari, Surabaya. Ttl; Banyuwangi, 21 Februari 1965. S-1. Guru tari. Mendirikan sanggar tari Putra Bima Respati. Sendratari, karya tari, tari Remo gagrak anyar, penata tari muda. Juara I Tari Remo Surabaya dan Jatim. Sanggar Putra Bima Respati. Dukuh Setro VI-81 Surabaya. 081.6507112.

Semi (1885 – 1975). Tari Gandrung, Banyuwangi. Bu Semi adalah penari gandrung wanita yang pertama. Bersaudara 14 orang, pada umur 10 tahun ia sudah menjelma sebagai penari alam. Bu Semi adalah pelopor salah satu gaya tari Gandrung (dikenal dengan sebutan Gandrung Semi), yang kemudian diikuti oleh beberapa saudaranya yang lain dengan membawakan gaya masing-masing. Semasa hidupnya, Bu Semi bukan hanya piawai dalam hal menari, melainkan juga dalam hal tatariasTahun 1972, Bu Semi mendapatkan penghargaan dari Pemerintah Kabupaten Banyuwangi atas prestasinya dalam bidang kesenian gandrung. Mendapat Penghargaan Gubernur Jatim tahun 2000.

Shodiq Pristiwanto, S.Sn. Penata Tari, Ponorogo. Ttl: Ponorogo, 18 Mei 1971. S-1 Seni Tari. Aktivitas: 1990 Duta Seni ke Amerika, 1992 bergabung di Garminah Cultural Show, 1994 masuk STSI Surakarta. Karya: Tari Lebur Sekethi, Tari Kang Potro, Tari Tuwuh Potro, Surya Sumirat Ing Bumi Wengker (kolosal), Maha Karya Putra Wengker (kolosal). Prestasi: Penata Tari Terbaik Festival Tari se Jawa Timur Tahun 2002, Penata Tari Unggulan Parade Tari TMII Jakarta. Organisasi: Garminah Cultural Show Jakarta, Arjasura (Ludruk) Surakarta. Alamat: Jl. Madura 32 C Ponorogo. 0352.487602, 081.335731883

Soenarto AS. Pendidik Seni Tari, Koreografer, Trenggalek. Soenarto Atmo Soehardjo, nama lengkapnya. Ttl: Surakarta 22 Mei 1936. Karya: Tari Remo gaya Soenarto, Tari Siaga, Tari Gunungsari, Tari Pujangga Anom, sendratari Gadjah Mada, Kumbokarno Gugur, Thothokkerot, sendratari Kudanarawangsa, Bedhaya Ujung Galuh.Staf pengajar STKW Surabaya, perintis dan pengajar Sekolah Menengah Karawitan Indonesia (SMKI, sekarang SMKN IX), mengembangkan sanggar tari Sekar Murti SMU Trimurti, mendirikan Padepokan Tari Joyo Anggodo tahun 2000 di Trenggalek.Prestasi: Penghargaan Mensesneg RI, Direktur Kesenian Depdikbud, Walikota Surabaya, Gubernur Jatim 2005. Alamat: Jl. Mastrip, Trenggalek. 0355.792785.

Sudarmiati, guru tari, Surabaya. Ttl; Kediri, 11 April 1967. S-1. 1986: mulai aktif di tari, mengajar. Karya Loka Latak, Insaf. Juara I, II, III Lomba Seni tari sejak 1994. Kelompok Tari STKW Surabaya. Jl. Manyar Sabrangan IX/37 Surabaya. 031.5990036.

Sudjono, seniman tari, karawitan. Kab. Blitar. Ttl; Blitar, 7 April 1952. SPG. PNS. Pelatih tari,karawitan, jaranan, wayang kulit. Kel. Dandong RT 1/02. Srengat, Blitar.0342.552232.

Sudjopo Sumarah Purbo. Penari, teater, Kota Batu. Ttl: Surakarta, 9 Agustus 1956. Sarjana STSI Surakarta. Seni pertunjukan rakyat, untuk resepsi dan pernikahan, penari terbaik, penata tari terbaik. Padepokan bagong Kussudiardjo, Teater Kampus, Teater kampung. Jl. Hasanudin 10 Junrejo, Batu. 0341.464283.

Sumaskur. Seniman tari, Tulungagung. Ttl: Tulungagung, 10 Juli 1969. SMA. Pelatih tari Sanggar Tari Kembang Sore, karya tari Teprak-teprok, Tapak Cengkir, Cundo Linangkung, Terompet. Juara II Lomba Tari Anak Nasional (2003, 2004), Juara I Lomba tari Anak Porseni Jatim (2002), Juara I Lomba Senam TK Jatim (2000). Desa Balerejo, Kauman, Tulungagung. 081.555.833678

Suprapti. Seniman Tari, Kediri. Ttl: Tulungagung, 17 Desember 1975. SMKI. Penari, pelatih tari sanggar di TK, SD, SLTP. Tarian lepas Pekan Seni Pelajar. Ds. Purwodadi, Kras. Kediri. 081553413921.

Suroso. Tari, karawitan, Kota Batu. Ttl: Malang, 8 November 1971. Sarjana. Garapan musik dan tari Pekan Seni dan Budaya sejak 1995, seni pertunjukan, wayang topeng, sutradara kentrung. Garapan tari massal. Ketua Padepokan Topeng Pakisaji, ketua Sanggar Singhasari Batu. Jl. Ikhwan hadi XV/120 Kota batu. 0341.593022.Taufikurrahman. Penata Tari, Sumenep. Ttl: Sumenep, 10 Oktober 1942. S-1 Administrasi, pensiunan. Pencipta gerakan tari Muang Sangkal, Codik Sumekar, Topeng Kekkek. Pendiri Sanggar Tari Bhumi Joko Tole. Sanggar Tari Pemkab Sumenep. Jl. KH. Mansyur 45.A. Sumenep. 0328.667925.

Tugas Kumorohadi, seniman tari, Surabaya. (alm); Trenggalek, 23 Desember 1952. S-2. Dosen STKW. Kajian Tari. Memotivasi pengembangan seni tradisi, meneliti kesenian tradisi, membantu menegakkan eksistensi STKW. Karya tari, drama tari, publikasi makalah. Jl. Siwalankerto Tengah Gg. Anggur 121.i Surabaya. 031.8416655

Tribroto Wibisono. Seniman Tari, Surabaya. Alumni SMKI dan STKW Surabaya. Kepala Seksi Kesenian Subdin Kebudayaan Dinas Pendidikan Nasional Kota Surabaya. Karya: Merak Ngibar, Guwur Lajer (membeber layar), menciptakan musik iringan tari dan tarian untuk anak-anak. Organisasi: Mendirikan Bina Tari Jatim. , yang selalu ditunggu untuk dijadikan bahan ajaran oleh guru-guru TK. Prestasi: Penghargaan Gubernur Jatim 2005. Alamat: Wisma Gunung Anyar (Wiguna) II-15 Surabaya-60294, 031. 8710234, 081.21631960.

Titin Listyawati, A.Md. Guru Tari, Surabaya. Ttl: Surabaya, 9 Agustus 1973. D III Kepariwisataan. Karya: Tari Minthul, Tari Tret Tet Tet. Alamat : Jl. Setro Baru Utara IIIA / 82 Surabaya, 081559774041

Tri Wahyuningtyas, Penata Tari, Malang. Ttl: Malang, 26 April 1973. S-1 Seni Tari. Karya: Karya tari Peksi Seto, Karya tari Cucak Ijo, Karya tari Proboretno, Karya tari Manunggal, Karya tari Siji. Prestasi: Penata tari terbaik Jatim tahun 1997, Penata tari terbaik Jatim tahun 1998, Penata tari terbaik Jatim tahun 2000, Penata tari terbaik Jatim tahun 2005. Organisasi: Dewan Kesenian Malang. Sanggar Seni Sasana Wilis. Alamat: Jl. Setiawan 245 Tumpang Malang, Telp. 0341-787694, 081.5558.42733.

Tutik Setyasari, Guru Tari, Mojokerto. S-1. Ttl: Mojokerto, 13 Pebruari 1969. Alamat: Jl. Kharisma Griya Asri D 13, Brangkal, Mojokerto, 08883598864.

Yuli Setyorini. Guru Tari, Kota Kediri. Ttl: Surabaya, 27 Juli. Diploma. Tari garapan (kreasi baru), aktif di macapat, festival wayang orang, sanggar tari, paguyuban wayang orang, paguyuban ketoprak, macapat. Jl. Soekarno Hatta 3 Kediri. 0354.688375.

Ajaran Yesus VS Ajaran Paulus

Ajaran Yesus VS Ajaran Paulus

Senin,20 Mei 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

AJARAN YESUS:

1. Yesus adalah utusan Tuhan (Yesus tidak meminta dirinya untuk disembah dan dipuja).

Kedua belas murid itu diutus oleh Yesus dan Ia berpesan kepada mereka: “Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota orang Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel. (Matius 10:5-6)

Jawab Yesus: “Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.” (Matius 15:24)

Aku (Yesus) tahu, bahwa Engkau selalu mendengarkan Aku, tetapi oleh karena orang banyak yang berdiri di sini mengelilingi Aku, Aku mengatakannya, supaya mereka percaya, bahwa Engkaulah yang telah mengutus Aku.” (Yohanes 11:42)

Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Allah yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus. (Yohanes 17:3)

Aku (Yesus) berkata kepadamu: Sesungguhnya seorang hamba tidaklah lebih tinggi dari pada tuannya, ataupun seorang utusan dari pada dia yang mengutusnya….Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa menerima orang yang Kuutus, ia menerima Aku, dan barangsiapa menerima Aku, ia menerima Dia (Bapa) yang mengutus Aku. (Yohanes 13:16,20)

Kamu telah mendengar, bahwa Aku (Yesus) telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku. (Yohanes 14:28)

2. Yesus tidak membatalkan hukum Taurat.

“Janganlah kamu menyangka, bahwa Aku (Yesus) datang untuk meniadakan hukum Taurat atau kitab para nabi. Aku datang bukan untuk meniadakannya, melainkan untuk menggenapinya. (Matius 5:17)

Karena Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya selama belum lenyap langit dan bumi ini, satu iota atau satu titikpun tidak akan ditiadakan dari hukum Taurat, sebelum semuanya terjadi. (Matius 5:18)

Karena itu siapa yang meniadakan salah satu perintah hukum Taurat sekalipun yang paling kecil, dan mengajarkannya demikian kepada orang lain, ia akan menduduki tempat yang paling rendah di dalam Kerajaan Sorga; tetapi siapa yang melakukan dan mengajarkan segala perintah-perintah hukum Taurat, ia akan menduduki tempat yang tinggi di dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:19)

Maka Aku berkata kepadamu: Jika hidup keagamaanmu tidak lebih benar dari pada hidup keagamaan ahli-ahli Taurat dan orang-orang Farisi, sesungguhnya kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Sorga. (Matius 5:20)

3. Penggenapan (nasakh) Yesus terhadap beberapa hukum Taurat.

Maka jika matamu yang kanan menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa, dari pada tubuhmu dengan utuh dicampakkan ke dalam neraka. (Matius 5:29)

Dan jika tanganmu yang kanan menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu jika satu dari anggota tubuhmu binasa dari pada tubuhmu dengan utuh masuk neraka. (Matius 5:30)

Tetapi Aku berkata kepadamu: Janganlah sekali-kali bersumpah, baik demi langit, karena langit adalah takhta Allah, (Matius 5:34)

4. Yesus disunat pada usia delapan hari sesuai perintah Tuhan.

Dan ketika genap delapan hari dan Ia harus disunatkan, Ia diberi nama Yesus, yaitu nama yang disebut oleh malaikat sebelum Ia dikandung ibu-Nya. (Lukas 2:21)

Inilah perjanjian-Ku, yang harus kamu pegang, perjanjian antara Aku dan kamu serta keturunanmu, yaitu setiap laki-laki di antara kamu harus disunat; (Kejadian 17:10)

haruslah dikerat kulit khatanmu dan itulah akan menjadi tanda perjanjian antara Aku dan kamu. (Kejadian 17:11)

Anak yang berumur delapan hari haruslah disunat, yakni setiap laki-laki di antara kamu, turun-temurun: baik yang lahir di rumahmu, maupun yang dibeli dengan uang dari salah seorang asing, tetapi tidak termasuk keturunanmu. (Kejadian 17:12)

Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat; maka dalam dagingmulah perjanjian-Ku itu menjadi perjanjian yang kekal. (Kejadian 17:13)

Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerat kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari antara orang-orang sebangsanya: ia telah mengingkari perjanjian-Ku.” (Kejadian 17:14)

Kemudian Abraham menyunat Ishak, anaknya itu, ketika berumur delapan hari, seperti yang diperintahkan Allah kepadanya. (Kejadian 21:4)

5. Tidak ada dosa waris dalam ajaran Yesus.

Ketika Yesus melihat hal itu, Ia marah dan berkata kepada mereka: “Biarkan anak-anak itu datang kepada-Ku, jangan menghalang-halangi mereka, sebab orang-orang yang seperti itulah yang empunya Kerajaan Allah. (Markus 10:14)

Orang yang berbuat dosa, itu yang harus mati. Anak tidak akan turut menanggung kesalahan ayahnya dan ayah tidak akan turut menanggung kesalahan anaknya. Orang benar akan menerima berkat kebenarannya, dan kefasikan orang fasik akan tertanggung atasnya. (Yehezkiel 18:20)

6. Yesus memerintahkan banyak berwudlu apabila sedang berpuasa dan mengajarkan sujud serta berdoa ketika sedang sujud.

Tetapi apabila engkau berpuasa, minyakilah kepalamu dan cucilah mukamu, (Matius 6:17)

Maka Ia (Yesus) maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: “Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki.” (Matius 26:39)

Musa dan Harun serta anak-anaknya membasuh tangan dan kaki mereka dengan air dari dalamnya. Apabila mereka masuk ke dalam Kemah Pertemuan dan apabila mereka datang mendekat kepada mezbah itu, maka mereka membasuh kaki dan tangan–seperti yang diperintahkan TUHAN kepada Musa. (Keluaran 40:31-32)

Maka pergilah Musa dan Harun dari umat itu ke pintu Kemah Pertemuan, lalu sujud. Kemudian tampaklah kemuliaan TUHAN kepada mereka. (Bilangan 20:6)

Aku akan mengadakan perjanjian antara Aku dan engkau, dan Aku akan membuat engkau sangat banyak.” Lalu sujudlah Abram, dan Allah berfirman kepadanya: (Kejadian 17:2-3)

7. Yesus melarang hidup mewah di dunia.

“Janganlah kamu mengumpulkan harta di bumi; di bumi ngengat dan karat merusakkannya dan pencuri membongkar serta mencurinya.Tetapi kumpulkanlah bagimu harta di sorga; di sorga ngengat dan karat tidak merusakkannya dan pencuri tidak membongkar serta mencurinya. (Matius 6:19-20)

8. Yesus meninggal dunia dibungkus kain kafan.

Dan Yusufpun mengambil mayat itu, mengapaninya dengan kain lenan yang putih bersih, (Matius 27:59)

Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat. (Yohanes 19:40)

9. Yesus tidak membatalkan hukum rajam.

Musa dalam hukum Taurat memerintahkan kita untuk melempari perempuan-perempuan yang demikian. Apakah pendapat-Mu (Yesus) tentang hal itu?” (Yohanes 8:5)

Dan ketika mereka terus-menerus bertanya kepada-Nya (Yesus), Iapun bangkit berdiri lalu berkata kepada mereka: “Barangsiapa di antara kamu tidak berdosa, hendaklah ia yang pertama melemparkan batu kepada perempuan itu.” (Yohanes 8:7)

10. Yesus tidak membuat agama baru.

Lihat kembali pernyataan Yesus dalam Matius 5:17-20 (Butir 2 di atas).

AJARAN PAULUS:

  1. 1.     Yesus adalah Tuhan sesuai pernyataan Paulus

Namun bagi kita hanya ada satu Allah saja, yaitu Bapa, yang dari pada-Nya berasal segala sesuatu dan yang untuk Dia kita hidup, dan satu Tuhan saja, yaitu Yesus Kristus, yang oleh-Nya segala sesuatu telah dijadikan dan yang karena Dia kita hidup. (1 Korintus 8:6)

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Allah telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. (Roma 10:9)

NB:
Paulus berusaha mendoktrin orang lain bahwa hanya dengan meyakini Yesus sebagai Tuhan dan percaya Yesus telah bangkit dari antara orang mati, maka ia akan diselamatkan.

Dalam ajaran Paulus/Kristen, Yesus lebih dipromosikan sebagai Tuhan dibandingkan dengan Tuhan Allah/Bapa. Bandingkan dengan pernyataan-pernyataan Yesus yang lebih menonjolkan Allah/Bapa sebagai Tuhan Yang Esa.

2.Kristen mengutuk hukum Taurat sesuai pernyataan Paulus.

Kamu tahu, bahwa tidak seorangpun yang dibenarkan oleh karena melakukan hukum Taurat, tetapi hanya oleh karena iman dalam Kristus Yesus. Sebab itu kamipun telah percaya kepada Kristus Yesus, supaya kami dibenarkan oleh karena iman dalam Kristus dan bukan oleh karena melakukan hukum Taurat. Sebab: “tidak ada seorangpun yang dibenarkan” oleh karena melakukan hukum Taurat. (Galatia 2:16)

NB:
Hukum Taurat merupakan bagian dari ajaran Yesus yang wajib dilaksanakan oleh umatnya (Matius 5:19).

3. Kristen membangkang penggenapan (nasakh) Yesus dan menggantinya dengan ajaran baru dari Paulus

Sebab Kristus adalah kegenapan hukum Taurat, sehingga kebenaran diperoleh tiap-tiap orang yang percaya. (Roma 10:4)

NB:
Kristen sama sekali menolak hukum cungkil mata dan potong tangan sebagaimana diperintahkan Yesus (Matius 5:29-30).

4. Kristen tidak mewajibkan sunat sesuai pernyataan Paulus.

Sebab bagi orang-orang yang ada di dalam Kristus Yesus hal bersunat atau tidak bersunat tidak mempunyai sesuatu arti, hanya iman yang bekerja oleh kasih. (Galatia 5:6)

Sebab bersunat atau tidak bersunat tidak penting. Yang penting ialah mentaati hukum-hukum Allah. (1 Korintus 7:19)

NB:
Sunat adalah manifestasi perjanjian yang kekal antara Allah dengan Abraham dan keturunannya, yang tidak bisa dibantah oleh siapapun!

5. Kristen mengajarkan adanya dosa warisan dari Adam sesuai pernyataan Paulus.

Sebab itu, sama seperti dosa telah masuk ke dalam dunia oleh satu orang (Adam), dan oleh dosa itu juga maut, demikianlah maut itu telah menjalar kepada semua orang, karena semua orang telah berbuat dosa. (Roma 5:12)

6. Kristen mengajarkan bernyanyi di gereja sesuai perintah Paulus.

dan berkata-katalah seorang kepada yang lain dalam mazmur, kidung puji-pujian dan nyanyian rohani. Bernyanyi dan bersoraklah bagi Tuhan dengan segenap hati. (Efesus 5:19)

Hendaklah perkataan Kristus diam dengan segala kekayaannya di antara kamu, sehingga kamu dengan segala hikmat mengajar dan menegur seorang akan yang lain dan sambil menyanyikan mazmur, dan puji-pujian dan nyanyian rohani, kamu mengucap syukur kepada Allah di dalam hatimu. (Kolose 3:16)

NB:
Menyanyi di gereja bukanlah ajaran Yesus, tetapi ajaran Paulus (Efesus 5:19).

7. Tidak ada larangan hidup mewah dalam ajaran Kristen sesuai pernyataan Paulus.

“Orang yang mencuri, janganlah ia mencuri lagi, tetapi baiklah ia bekerja keras dan melakukan pekerjaan yang baik dengan tangannya sendiri, supaya ia dapat membagikan sesuatu kepada orang yang berkekurangan.” (Efesus 4:28)

8. Umat Kristen meninggal dunia diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati.

Misalnya, meninggalnya Paus Yohanes Paulus II, penyanyi Broery Marantika, dan mantan Menko Ekuin Radius Prawiro. Ketiganya diberi pakaian rapi dan dibungkus peti mati sebelum dikubur.

9. Tidak ada hukum rajam dalam ajaran Kristen.

Ajaran Kristen menolak hukum rajam, karena ia adalah bagian dari hukum Taurat. Lihat kembali pernyataan Paulus dalam Galatia 2:16 (butir 2 di atas).

NB:
Kristen sama sekali menolak hukum rajam kepada para pelaku zinah, yang tentu saja ini bertentangan dengan perintah Yesus kepada umatnya (Yohanes 8:7).

10. Kristen adalah agama baru yang lahir pada masa Paulus (setelah masa Yesus).

Mereka tinggal bersama-sama dengan jemaat itu satu tahun lamanya, sambil mengajar banyak orang. Di Antiokhialah murid-murid itu untuk pertama kalinya disebut Kristen. (Kisah Para Rasul 11:26)

DIKUTIP DARI : www.geocities.com/cicak_mdn/

 

 

 

Mengenal Lebih Dekat Wayang Sebagai Simbol Budaya

 

 

wayang kulitSalah satu budaya bangsa Indonesia yang menjadi kebanggaan adalah Wayang. Banyak karya budaya yang tersirat didalam pewayangan ini antara lain seni peran, seni suara, seni musik, seni tutur, seni sastra, seni lukis, seni pahat, dan juga seni perlambang. Budaya wayang, terus berkembang dari zaman ke zaman, merupakan media penerangan, dakwah, pendidikan, hiburan, pemahaman filsafat, serta hiburan.

Wayang muncul pertama kali jauh sebelum Hindu masuk ke tanah Jawa, sehingga bisa dikatakan Budaya Wayang adalah asli Budaya Indonesia. Ahli sejarah kebudayaan Belanda Dr. GA.J. Hazeau dalam bukunya berjudul Bijdrage tot de Kennis van het Javaansche Tooneel (1897), menunjukkan bahwa wayang adalah asli pertunjukan Jawa. Penjelasan wayang oleh Dr. Hazeau adalah walulang inukir (kulit yang diukir) dan dilihat bayangannya pada kelir. Artinya, wayang yang dimaksud adalah Wayang Kulit yang kita kenal sekarang.

Nganjuk adalah salah satu daerah di Jawa Timur yang memproduksi wayang termasuk Pedalang yang sekaligus Pembuat Wayang Kulit Jawa Timuran. Beliau termasuk dalam Komunitas Dalang “Persatuan Pedalangan Indonesia” (PEPADI) Komda Kabupaten Nganjuk Jawa Timur, beliau adalah Ki Ali Mudho Siswoko.
Pembuatan wayang yang sudah dilakukan sejak turun temurun hingga saat ini Ki Ali Mudho Siswoko memasuki generasi ketiga di Padepokan beliau di desa Gandu Kecamatan Bagor Kabupaten Nganjuk Jawa Timur.

Dipadepokan beliau juga diadakan Pelatihan dan Pembinaan Dalang yang sudah lumayan banyak anak didiknya. Menurut Ki Ali Mudho Siswoko dengan adnya kegiatan tersebut diharapkan dapat mencetak Pedalang – Pedalang muda yang siap meneruskan Seni Budaya wayang yang merupakan Budaya Asli Indonesia ini.

pengrajin wayang

Product Wayang Ki Ali Mudho Siswoko sudah dikenal sampai ke beberapa Negara, bukan saja di dalam negeri. Bahan – bahan dasar yang digunakan pun boleh dikatakan sangat menjaga kualitas wayang itu sendiri, antara lain Kulit kerbau yang sudah siap diolah untuk dibentuk, diukir, dicat dengan menggunakan cat khusus, dan yang pasti adalah poro gapit yang terbuat dari tanduk. Bahan baku pembuatan wayang yang terbuat dari kulit sehingga nilai seni dari wayang tersebu tidak dilihat dari harga jualnya lumayan mahal.

Harapan yang ingin dicapai adalah Seni Budaya Wayang dan Dalang bisa terus dikembangkan tanpa tergerus oleh jaman yang semakin lama semakin ditinggalkan. Besar harapan dengan tradisi – tradisi budaya Indonesia bisa memperkuat rasa Nasionalisme.

http://dkjatim.go.id/info-seni-budaya/simbol-budaya/23-wayang-sebagai-simbol-budaya.html

 

Islam Bertanya Kristen Menjawab Ke-9 ‘’ KESELAMATAN / MASUK SURGA

Islam Bertanya Kristen Menjawab Ke-9 ‘’ KESELAMATAN / MASUK SURGA

Minggu,19 Mei 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

Kekristenan pada hakekatnya bukan hanya masalah agama saja melainkan persoalan iman dan keselamatan atau masuk Surga. Dan masuk surga itu bukan berdasarkan kesolehan ibadah serta perbuatan amal seseorang, tapi berdasarkan kasih karunia, pemberian, kemurahan atau rahmat dari Tuhan.

“Sebab karena kasih karunia kamu diselamatkan oleh iman; itu bukan hasil usahamu, tetapi pemberian Tuhan, itu bukan hasil pekerjaanmu: jangan ada orang yang memegahkan diri.” Efesus 2:8-9

Ayat itu menjelaskan dengan tegas bahwa keselamatan atau masuk Surga itu bukan hasil usaha kesolehan ibadah seseorang melainkan kasih karunia kemurahan Tuhan.

” ‘Anjaabir qaala sami’tun nabiyya sholallahu ‘alaihi wa sallam yaquulu: laa yud khilu akhadan minkum ‘amluhul jannah, wa laa yujiiruhu minannaar. Wa laa anaa. illa birakh matin minallah” ” Dari Jabir r.a katanya dia mendengar Nabi Saw. bersabda: “Bukan amal seseorang yang memasukkannya ke Surga atau melepaskannya dari neraka, termasuk juga aku, tetapi ialah semata-mata rahmat Allah Swt. belaka” HSM 2414

Pernyataan Hadits Shakheh Muslim ini sangat jelas dan tegas bahwa masuk Surga atau selamat dari api neraka itu bukan amal seseorang yang menentukan melainkan dengan rahmat dari Allah.

Silahkan saudara baca sendiri Qs. 44:10-42 dan Qs. 6:51, di sana dikatakan dengan tegas dan jelas juga, kesimpulannya demikian: Pada hari kiamat (pengadilan, penghakiman atau penghukuman) tidak ada kerabat yang bisa memberi syafaat, kecuali orang yang diberi rahmat oleh Allah.

Jadi sangat jelas sekali baik Alkitab, Al Qur’an maupun Hadits menyatakan bahwa masuk Surga atau selamat dari api neraka bukan usaha atau amal seseorang melainkan kasih karunia atau rahmat dari Tuhan. Bagaimana cara Tuhan memberikan kasih karunia keselamatan kepada seseorang; melalui iman, tapi iman yang bagaimana? Sebab semua orang beragama pasti mengakui bahwa dirinya orang yang beriman. Iman yang menyelamatkan adalah percaya, mengenal dan mengandalkan Yesus Kristus saja yang adalah Tuhan dan Juruselamat. Baca ayat-ayat di bawah ini:

  1. Yohanes 3:18, “Barangsiapa percaya kepada-Nya (Yesus Kristus), ia tidak akan dihukum, barangsiapa tidak percaya, ia telah berada di bawah hukuman…”

Ayat itu jelasnya mengatakan: Barangsiapa percaya kepada Tuhan Yesus Kristus tidak dihukum, tetapi barangsiapa tidak percaya Tuhan Yesus Kristus diancam hukuman.

  1. Markus 16:16, “Siapa yang percaya dan dibaptis akan diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya akan dihukum”.

Ayat ini dengan jelas mengatakan siapa percaya dan dibaptis diselamatkan, tetapi siapa yang tidak percaya dihukum. Silahkan pilih, monggo kerso… percaya diselamatkan, tidak percaya dihukum.

  1. Yohanes 17:3 “Inilah hidup yang kekal itu, yaitu bahwa mereka mengenal Engkau, satu-satunya Tuhan yang benar, dan mengenal Yesus Kristus yang telah Engkau utus.”

Kisah Rasul 4:12, “Dan keselamatan tidak ada di dalam siapapun juga selain di dalam Dia (Yesus Kristus), sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan”.

Kalau saudara renungkan dan perhatikan baik-baik bahwa Yesus Kristus itu bukan mengajar dan menunjukkan jalan keselamatan saja tetapi diri-Nya itulah Esensi atau hakekat, perwujudan keselamatan itu, makanya Tuhan Yesus Kristus tidak pernah mengajarkan doa keselamatan atau minta doa shalawat supaya Dia selamat, tetapi Dia sendiri itulah pribadi yang menyelamatkan.

  1. Yohanes 14:6, “Kata Yesus kepadanya: “Akulah jalan dan kebenaran dan hidup. Tidak ada seorangpun yang datang kepada Bapa (Pencipta alam semesta), kalau tidak melalui Aku (Yesus)”.

Jadi ayat ini juga tegas dan jelas bahwa Tuhan Yesus Kristus bukan hanya sekedar mengajar tentang jalan, tentang kebenaran dan tentang kehidupan seperti guru-guru agama yang mengajar muridnya. Tetapi Tuhan Yesus Kristus memperkenalkan, menunjukkan dan menyatakan bahwa diri-Nya itulah Esensi, hakekat, wujud jalan, wujud kebenaran, wujud hidup. Maka barangsiapa yang percaya kepada Tuhan Yesus Kristus diberi jalan, dinyatakan benar dan dapat hidup, hidup disini artinya hidup dihadapan hadirat Sang Pencipta, Penguasa segala alam. Sebab lawan kata hidup adalah maut, binasa, neraka atau hukuman.

  1. Yohanes 8:24, “Karena itu Aku tadi berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu, sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu”.

Singkatnya ayat ini menegaskan kalau ada orang yang tidak mau percaya bahwa Dia (Yesus) adalah Sang Penyelamat yang datang ke dunia untuk menyelamatkan umat manusia, orang itu akan mati. Artinya tidak diijinkan berada dihadapan Tuhan melainkan dimasukkan ke neraka jahanam. Jadi dosa yang amat sangat berat adalah menyangkal, menolak Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat pribadinya serta seluruh umat. Pada hakekatnya masuk Surga atau selamat dari api neraka itu amat sangat mudah, tinggal percaya menerima anugrah kasih karunia keselamatan dari Tuhan Yesus Kristus.

Dengan satu kesimpulan, bahwa orang masuk Surga atau selamat dari hukuman api neraka itu bukan karena orang itu sudah beragama dan taat menjalankan syariat. Tetapi berdasarkan kasih karunia Tuhan serta sikap dan tanggapan seseorang itu terhadap Sang Penyelamat, yaitu Tuhan Yesus Kristus, mau mengimani bahwa Yesus Kristus itu adalah Tuhan dan Juru selamatnya atau tidak (Matius 28:18, Yohanes 3:18, Yohanes 8:24). Sekali lagi agama hanya sebagai perangkat bukan penyelamat.

Dalam hal ini saya secara pribadi sama sekali tidak bertujuan dan tidak bermaksud untuk membenci atau mengadu domba antar umat beragama. Justru saya sangat menghormati antar umat beragama untuk saling mengasihi satu diantara yang lain, agar dapat berkat selamat dari Sang Juru Selamat, yaitu Tuhan Yesus Kristus atau Yeshua Hamashiah atau juga disebut dengan panggilan nama Isa Al Masih. Supaya nanti di akhirat tidak dihukum dengan siksaan lautan api neraka yang membara selama-lamanya. Itulah hukuman yang amat sangat menakutkan, mengerikan, menegangkan dan mendebarkan bagi setiap orang, karena hukuman itu bersifat langgeng, abadi, kekal selama-lamanya tidak ada ujung pangkal waktunya.

“Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang disebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya. Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tapi orang benar ke dalam hidup yang kekal. (Matius 25:41,46)

Hukuman di sana nanti bukan seperti penjara di Nusa Kambangan yang masih dapat makan dan minum dengan kenyang dan tidur dengan tenang serta masih ada harapan untuk dibebaskan. Tetapi lain ceritanya dengan orang yang dimasukkan ke penjara neraka, di sana bersifat kekal selama-lamanya, tidak ada istilah dibebaskan. Disitulah tempat hukuman bagi orang-orang yang tidak percaya kepada Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juru Selamat umat manusia.

Maka dari itu cepatlah bertobat sebelum terlambat selagi pintu pertobatan masih dibuka dengan lebar bagi orang yang masih hidup di dunia ini. Oleh sebab itu mulai saat ini imanilah dan percayailah bahwa Yesus Kristus, Isa Almasih atau Yeshuah Hamashiah itu adalah Tuhan dan Juru Selamat saudara secara pribadi, serta Tuhan dan Juru Selamat seluruh umat manusia. Maka saudara dijamin secara pasti masuk Surga alias selamat dari ancaman hukuman siksaan api neraka.

“Akan tetapi Tuhan menunjukkan kasih-Nya kepada kita, oleh karena Kristus telah mati untuk kita, ketika kita masih berdosa. Lebih-lebih, karena kita sekarang telah dibenarkan oleh darah-Nya, kita pasti akan diselamatkan dari murka Tuhan. Jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Bapa oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!” (Roma 5:8-10)

Sekali lagi, segera direnungkan, dipertimbangkan dan diputuskan, sebab masalah keselamatan kalau sampai ditunda-tunda hingga ajal tiba, akibatnya akan fatal dan gagal total sampai kekal, sesal dan kesal tiada gunanya karena sudah tidak ada harapan untuk dibebaskan.

Selagi nafas kehidupan masih dikandung badan janganlah dibiarkan terus pikiran itu dihantui perasaan bimbang yang merupakan alat setan, dipergunakan untuk menyesatkan banyak orang masuk ke liang penyiksaan penjara neraka jahanam. Sepanjang kesempatan Tuhan masih memberikan, marilah datang menerima anugerah janji Firman Tuhan yang sudah disampaikan dan diabadikan dalam sebuah tulisan yang disebut Kitab Suci.

” Dan apabila kamu berseru dan datang untuk berdoa kepada-Ku, maka Aku akan mendengarkan kamu; apabila kamu mencari aku, kamu akan menemukan Aku; apabila kamu menanyakan Aku dengan segenap hati, Aku akan memberi kamu menemukan Aku.” Yeremia 29:12-14

“Aku datang supaya mereka mempunyai hidup dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.” Yohanes 10:10

“Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu.” Matius 11:28

Akhir kata, sampai di sini saja, apabila di dalam tulisan saya terdapat kata-kata yang salah dan menyinggung perasaan tidak menyenangkan atau menyakitkan hati nurani para pembaca, dengan sejujurnya saya Paulus M. mohon maaf yang sebesar-besarnya. Tetapi kalau semuanya ini menjadi berkat, mengucap syukurlah kepada Tuhan Yesus Kristus yang menjadi Juru Selamat dan sumber berkat. Dan salurkan berkat itu kepada orang lain agar tidak tersumbat, tersendat dan terlambat sampai ke alamat jiwa yang amat sangat menantikan kehadiran Sang Juru Selamat.

Sebab jika kamu mengaku dengan mulutmu, bahwa Yesus adalah Tuhan, dan percaya dalam hatimu, bahwa Bapa telah membangkitkan Dia dari antara orang mati, maka kamu akan diselamatkan. Karena dengan hati orang percaya dan dibenarkan, dan dengan mulut orang mengaku dan diselamatkan. Roma 10:9-10

Tangerang, Januari 2005

Oleh Paulus M.

P.O BOX. 6825/JKB.TA

 JAKARTA 11068

Pencipta Tari Remo Boletan

 

tari remoNama yang asli, sebenarnya Parman atau Sastra Amenan, tetapi lebih terkenal dengan nama Sastra “Bolet” Amenan dan akrab disapa dengan “Pak Bolet”, karena seniman yang satu ini merupakan pencipta tari Remo gaya “Boletan”. Ia lahir di Dukuh Tawangsari Desa Sengon, Kecamatan Tawangsari, Kabupaten Jombang, pada sekitar tahun 1918-an dan telah meninggal pada tanggal 17 Agustus 1976. Oleh karena prestasi (ketokohannya) dalam mengembangkan kesenian tradisional Jawa Timur yaitu Ludruk, dan khususnya Tari Remo, maka pada tahun 2007 Bolet mendapatkan penghargaan dari Gubernur Jawa Timur bersama 9 tokoh seniman Jawa Timur lainnya sebagai tokoh pengembang kesenaian tradisional..

Banyak yang berpendapat bahwa gaya “Tari Remo Boletan” sangat fenomenal, karena Sastra ‘Bolet’ Amenan membuatnya berbeda dari gaya Ngremo Jombangan yang telah ada. Ngremo gaya Bolet eksis dan terkenal pada sekitar tahun 1950 sampai dengan tahun 1970-an. Sastra ‘Bolet’ Amenan yang berangkat dari kesenian Ludruk telah mengantarkan dirinya dalam mengembangkan tari Remo yang sangat khas khususnya di wilayah Jombang hingga terkenal di wilayah Jawa Timur pada umumnya.

Pertama ia mulai bergelut dalam dunia kesenian sejak usia muda Parman (Amenan) sudah berkecimpung di dunia seni  khususnya seni tari dan lawak (Jawa:  dagelan). Hal tersebut tidaklah mengherankan sebab di lingkungan keluarga dan masyarakat yang ada, di sekitarnya merupakan kelompok masyarakat yang sangat apresiatif terhadap seni. Sehingga perjalanan karier Sastra ‘Bolet’ Amenan sangat terdukung dan berkembang secara professional.

Pada sekitar tahun 1942-an, Amenan sudah menjadi seorang penari Remo dan pelawak bergabung dengan kelompok Ludruk yang dipimpin oleh Pak Munthel. Ludruk Pak Munthel ini merupakan perkumpulan para haji yang senang dengan seni Ludruk. Dalam kelompok ini sebelum memulai ’Ngludruk’, para anggota mengadakan kegiatan ’terbangan’ (memainkan alat musik terbang) lebih dulu. Pertunjukan Ludruk pada saat itu menggunakan iringan gamelan Jawa yang dilengkapi instrumen Jedor (terbang besar) sebagai gongnya. Oleh karena itu, ketukan-ketukan geraknya habis pada hitungan keempat. Parman (Amenan) pada waktu memerankan sebagai penari Remo, mendapat julukan ’Amenan’, sedangkan bila tampil sebagai pelawak diberi julukan ’Bolet’.

Sebagaimana sejarah menginformasikan bahwa salah satu fungsi kesenian Ludruk yakni sebagai alat perjuangan masyarakat dalam masa perjuangan bangsa Indonesia, seorang pemuda Sastra ’Bolet’ Amenan juga memiliki bertanggung-jawab akan hal itu yaitu, ikut berpartisipasi secara aktif melalui bidang seni dan juga ikut membawa senjata bambu dalam perjuangan. Setelah Indonesia merdeka Amenan menghentikan perjuangannya, karena waktu itu harus berangkat ke Kalimantan. Namun, karena terdorong rasa cintanya kepada kesenian, akhirnya Amenan ’Bolet’ mengurungkan niatnya untuk berangkat ke Kalimantan. Amenan ’Bolet’ memilih tetap ikut bergabung dengan Ludruk untuk dapat berjuang melawan penjajah melalui kidungan-kidungannya.

Pada masa hidupnya Amenan ’Bolet’ pernah bergabung dengan beberapa perkumpulan Ludruk, antara lain:

  1. Ludruk Murba sekitar tahun 1948
  2. Ludruk Arum dalu sekitar tahun 1965
  3. Ludruk gaya Baru (pecahan dari Arum dalu)
  4. Ludruk Gaya Marhaen
  5. Ludruk Masa Baru
  6. Ludruk Gema, dan sebagainya.

Pada tahun 1952 Amenan ’Bolet’ beralih pekerjaan yaitu menjadi Pegawai Kantor Pos Besar di Surabaya, kemudian berturut-turut dimutasikan ke daerah-daerah Jombang seperti Bareng, Ngoro, sampai pensiun sekitar tahun 1974. Meskipun telah bekerja menjadi Pegawai Kantor Pos, Amenan ’Bolet’ tetap setia untuk menjadi penari Ngremo dan pelawak yang dapat melaksanakan pementasan di malam hari.

Dalam perjalanan menggeluti kesenian Ludruk, Sastra “Bolet” Amenan juga memiliki apresiasi yang kuat terhadap potensi kesenian lain yang berkembang di wilayah Jombang pada waktu itu di antaranya kesenian Wayang Wong dan kesenian Jaranan, disamping kesenian lainnya seperti Pencak Silat. Dalan perjalanan mengembangkan tari Remo, Bolet telah menemukan konsep dasar tari yang kemudian dieksplorasikan dalam penggarapan bentuk tari Remo yang sangat kreatif dan monumental, melekat sebagai gaya pribadi yang sangat dinamik. Dari karya tari Remo yang diciptakan dengan sangat khas, Bolet merupakan tokoh sentral bagi para seniman (penari remo) lainnya di bidang pengembangan pola gerak tari  yang bersumber dari kesenian Jaranan, Wayang Wong dan Pencak Silat.

Pada saat sandiwara Ludruk semakin banyak dan berkembang pada waktu itu, susunan pola gerak dalam tari Ngremo tidak ada perkembangan, sehingga masyarakat penonton merasa bosan. Sebagai seniman tari (pengreman), Amenan ’Bolet’ tanggap terhadap keadaan tersebut. Ia berusaha melakukan kreativitas yang inovatif dengan menciptakan pola-pola gerak yang lebih menarik dan dinamis, serta terlihat berbeda dengan pola-pola ngremo pada umumnya. Profesinya sebagai pelawak sangat menunjang proses kreatifnya. Keahlian melawak dan melakukan gerakan-gerakan Ngremo menghasilkan bentu tari Remo yang sangat dinamis. Setiap kali Amenan ’Bolet’ menampilkan tari Remo selalu menampilkan pola dan teknik gerak yang berbeda-beda. Hal ini sangat menarik perhatian penonton, karena mendapatkan sentuhan estetika yang terkesan tidak monoton dan lain dari pada yang lain. Tari Remo yang diciptakan Amenan ’Bolet’ terdapat perpaduan gerakan yang lincah dan komikal sehingga memunculkan warna baru dalam pertunjukan tari Remo. Kesan yang muncul dalam tari Ngremo gaya Bolet memiliki karakter gagah, sigrak, lincah dan gecul.

Karakter tari Remo gaya Bolet ini banyak diakui oleh orang-orang terdekat yang pernah belajar dan menjadi murid Amenan ’Bolet’. Mujiono sebagai orang yang lama belajar dan mendapat ilmu dari Amenan ’Bolet’ selalu berpesan bahwa tari Remo gaya Bolet itu geraknya sigrak, harus dapat membuat penonton ketawa, jangan tegang. Gaya pementasan tari Bolet ini menjadi daya tarik yang kuat bagi masyarakat, sehingga setiap mendengar akan ada Ludruk dengan penari Remo Amenan ’Bolet’ Bolet masyarakat penonton selalu membanjiri daerah pementasan. Kepopuleran tari Remo gaya Bolet tidak saja ditemui dalam pertunjukan Ludruk, tetapi dapat ditemui pada acara-acara hajatan sosial masyarakat seperti, perkawinan, kaulan, atau khitanan dengan bentuk pertunjukan lepas dari pertunjukan Ludruk.
Pada tahun 1970-an Ngremo gaya Bolet yang ditarikan sendiri oleh Bolet mengalami perkembangan pesat dan mengalami kejayaan. Namun sayang, diusianya ke 58 tahun Bolet meninggal dunia, tepatnya pada tanggal 17 Agustus 1976. karena perjuangan dan ketokohannya maka pada waktu pemakaman, Amenan ’Bolet’ dinyatakan sebagai pejuang Ludruk daerah Jombang.

http://dkjatim.go.id/etalase/tari-remo-boletan/44-pencipta-tari-remo-boletan-yang-fenomenal.html

 

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: