Ratna Antika,Reny Farida,Suliana Dan Rozy Abdillah Goyang Desa Ringin Agung Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi

Senin,12 November 2012

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

                  Jam menunjukkan pukul 9 malam.Dari kejauhan terdengar sayup-sayup hentakan music banyuwangian yang semakin lama semakin keras.Perlahan tetapi pasti,Mas say laros mendekati sumber suara yang mengusik ketenangan malam di desa ringin agung kecamatan peanggaran kabupaten banyuwangi ini.

                  Ada apa gerangan disana?Ya benar,bertepatan dengan moment pernikahannya saudara rendy bin karni,Keluarga yang sedang berbahagia ini menggelar pesta pernikahan dengan menghadirkan Orkes RENY MUSIC asal benculuk yang sengaja didatangkan untuk menghibur masyarakat ringin agung dan sekitarnya.

                  Keluarga yang habis mendapatkan rejeki dari tambang emas tumpang pitu ini menyuguhkan hiburan kepada masyarakat ringin agung selama 2 hari berturut-turut.Malam senin kemarin berupa kesenian janger dan malem selasa kali ini menyuguhkan orkes ‘’RENY MUSIC’’.

                  Bahkan artis-artis yang tampil pada malam hari ini bukan artis biasa-biasa aja tetapi merupakan artis-artis papan atas di banyuwangi dan nasional seperti Ratna antika,Reny Farida, Rozy Abdillah,Kiki Anggun dan Suliana.Sebelum artis-artis senior tampil maka untuk mengisi acara disuguhkan artis-artis lokal dengan membawakan masing-masing 2 buah lagu.

                  Malam semakin larut,penonton malah semakin ramai yang didominasi oleh kalangan pemuda bahkan sejak sore sudah disambut dengan pertengkaran antar penonton.Tetapi suasana agak lumayan reda ketika pihak kepolisian bertindak cepat dengan membawa pentungan untuk menenangkan penonton.

                  Bahkan dari pihak panitia juga berusaha menenangkan penonton dengan memberikan beberapa dus air gelasan yang dilemparkan kepada para penonton. Bahkan ketika music semakin keras artis-artis papan mulai unjuk kebolehannya maka suasana semakin ramai beda dengan situasi tempat ini ketika tidak ada music karena memang desa ini lokasinya agak terpencil sebelah selatan.

                  Suasa semakin dingin ketika Ratna antika mengajak berbincang-bincang dengan penonto’’

‘’Mau Minta berapa lagu mas? kata ratna.

‘’10 Lagu’’..Jwb penonton

‘Nanggapo dewe’’.Jawab ratna dengan diiringi tawa penonton

bahkan ratna juga bertanya kembali kepada penonton.

‘’Minta apa mas? kata ratna

‘’AIR’’ Jawab penonton

‘’Air apa mas? kata ratna

‘’Air susu’’ jawab penonton

‘’Sorry ya,Air susuku hanya untuk anakku’’jawabnya singkat dengan diiringi tepuk tangan yang riuh.

      Acara ini berlangsung sampai pukul 24:00 dengan penampilan Rozy Abdillah sebagai penutup.Dan satu persatu penontonpun meninggalkan lokasi acara.

Kuliah Gratis Dari Kehidupan Jalanan

Jumat,09 November 2012

Salam Jenggirat Tangi

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros

                  Mungkin jumat malam sabtu 09 November 2012 ini adalah malam terakhir mudik Mas Say dari malang-Banyuwangi khususnya selama MSL menempuh pendidikan di kampus UIN Maliki Malang selama 4 tahun yang lalu.Meskipun perpisahan ini adalah sebuah moment yang menyedihkan mengingat banyak kenangan MSL selama di kota malang tetapi itulah sebuah proses kehidupan yang berpasang-pasangan ada pertemuan tentu ada perpisahan.

                  Dari seluruh perjalanan mudik MSL selama 4 tahun dari malang-Banyuwangi.Malam ini adalah malam paling istimewa,karena selama perjalanan banyak fenomena yang saya dapatkan sehingga menambah wawasan pengetahuan MSL yang tentunya wawasan tersebut adalah hal baru yang tidak pernah aku dapatkan sebelumnya.

                  Sekitar pukul 20:00 WIB MSL sudah tiba di terminal arjosari malang untuk menunggu Bus ‘’Harapan Baru’’ yang merupakan Bus langsung jurusan banyuwangi.Sampai diterminal terlihat berpuluh-puluh calon penumpang yang berjajar tidak beraturan untuk menunggu bus yang akan mengantarkan mereka ke tempat tujuan.

                  Sekitar 15 menit kemudian dari kejahuan terlihat bus ‘’Harapan Baru’’ perlahan-lahan menghampiri kita.Perlahan tetapi pasti Bus tersebut berhenti tepat dihadapan kami.Lalu penumpang yang sejak berjam-jam menunggu akhirnya berdesak-desakan masuk kedalam Bus karena takut tidak kebagaian kursi.

                  Ketika bus perlahan mulai meninggalkan terminal arjosari maka para pedagang asongan dan pengamen jalanan mulai masuk kedalam bis untuk menjual produknya dan menghibur para penumpang,Nach dari situlah saya banyak belajar dari dua fenomena ini yaitu pedagang asongan dan pengamen jalanan.

                  Saat itu saya melihat dua orang pedagang asongan yang satu sudah tua dan yang satu masih anak-anak.Mereka berdua berjalan perlahan-lahan menghampiri dari kursi ke kursi penumpang bus harapan baru ini guna untuk menjual barang dagangannya.Raut muka mereka terlihat begitu ikhlas melakukan pekerjaan ini.Subhanallah patut saya hargai usaha mereka mencari rizki yang halal dibanding para pengemis disekitar kampus UIN Malang yang setiap hari mencari rizki dari belas kasihan orang lewat.

                  Begitu juga dua orang pengamen jalanan yang terdiri dari 1 cowok dan 1 cewek dengan pakaian yang agak lusuh mereka menghibur para penumpang yang lagi BT didalam Bus.Kalau dilihat dari penampilan mereka berdua Mas say laros mengira-ngira usianya sekitar 22-23 Tahunan.Dengan paras yang cukup diatas rata-rata sempat terbesit dalam benakku ‘’Wah seandainya dia jadi pegawai Bank sangat cocok karena dia cantik sekali bahkan lebih cantik dari pegawai bank BRI yang aku temui tadi pagi ketika mengambil uang tadi pagi.

                  Tapi apalah daya,nasib berkata lain.Mereka berdua harus berkelana dari satu bus ke bus kota yang lain untuk mencari sekeping dua keping koin uang hanya untuk menyambung hidup.

                  Ketika saya sampai di singosari malang.Kebetulan kursi penumpang sudah penuh sehingga penumbang yang baru masuk harus rela berdesak-desakan untuk berdiri bersama penumpang yang lain.Tetapi saat itu saya merasa tersentuh dengan tindakan dua orang pemuda sekitar usia 23-24 tahunan dengan potongan rambut seperti seorang tentara dia mempersilahkan seorang nenek dan seorang kakek untuk menempati kursi mereka berdua,Hal ini dikarenakan mungkin mereka kasian terhadap dua orang kakek dan nenek tersebut yang dari tadi berdiri dan berdesak-desakan dengan penumpang lain.Subhanallah ternyata hari ini saya masih menemukan pemuda yang begitu ikhlas menolong meskipun mengorbankan hak pribadinya.

Sekitar pukul 11:30 Malem,kami sudah sampai di terminal tawang alun jember disana ada insiden kecil yaitu Bus harapan baru yang kami tumpangi tidak boleh parkir di terminal dan harus tetap melanjutkan perjalanan hal ini di karenakan Bus ini datang lebih awal tidak sesuai dengan jadwal biasanya sekitar pukul 01:00/02:00 AM.Saat itu penumpang begitu ketakutan karena memang pintu Bus di gedor-gedor oleh seseorang sambil berteriak-teriak agar bus yang saya tumpangi tidak boleh parkir. Akhirnya terpaksa kita oper bus baru yang akan mengantarkan kita ke tempat tujuan yaitu Banyuwangi.

Alhamdulillah sekitar pukul 03:00 AM saya sudah sampai di terminal jajag banyuwangi.Sambil istirahat di musolla terminal saya belajar mengambil hikmah dari perjalanan malam hari ini.Mulai fenomena pengamen,keikhlasan seorang pemuda dan insiden kecil di terminal tadi.Mudah-mudahan pelajaran berharga ini dapat kita ambil sari patinya untuk kita aplikasikan dalam kehidupan sehari-hari.

SALAM BUDAYA….

 

Selamat Hari Raya Qurban Idul Adha 10 Zulhijjah 1433 H / 26 Oktober 2012 M

Saya Selaku Admin

Padepokan Mas Say Laros

Mengucapkan

Selamat Hari Raya Idul Adha 1433 H

Selamat Tahun Baru Masehi 2013

PADEPOKAN MAS SAY LAROS

MENGUCAPKAN 

SELAMAT TAHUN BARU 2013 MASEHI

Kota Malang,4 Tahun Penuh Kenangan Sekarang Mas Say Laros Tinggalkan (Edisi 4)

Senin,22 Oktober 2012

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

                  Ketika mas say laros masih menjadi mahasiswa baru pernah juga mau menjadi korban pembunuhan gara-gara saya dituduh dukun santet.Anda mau tahu ceritanya?

                  Kisah ini bermula awal semester dua,kebetulan setiap liburan kuliah khususnya hari sabtu dan minggu.Mas say laros menyempatkan berkunjung ke rumah paman yang lokasinya tidak jauh dari kampus UIN Maliki malang.Kalau di tempuh menggunakan kendaraan bermotor sekitar 15 menit perjalanan.

                  Nach disebelah rumah paman ini ada sebuah pesantren kecil asuhan ustad manan dimana santri yang menghuni disini didominasi oleh mahasiswa.Dari salah satu santri ini ada seseorang yang bernama DD.Konon,menurut cerita yang aku dengar ketika berkunjung kesana dia adalah mantan pengguna narkoba.Jadi bisa dikatakan orangnya agak stress gitu kadang orangnya enjoy kadang juga keras.

                  Nach,sebelumnya kita memang sempat ngobrol-ngobrol bersama dia,karena dia bertanya asal saya dan Tanya-tanya apa benar di banyuwangi itu banyak santet seperti yang diberitakan oleh orang-orang itu.Aku mencoba menjelaskan secara diplomatis bahwa dibanyuwangi itu aman-aman saja tidak se gaib yang dia pikirkan.Awalnya dia manggut-manggut aja dengan penuh kepercayaan.

                  Namun,saat itu aku masih inget.Ketika tidur siang aku kaget bukan kepalang karena aku dibangunkan dengan paksa oleh DD ini.Sambil tangannya memegang Palu Besar yang siap diayunkan ke kepalaku sambil berkata ‘’KAMU NYANTET SAYA YA,KARENA SAYA SAKIT TIDAK SEMBUH-SEMBUH DAN KETIKA TANYA DUKUN KATANYA YANG NYANTET KAMU’’.

                  Sontak saja saya begitu kaget dan ketakutan apalagi saya memang keadaan tidak siap wong habis bangun tidur.Akhirnya setelah berteriak-teriak penghuni kamar lainnya keluar semua dan menolongku.

                  Esok harinya saya dan DD dipanggil ustad manan untuk menghadap dan kita semua didamaikan oleh beliau.Setelah kejadian itu aku sudah mulai jarang ke Pesantren itu karena trauma dengan kejadian kemarin.

                  Dari sinilah awal mula saya membuat weblog www.kanal3.wordpress.com dengan tema SENI DAN BUDAYA BANYUWANGI.Karena saya ingin mengubah citra banyuwangi yang selama ini dipandang orang luar banyuwangi sebagai kabupaten penuh mistis,gudang santet seakan-akan orang banyuwangi itu semuanya bisa MENYANTET bahkan lagu genjer-genjer yang sebenarnya lagu yang dibuat karena terinspirasi oleh kemlaratan penduduk banyuwangipun disalah artikan sebagai lagu PKI.

                  Oleh karena itu mulai DETIK INI,Perlu pengunjung ketahui Banyuwangi BUKAN KOTA SANTET tetapi KOTA SENI DAN BUDAYA yang di Gandrungi oleh semua orang.

LASKAR BLAMBANGAN

JENGGIRAT TANGI !!!

Setelah kejadian itu Mas Say Laros akhirnya mengikuti organisasi-organisasi keislaman seperti Ikatan Pelajar Nahdlatu Ulama (IPNU-IPPNU) UIN MALIKI Malang disamping menambah teman juga untuk belajar organisasi.Seperti apa kelanjutan kisahnya?Silahkan baca artikel ini EDISI KE-5.

                 

Kota Malang,4 Tahun Penuh Kenangan Sekarang Mas Say Laros Tinggalkan (Edisi 3)

Minggu,21 Oktober 2012

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

                  Tinggal dima’had selama satu tahun bukanlah waktu yang singkat bagi mahasiswa baru yang merasa terkekang.Oleh karena itu untuk mengisi kegiatan habis kuliah Mas Say Laros biasanya ikut organisasi intra maupun ekstra kampus.

                  Nach,saat itu MSL mempunyai seorang teman akrab namanya SF dia adalah mahasiswa baru juga dari jurusan Pendidikan Agama Islam.Dialah mula-mula yang mengajak aku ikut organisasinya yang katanya cita-cita organisasinya itu mulia yaitu menegakkan Khilafah Islamiah di Bumi Allah SWT ini.Organisasinya yaitu Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) sebuah partai islam yang akan membawa perubahan besar di bumi Allah SWT.Namanya juga mahasiswa baru,Maka saat itu aku tertarik juga dengan organisasi keislaman ini yang mempunyai cita-cita mulia.

                  Akhirnya,setelah akrab dengan SF ini aku di ajak mengunjungi Kajian bersamanya.Saat itu kita janjian bertemu di depan masjid tarbiah (Sebuah masjid yang berada didalam kampus UIN Maliki Malang) pada pukul 06:00 Pagi hari.Setelah semuanya siap akhirnya aku berangkat menuju lokasi acara bersama-sama.Dengan menggunakan mobil pribadi,seingat Mas Say Laros ada 4 orang di samping aku.Yaitu temenku SF dan SJ serta supir dan satu orang aku lupa namanya.Yang jelas ke-empat orang tersebut berciri-ciri pakai celana cingkrang dan berjenggot.Bahkan ketika berbicara sedikit-sedikit pakai istilah arab mulai antum,anta Dsb karena memang beberapa kata-kata yang diucapkan aku tidak tau artinya.

                  Sekitar 30 Menit perjalanan menggunakan mobil akhirnya aku sudah sampai di lokasi pengajiannya.Aku lupa nama tempatnya,yang jelas lokasi acara ini berada disebuah gedung sekolah yang masih berada diwilayah kota malang.Dengan ucapan salam yang khas kita satu persatu masuk kedalam ruangan pengajian.

                  Awalnya aku agak merasa aneh.Aku kira pengajian yang dimaksud adalah pengajian akbar dengan mengundang muballiq besar yang bisa dihadiri oleh khalayak umum seperti pada tradisi NU.Namun ini berbeda,Karena kajiannya diruangan tertutup dan ketika mau masuk ruangan kita disambut oleh Orang-orang Al Jenggoti Wal Cingkrangi (Beberapa orang yang menggunakan celana cingkrang dan berjenggot).Mereka tersenyum dengan begitu ramah kepada kita sambil mempersilahkan kita masuk ruangan.

                  Meskipun aku sudah ada diruangan aku masih kurang nyaman aja.Karena memang aku berasal dari kultur NU yang tidak pernah mengikuti kegiatan keislaman yang seperti ini.Saat itu yang ada dalam benak aku hanya berkata ‘’Organisasi islam apa sich ini kok ruangannya penuh bendera hitam putih penuh lafadz SYAHADAT,Dan sedikit-sedikit mereka berteriak ALLAHU AKBAR’’.

                  Ah yang penting aku dengarkan aja apa kata mereka ‘’Dalam hati.Perlahan tetapi pasti,jika selama ini ketika mengikuti pengajian selalu ada Pembacaan ayat suci al-quran namun ini berbeda tidak ada budaya pembacaan ayat suci al-quran seperti kegiatan-kegiatan yang pernah aku ikuti.Aku hanya berfikir ‘’Mereka ini bisa baca quran apa tidak ya?Atau mungkin menganggap membaca al-quran dengan tartil adalah bid’ah?

                  Ya ya ya.Heran,bingung,pusing seakan menjadi satu.Bahkan saya sampai geleng-geleng kepala bingung mau berkata apa.Nach,waktu yang dinanti-nantipun datang.Acara kajian dimulai sang MC dengan gaya trendy tampil didepan pengunjung yang didominasi kalangan muda cowok dan cewek yang disekat menjadi dua.

                  Acara pertama dimulai dengan pemutaran video kekerasan diafganistan,Palestina Dan beberapa Negara lain di dunia yang katanya dilakukan oleh orang Non Muslim.Beberapa kali sering di tampil ayat yang mengatakan bahwa orag non muslim sampai kapanpun akan memusuhi umat islam.Lalu pada akhir sesi pemutaran video ditampilkan sebuah kesimpulan:

‘’Inilah Akibat DEMOKRASI SISTEM KUFUR’’

‘’Saatnya KHILAFAH menjadi solusi’’

                  Serta ditampilkan organisasi Hizbut Tahrir (HT) Di seluruh dunia mulai Indonesia,Malaysia,inggris Dsb yang katanya mewakili umat islam yang rindu akan kejayaan islam.Karena menurutnya umat islam akan sejahtera jika hidup dengan system khilafah bukan demokrasi yang konon sitem KUFUR.

                  Nach,pada sesi yang kedua didatangkan seorang ustadt yang juga pakai jenggot wal cingkrangi menghampiri kita.Beliau mengisi ceramah dengan gaya provokasi seakan-akan Negara Indonesia ini tidak ada benarnya karena memakai system demokrasi dan pancasila.Bahasanya memang berapi-api ketika berceramah jadi wajar saja membuat kagum bag kami yang saat itu masih menjadi mahasiswa baru.Apalagi ketika bicara sedikit-sedikit selalu menyebutkan ayat sebagai pendukung.

                  Aku sampai lupa apa saja materi yang di sampaikan yang jelas inti materi yang disampaikan mulai awal sampai akhir isinya hanya provokasi saja.Setelah sang ustad lelah berbicara kita dipersilahkan menikmati konsumsi yang dihidangkan,Tentu saja aku makan dengan lahap mengingat pagi tadi aku belum sempat sarapan ketika berangkat kesini.

                  Setelah perut merasa kenyang,Kita semua digiring menuju musolla yang lokasinya tidak jauh dari gedung dimana kita adakan kajian.Sehabis sholat dhuhur kita membuat forum dalam musolla tersebut.Masing-masing forum terdiri sekitar 3-4 orang dengan di bimbing 1 ustadz dan satu orang yang mengantar aku sampai disini.

                  Dalam forum tersebut kita terlibat diskusi dan memperkenalan diri kita masing-masing.Kita ditanya nama,asal sampai jurusan dan tentu saja No HP.Ternyata sejak saya mengasihkan no HP itulah awal saya mengikuti kajian-kajian keislaman yang dibawa HTI dihari-hari berikutnya.

                  Setelah kejadian tadi,setiap hari saya selalu di SMS untuk mengikuti halaqoh islamiah (Sebuah kajian yang diikuti oleh kader2 HTI).Biasanya kita mengadakan kajian halaqoh islamiah bersama kader-kader HTI yang lain sekitar 2-3 orang bertempat di lantai 2 masjid At Tarbiah UIN Maliki Malang setiap habis isya’.

                  Baru seminggu mengikuti kajian ternyata aku mulai agak ke HTI-HTI an,mulai pakai celana cingkrang,berjenggot dan agak menganggap sinis orang yang berbeda agama bahkan dengan sesama muslim yang berbeda keyakinan.

                  Hal itu mungkin dapat dimaklumi disamping saya masih mahasiswa baru yang kurang pengalaman dan masih proses pencarian jati diri maka wajar saja jika apa yang mereka ucapkan saya terima begitu saja mengingat apa yang mereka ucapkan selalu memakai dalil baik al-quran maupun hadits.

                  Saya bertahan bergabung dengan HTI hanya sekitar satu bulan sejak saya di tawari apakah saya mau berjuang bersama HTI?Jika mau maka saya akan diajak mengkaji kitab-kitab yang menjadi rujukan HTI.Disamping itu lama-kelamaan kajiannya semakin ngawur karena mengkritisi dan mengkafir-kafirkan tradisi NU yang saya dan keluarga saya amalkan sampai saat ini.Seperti tahlilan,manaqib,dan al-berjanji.

                  Akhirnya aku memutuskan tidak meneruskan kajian keislaman bersama HTI Mengingat saat itu aku sudah mulai keluar dari ma’had karena sudah satu tahun berada disana dan ada factor lain yang membuatku keluar dari HTI yaitu aku sudah bergabung dengan organisasi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU-IPPNU UIN MALIKI Malang) yang saya rasa lebih cocok dengan kultur yang saya bawa dari rumah.

                  Akhirnya setelah kejadian itu aku perlahan-lahan mulai jarang ikut kajian dengan alasan banyak tugas,ada kegiatan lain Dsb.Ternyata alasan itu cukup berhasil sehingga sampai saya Wisuda 13 Oktober 2012 kemarin saya tidak pernah ada ajakan untuk bergabung bersama HTI lagi.Meskipun sebenarnya ikatan emosional kami dengan temen-temenku yang sampai sekarang masih di HTI baik-baik saja.Saya yakin dalam diri mereka menyayangkan saya lebih memilih bergabung dengan organisasi NU yang konon katanya amalannya penuh kesyirikan.

                  Setelah saya keluar dari HTI saya lebih focus pada organisasi IPNU dan PMII bagaimanakah kelanjutan kisahnya?Simak di Edisi ke-4.

Kota Malang,4 Tahun Penuh Kenangan Sekarang Mas Say Laros Tinggalkan (Edisi 2)

Sabtu,20 Oktober 2012

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

                  Dahulu ketika masih menjadi siswa SMA Al-hikmah Muncar Banyuwangi (2005-2008) Mas say laros tinggal di pondok pesantren yang satu yayasan dengan SMA yaitu PP Minhajut Thullab Sumber Beras Muncar Banyuwangi.Dengan julukan sebagai santri pondok kita dituntut sami’na wato’na kepada seorang Kyai,Saat itu ustad MSL mengatakan jika kita tidak taat kepada dewan kyai maka Ilmunya TIDAK BAROKAH.Itu sebuah ucapan KERAMAT yang di sampaikan berulang-ulang setiap proses belajar mengajar dipesantren.

                   Itu dahulu,Namun sejak masuk di perguruan tinggi dan tinggal di Ma’had (Pesantren Mahasiswa) yang tempatnya masih dalam satu area kampus UIN Malang Mas Say Laros merasakan sesuatu yang sangat berbeda 180 Derajat.Dengan predikat sebagai MAHASANTRI,MSL banyak menemukan hal baru yang tidak pernah aku dapatkan selama duduk di bangku SMA maupun tinggal di Pondok Pesantren Salaf.

                  Jika dahulu keakraban sesama santri masih terasa,Hal ini dapat saya rasakan ketika makan bersama dalam satu wadah meskipun pada saat itu makanan yang tersaji hanya menu yang sederhana tetapi anehnya aku merasakan nikmat yang luar biasa.Tapi akan sangat berbeda ketika MSL tinggal di ma’had.Meskipun katanya sebutan kami lebih tinggi yaitu MAHASANTRI namun rasa individualismenya yang lebih terasa,bukan  malah rasa kebersamaan seperti di pondok dahulu.

                  Semua ini mungkin mereka berasal dari latar belakang yang berbeda dan beberapa berasal dari keluarga kaya jadi wajar jika egoismenya sangat tinggi.Meskipun awalnya tidak nyaman tetapi sedikit demi sedikit MSL sudah terbiasa menghadapi semua ini.Disamping itu dari segi spiritual ada perbedaan yang mencolok,Jika dahulu Pada bulan ramadhan seluruh santri berpuasa kalaupun mungkin ada yang tidak berpuasa mereka akan bersembunyi-sembunyi,Namun sekarang berbeda lagi saking bebas Berekspresinya beberapa Mahasantri bahkan biasa-biasa aja makan didepan temen-temennya pada bulan ramadhan di pagi hari.

                  Tinggal bersama 5 orang dikamar 22 lantai 2 mabna ibnu rusdy Mas say laros menyaksikan 2 orang Tidak berpuasa,Mereka berkata begitu enteng ‘’Bagi yang berpuasa silahkan,Bagi yang tidak berpuasa juga silahkan’’ Sebuah ungkapan yang sebenarnya tidak patut diucapkan sebagai seorang mahasantri UIN MALIKI Malang.

                  Itulah sekelumit fenomena yang ada di ma’had sunan ampel al-ali sebuah fenomena yang tidak pernah aku hapus dari memory perjalanan hidup MSL.Perlahan tetapi pasti itulah perubahan yang mulai muncul dalam diri MSL.

                  Sebagai mahasiswa kita dituntut menjadi pribadi yang mandiri.Karena saking mandirinya bahkan beberapa dari kita tidak memperdulikan orang lain dan menjadi pribadi yang individual.Namun,selama proses perkuliahan ada sesuatu yang menjadi gendala yaitu masalah teknologi baik itu computer maupun internet.

                  Sebagai mahasiswa baru yang berasal dari pelosok desa mungkin Teknologi menjadi sebuah gendala.Harap maklum,karena memang pada saat SMA MSL disamping tidak suka pelajaran computer, computer yang tersedia amat terbatas sehingga satu computer harus di pakai 2 sampai 3 orang jadi dari sinilah pembelajaran tidak maksimal.

                  Dari situlah,MSL banyak belajar computer dari temen-temen sekamar dan kadang-kadang juga belajar ngetik di rental ma’had lantai 2.Meskipun saat itu tidak ada tugas sekalipun aku berusaha rental dengan ngetik apapun meskipun itu bukan tugas kuliah,Saat itu yang ada dalam benakku hanya ingin bisa computer agar supaya tidak tertinggal dengan teman-teman seangkatan.

                  Sedangkan untuk Internet aku biasanya rental di warnet setiap malem minggu dengan ambil paket malem mulai pukul 22:00 – 05:00 Pagi dengan harga paket sebesar 10.000.Sebagai teman setia yang mengajariku internet adalah sahabat Eko dia jurusan Teknik Informatika yang kebetulan teman sekelas Program Khusus Perkuliahan Bahasa Arab (PKPBA) di UIN Malang.Disamping rental di warnet aku kadang sering mengikuti pelatihan-pelatihan internet mulai ‘’BELAJAR INTERNET DARI NOL’’ yang diselenggarakan oleh mabna ibnu sina sampai ‘’PELATIHAN PEMBUATAN BLOG’’ oleh Telkom Malang.Dari situlah proses awal MSL membuat situs www.kanal3.wordpress.com pada tahun 2009.

                  Menjadi mahasiswa baru UIN Maliki malang tidaklah mudah karena disamping tinggal di ma’had selama satu tahun kita di tuntut mengikuti program perkuliahan bahasa arab mulai pukul 02:00 – 20:00 WIB.Dan habis sholat subuh kita di tuntut mengikuti Sobaghul lughoh (Sebuah Program Bahasa Di Pagi Hari kadang bahasa arab kadang juga bahasa inggris) setelah program tersebut kita masih di wajibkan mengikuti Taklim Afkar yang biasanya kita ikut mengkaji kitab kuning

                  Itulah Sebuah Proses Pembelajaran yang diterapkan di kampus UIN Maliki Malang bagi mahasiswa baru.Lalu,Apakah selama satu tahun di ma’had Mas Say Laros hanya mengikuti kegiatan Taklim,PKPBA dan Kuliah Saja?Ternyata MSL Pernah juga bergabung dengan organisasi islam aliran keras di kampus UIN Malang ini dan pernah juga aku mau di bunuh karena dituduh dukun SANTET.Bagaimanakah Ceritanya?Simak lanjutan ceritanya di edisi ke-3.

Kota Malang,4 Tahun Penuh Kenangan Sekarang Mas Say Laros Tinggalkan (Edisi 1)

Jumat,19 Oktober 2012

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

                  Tak terasa sudah 4 tahun Mas Say Laros (MSL) menempuh pendidikan di Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim (MALIKI) Malang.4 tahun bukanlah waktu yang pendek bagi MSL tetapi tak terasa semua itu mulai berakhir sejak adanya prosesi Wisuda Dimploma,Sarjana dan Pascasarjana pada tanggal 13 Oktober 2012 kemarin.

                  Masih ingat dalam memory kehidupan MSL 4 tahun lalu tepatnya tahun 2008,Ketika itu habis lulus dari SMA Al-Hikmah Muncar Banyuwangi MSL mencoba ikut Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN 2008) yang bertempat di Kampus Universitas Negeri Jember (UNEJ).Bersama temen-temen seangkatan, kita berangkat dari Stasiun Rogojampi Banyuwangi menuju Jember menggunakan Kereta Api.Sebuah kendaraan murah meriah yang banyak peminat.Itulah pengalaman pertama kali MSL Naik kereta api karena sebelumnya saya sama sekali tidak pernah naik kereta api ketika melakukan perjalanan jauh atau dekat.

                  Pertama kali naik kereta api ada sebuah pengalaman yang tidak menyenangkan karena kita harus berdesak-desakan dengan penumpang lainnya,jadi saat itu saya tidak mendapatkan tempat duduk dan harus berdiri selama 3 jam,mulai banyuwangi-jember.Subhanallah,Pengalaman hidup yang tidak pernah aku lupakan.Dari peristiwa itulah hingga sampai sekarang saya tidak mau jika di ajak pulang malang-banyuwangi dengan menggunakan kereta api,meskipun katanya pelayanan kereta api saat ini lebih enak beda dengan kondisi 4 tahun yang lalu.

                  Sesampai di jember,kita menginap di sebuah pesantren dimana kakak tingkat kita yang kuliah dijember tinggal disana.Selama tinggal disitulah saya banyak mendapatkan wawasan dunia kampus oleh kakak-kakak tingkat,Sebuah wawasan berharga yang belum pernah aku dapatkan selama di jenjang SMA.

                  Setelah mengikuti test SNMPTN 2008 saya pulang ke banyuwangi sambil menunggu hasil akhir test.Setelah ngecek langsung informasi dari internet ternyata aku tidak lolos seleksi baik jurusan manajemen Unej maupun Manajemen Universitas Brawijaya Malang.Akhirnya tanpa menunggu waktu aku memanfaatkan peluang untuk datang langsung ke kota malang untuk mengikuti test di Universitas Negeri Malang (UM) dan Universitas Islam Negeri Malang.

                  Bersama ayah,MSL datang ke malang untuk mengikuti test tersebut.Kebetulan MSL punya saudara di malang jadi sebelum test saya banyak belajar materi yang dibuat test seperti TPA dan bahasa inggris.Hari pertama test di UM berjalan dengan lancar dengan mengambil kosentrasi jurusan Study Pembangunan aku harap-harap cemas antara diterima atau tidak karena memang saingannya lumayan banyak sehingga peluang masuk semakin kecil.

                  Hari kedua MSL ikut test di kampus UIN Malang.Banyak test yang aku ikuti mulai test membaca al-quran,wawancara bahkan sampai test bahasa inggris.Hari pertama test itulah ada kejadian yang menarik karena saya berkenalan dengan 2 orang yaitu saudara Aziz yang juga ikut test ujian dengan mengambil jurusan Pendidikan Agama Islam dia seorang hafidz sedangkan yang satunya adalah sahabat Tio dari nganjuk dia ingin mengambil kosentrasi jurusan manajemen sama dengan jurusan yang ingin aku ambil.Dari dua orang inilah khususnya sahabat Tio yang merubah kehidupanku selama menempuh pendidikan di kampus UIN Malang.

                  Prosesi Test di Dua kampus telah aku lalui bersama,Saat itu aku lupa hari apa yang jelas aku datang ke kampus UM bersama keponakan untuk melihat hasil test ujian ternyata aku sedikit kecewa setelah melihat hasilnya,karena aku tidak lolos test tetapi hanya di jadikan sebagai Cadangan.Jadi dari pada menunggu sesuatu yang tidak pasti antara di terima dan tidak mending aku langsung tancap gas menuju kampus UIN Malang untuk melihat hasil pengumuman yang kebetulan berbarengan.

                  Setelah melihat pengumuman hasil seleksi,Alhamdulillah wajahku mulai berbinar-binar karena aku diterima di Jurusan Manajemen Fakultas Ekonomi UIN Maulana Malik Ibrahim Malang.Meskipun agak sedikit kekecewaan sebelumnya karena hanya diterima sebagai cadangan di kampus UM.Saat itu aku hanya berfikir jika tidak diterima di UNEJ,UB,UM dan UIN saya ingin daftar di Universitas Islam Malang (UNISMA) tetapi rencana-rencana semu tersebut aku batalkan sejak ada pengumuman di terima di UIN Malang tersebut.

                  Kampus yang dijuluki dengan kampus Ulul Albab ini mewajibkan seluruh mahasiswa baru tinggal di asrama (Ma’had) sunan ampel al-ali selama satu tahun untuk mengikuti program pendidikan bahasa arab.Ma’had sunan ampel al-ali adalah Sebuah pesantren mahasiswa yang lokasinya masih dalam satu lingkup kampus UIN.Akhirnya setelah positif diterima di kampus UIN semua barang-barangku aku bawa menuju ma’had disana saya mendapatkan kamar 22 Lantai 2 Mabna Ibnu Rusdy.Di UIN Malang ada beberapa ma’had yang di peruntuhkan untuk mahasantri putra/putri untuk mahasantri putra ada 4 gedung yaitu Al-Ghozali,Ibnu Rusdy,Ibnu sina dan Al-Farabi.

                  Masih ingat dalam memoryku aku tinggal dikamar 22 lantai 2 mabna ibnu rusdy bersama 5 orang yaitu sahabat Saly jurusan Teknik Informatika dari malang,Sahabat Kojek Radikal Jurusan Bahasa Inggris dari Jawa Tengah,Fauzi Jurusan arsitek dari Pasuruan,Arif jurusan psikologi dari Madura,Sahabat Pandu jurusan Pendidikan agama islam dari malang.

      ##Selama Tinggal Di Ma’had, Ada Kisah-kisah yang tidak pernah aku lupakan mulai kisah horror,lucu dan kadang menjengkelkan maupun menegangkan.Bagaimana Lanjutan Ceritanya?Silahkan baca lanjutan artikel ini Edisi Ke-2.

 

Misteri Dibalik Nama Mas Say Laros

Rabu,17 Oktober 2012

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

                  Ketika pengunjung situs www.kanal3.wordpress.com membaca judul diatas mungkin akan merasa sedikit aneh,Memang semua ini saya sengaja, Judulnya saya buat sedikit bombastis agar orang penasaran untuk mengklik tautan corat-coretan ini meskipun sebenarnya isinya gak sesuai dengan judul diatas dan sedikit semrawut tidak beraturan serta nglantur sana sini. :D

                  Tetapi meskipun begitu mudah-mudahan corat-coretan Mas Say Laros di kamar C1 pesantren mahasiswa darul hijrah merjosari malang ini bermanfaat buat temen-temen yang selama ini selalu chating via FB dengan Mas Say Laros serta temen-temen yang selalu mempertanyakan identitas saya yang sebenarnya.

                  Perlu saya jelaskan juga kepada temen-temen Mas say laros di dunia maya yang selama ini menanyakan keberadaan saya via Facebook,Komentar Blog,E-mail,SMS Serta telepon langsung bahwa saya mohon ma’af jika selama ini tidak memberikan informasi secara detail siapa saya sebenarnya,Hal ini dikarenakan Mas say laros juga butuh privasi yang perlu saya jaga agar tidak diketahui oleh public.

                  Beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan adalah terkait nama asli saya,mengapa pakai nama Mas Say Laros (MSL) Dsb.Perlu sahabat ketahui nama saya sebenarnya adalah SAIFUL HADI SANTOSA namun karena di kampus teman-teman memanggir saya MAS SAY maka sejak saat itulah nama ini saya gunakan di dunia maya.Terus,mengapa ada tambahan LAROS?Laros merupakan kepanjangan dari Lare Osing (Lare:Pemuda,Osing:Suku Asli Banyuwangi) jadi LAROS adalah sebuah identitas kebanggan pemuda banyuwangi meskipun sebenarnya saya sendiri secara garis keturunan tidak mempunyai darah suku using tetapi suku jawa.Meskipun demikian nama dunia maya yang aku pakai sekarang ini lebih familiar di telinga temen-temenku dunia maya dan temen-temenku dikampus bahkan beberapa mahasiswa baru malah lebih tau namaku Mas Say Laros dari pada nama asliku.

 Saya membuat weblog www.kanal3.wordpress.com ini sejak tahun 2009. Kanal3 merupakan sebuah wilayah di kecamatan pesanggaran kabupaten banyuwangi dimana saya bersama orang tua tinggal sejak tahun 1999-Sekarang.Sebagai anak tunggal yang hidup dalam keluarga seniman sejak masih duduk di taman kanak-kanak Mas say laros sering diajak ayah ikut tanggapan gandrung,jaranan dan kuntulan karena memang saat itu bapakku menjadi seorang panjak (Penabuh Gamelan).

Karena saking seringnya mendengarkan lagu-lagu using banyuwangi,akhirnya seni-seni tradisional banyuwangi seakan-akan melekat jadi satu dengan darah Mas Say Laros.Oleh karena itu sampai sekarangpun Saya masih ingin lebih mengasah pengetahuanku tentang sejarah seni budaya di kabupaten banyuwangi.Dengan berbagai cara aku lakukan untuk mendapatkan tambahan wawasan ini mulai bertanya dengan suku using asli,membaca buku-buku sejarah sampai browsing-browsing di dunia maya.

Secara umum tema weblog Mas Say Laros ini adalah seni dan budaya lokal khususnya informasi seni dan budaya kabupaten banyuwangi.Meskipun bertema budaya Mas say laros tidak membatasi hanya aspek tersebut yang saya kaji tetapi kadang saya juga membahas masalah,agama,social,pendidikan,ekonomi dan bahkan aktifitas sehari-hari yang saya lakukan.

Setelah kurang lebih 4 tahun saya mengelola situs www.kanal3.wordpress.com banyak manfaat yang saya dapatkan mulai banyak teman dari berbagai daerah,Berkenalan dengan teman-teman dari satu daerah yang sukses di Negara lain,berkenalan dengan sesame penggemar seni budaya banyuwangi bahkan mendapat kritik dan saran dari pengunjung yang tentunya dapat menambah wawasan bagi saya pribadi.

Ketika anda mengunjungi situs ini anda akan melihat beberapa bagian asesoris dalam situs yang sengaja saya pakai karena memang mempunyai filosofis sendiri bagi admin (Mas Say Laros).Dari beberapa asesoris situs antara lain adalah berupa backsound situs ini adalah lagu ‘’LASKAR BLAMBANGAN’’ seperti yang saudara dengar ketika membuka pertama kali kita dengar sebuah alunan lagu ‘’

‘’HE LARE-LARE USING LARE-LARE BANYUWANGI’’‘’DADIYO LASKAR BELAMBANGAN 2X MINAK JINGGO TEKO BUCU WETAN’’ . GODO WESI KUNING GAMANE MINAK JINGGO OJO GAMPANG MUNTING DUNG NGADEPI MUSUHNIRO.’’LAYANG SETO LAYANG KUMITIR ABDINIRO KOYO SABDO PALON…DST’’ (Laskar Blambangan/Nanang YZ :Omprock)

Lagu ‘’LASKAR BLAMBANGAN’’ yang dinyanyikan dengan penuh semangat ini sengaja saya hadirkan agar para pengunjung situs ini selalu semangat seperti semangatnya Adipati MINAK JINGGO dari Tlatah Blambangan yang selalu bersemangat dalam menumpas musuh-musuhnya.

Lalu,pada sisi sebelah kanan bawah ada sebuah gambar orang yang lagi bertapa itu adalah sebuah simbul bahwa Mas Say Laros adalah keturunan jawa asli yang ingin menjunjung nilai-nilai kearifan budaya jawa agar tidak melupakan warisan leluhur yang adiluhung ini.

Sedangkan tulisan ‘’MAS SAY LAROS’’ disebelah kiri bawah dengan hiasan motif api yang membara adalah sebuah simbul bahwa Sampai kapanpun Mas Say Laros akan tetap bersemangat bagaikan api yang berkobar untuk konsisten melestarikan seni dan budaya kabupaten banyuwangi sampai akhir hayat.

Untuk background situs,Mas Say Laros menggunakan gambar seorang penari GANDRUNG BANYUWANGI yang merupakan icon pariwisata di bumi blambangan ini.Hal Ini merupakan sebuah simbul bahwa disamping Mas Say Laros melestarikan budaya JAWA saya juga berusaha untuk konsisten melestarikan Budaya Using agar SENI DAN BUDAYA Kabupaten Banyuwangi ini akan tetap Di GANDRUNGI oleh siapapun dan sampai kapanpun.

Lalu,disebelah kanan dan kiri bagaian atas saudara akan menemukan gambar Elang yang terbang melanglang buana seantero negeri.Ini merupakan simbul bahwa Meskipun Seni dan budaya banyuwangi merupakan kesenian lokal tetapi saya ingin Seni dan Budaya banyuwangi ini dikenal oleh Masyarakat GLOBAL yang selalu menanti-nanti akan kehadirannya.

Lalu,pada banner yang saya pakai ada sebuah tulisan ‘’Padepokan Mas Say Laros,Nguri-Nguri Budoyo Jawi’’ Ini merupakan sebuah pesan bahwa Mas Say Laros ingin memberikan informasi kepada semua pembaca situs bahwa kabupaten Banyuwangi mempunyai banyak kebudayaan yang unik baik dari suku asli banyuwangi yaitu suku using maupun suku pendatang yaitu suku jawa.Dari situlah saya ingin memadukan bahwa kedua budaya yang berbeda suku ini di banyuwangi bisa hidup berdampingan dengan damai.Oleh karena itu Padepokan Mas Say Laros ini merupakan sebuah tempat dunia maya yang memberikan infromasi-informasi seputar seni budaya banyuwangi.

MAS SAY LAROS BERHARAP MUDAH-MUDAHAN MELALUI SITUS INI DAPAT MENAMBAH WAWASAN BAGI KITA SEMUA DAN LASKAR BLAMBANGAN KHUSUSNYA LEBIH BANGGA DAN CINTA DENGAN KEBUDAYAAN KITA SENDIRI.

SALAM JENGGIRAT TANGI

Mas Say Laros ini menamatkan pendidikan formalnya di :

TK Pertiwi VII Pesanggaran Banyuwangi (Lulus 1995)

SD VI Ringin Agung Pesanggaran Banyuwangi (Kelas 1 – 3)

SD Sumber Mulyo III Pesanggaran Banyuwangi (Kelas 4- Lulus 2002)

MTSN  Pesanggaran Banyuwangi (Lulus 2005)

SMA Al-Hikmah Muncar Banyuwangi (Lulus 2008)

Jurusan Manajemen Keuangan Fakultas Ekonomi Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (Lulus 2012)

Disamping itu Mas Say Laros juga pernah mengenyam pendidikan nonformal yaitu Di:

Pondok Pesantren Minhajut Thullab Sumber Beras Muncar Banyuwangi (2005 – 2008)

Ma’had Sunan Ampel Al-Ali Malang (2008 – 2009)

Pesantren Mahasiswa Darul Hijrah Merjosari Malang (2009 – Oktober 2012)

Kekecewaan Konsumen Brother Foto Malang (Edisi 2)

Kamis,18 Oktober 2012

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

Aku bertanya ‘’Rumahnya Dimana Bu?

‘’Utara Sardo Swalayan,Setelah menemui 2 gapura ke utara belok ke barat.Nanti silahkan Tanya ke masyarakat sekitar nama Mas Fery istrinya jualan lontong.’Kata ibu tersebut. ‘’Baiklah Bu,Nanti saya akan kesana.Namun sebelumnya saya minta NO HP nya Mas Fery terlebih dahulu ‘’Aku berusaha bertanya kembali.

Ini No HP  nya 0812333074XX ‘’Jawab ibu itu,sambil membacakan dan memegang HP ditangannya.Setelah mendapatkan informasi tersebut,Sore itu juga aku bergegas menuju rumah Mas Fery bersama saudara Fauzi yang sejak tadi menjadi teman setiaku.

Akhirnya dengan berbekal alamat yang ditunjukkan Ibu tadi,Kita menuju kerumah Mas Fery.Sekitar 10 menit kemudian kita sudah sampai di sekitar alamat yang dimaksud.Karena belum paham betul seperti apa sosok Mas Very saya sempat bertanya kepada Ibu-ibu yang saat itu sedang membawa semangkok nasi untuk menyuapi anaknya.

‘’Ibu Rumahnya Mas Very Tukang Foto Mana Ya?Kataku.

‘’’Oo..itu loe mas,sampean belok ke kiri (Sambil tangannya mengacungkan jari telunjuk).Yang Istrinya jualan Nasi khan? (Katanya)

‘’Ia bu benar,Terima kasih bu atas informasinya.

Akhirnya aku menuju kelokasi dimana Mas Very tinggal,Sebelum masuk rumah saya mencoba bertanya kepada seorang wanita yang sedang berjualan makanan tepat didepan rumah yang di maksud ibu tadi.

‘’Ini rumahnya mas very bu?aku bertanya.

‘’Oia mas,benar.Sampean masuk dulu’’Dia mempersilahkan aku masuk kedalam rumah sedangkan temenku Fauzi menungguku diluar rumah.Selang beberapa menit kemudian Mas Very datang menghampiriku.Dari situlah kita saling bercakap-cakap terkait dimana foto saya yang sebenarnya.

Lalu mas very bertanya’’ Sampean kemarin fotonya disebelah mana mas?

‘Di sebelah barat masjid ulul albab mas.’’jawabku singkat

‘Loe kalau dimasjid ulul albab ambilnya tidak disini.Karena saya kemarin fotonya di barat gedung Bj.Habiebie. ‘’Jawabnya penuh enteng.

Lalu,Terus foto saya dimana mas?

Kalau sampean fotonya di barat masjid.Ya di tempat tadi (BROTHER FOTO Jl.Raya Candi V-B),Itu yang foto orangnya yang satu kurus dan yang cewek gemuk.Benar khan?

‘’Oia,benar Mas.’’Jawabku.

‘’Mungkin dia lagi kerja,sehingga yang dirumah ibunya saja karena tidak mau ribet maka foto dialihkan ke saya,wes gini aja saya kasih No HP nya yang foto sampean tadi namanya mas amin.Ini No HP nya (Amin:0838485768XX dan Muhtar:0857554706XX)

Aku sampai pusing saat itu,yang benar yang mana?Brother Foto ini sangat tidak professional,Ini dapat dilihat dari saling lempar tanggung jawab sehingga menimbulkan kerugian di pihak konsumen (Rugi tenaga maupun waktu).

Karena aku sudah jenuh,maka aku menyuruh rekan Fauzi untuk pulang aja.Rencananya aku mau ke Brother Foto lagi hari Jumat 19 Oktober 2012.

Akhirnya sesuai yang aku rencanakan sejak awal yaitu aku datang lagi ke Brother Foto pada hari Jumat 19 Oktober 2012.Aku kesana bersama sahabat Yusuf (Dia adalah temenku di pesantren mahasiswa.).Aku masih ingat saat itu,kita berangkat kesana setelah magrib.

Alhamdulillah sesampai disana kita bisa bertemu dengan Mas Amin dan istrinya,setelah sedikit berbasa-basi akhirnya kita mencoba mengecek foto yang ada di dua memory yang saat pemotretan di UIN Dipakai.Tetapi ketika aku dan yusuf mengecek.Tidak ada satupun gambarku disana.Mas Amin hanya bilang ‘’Ini aja sampean bawa,karena biasanya sering yang wisuda lupa dengan fotonya (Dia menyodorkan sekeping CD-ROM yang isinya foto-foto Wisudawan/wati ketika di UIN Maliki Malang kemarin).Ok lah.setelah itu kita berpamitan pulang sambil membawa sekeping CD-ROM yang dikasihkan tadi.

Sampai dipesantren,saya menghidupkan Laptop.Dan mengecek satu persatu foto yang ada dalam CD-ROM tadi.Namun tak ada satupun foto Wisuda Mas Say Laros terpajang disana.Meskipun dari semua foto ada satu foto anak manajemen tetapi itu foto seorang cewek.Akhirnya aku mencoba SMS yang bunyinya ‘’Mas,Fotonya tidak ada’’ yang aku kirim ke 3 No HP.Yaitu 2 nomer sesuai kwitansi dan 1 no yang diberikan Mas Fery.

Tanpa menunggu waktu lama,aku bergegas kembali ke Mas Amin bersama Yusuf untuk mengembalikan CD-ROM tadi.Sebelum masuk rumah Mas Amin.Aku melihat rumahnya begitu sepi.Beberapa detik kemudian ada seorang ibu mempersilahkan kami masuk.

Setelah itu,sang Ibu tadi masuk keruang pribadinya sebentar untuk membangunkan Mas Amin dan istrinya.Aku gak tau pasti yang jelas suaranya keras terdengar dari ruang tamu.

Pertama kali ibu tersebut membangunkan Istrinya mas amin ‘’Tangi-tangi,itu loe mas yang ambil foto tadi datang lagi ‘’(Kata ibu tadi dengan sangat keras’

Dari ruang tamu terdengar ‘’Mase ae (Suami saya saja),aku sek repot ini’’ jawab si perempuan tadi.Akhirnya ibu tadi bergantian membangunkan mas amin dengan kata yang sama dan jawabannya juga sama yaitu dilempar kepada sang istri.

Dari situ sambil duduk di ruang tamu aku mulai curiga ada yang tidak beres.Akhirnya aku melihat sesosok pria keluar dari ruang belakang sambil berkata cukup enteng ‘’Awak e kudu kesel mas (Badanku capek)’’.Saat itu aku memang tidak perduli sama sekali yang penting saya ingin menuntut HAK saya sebagai konsumen.

‘’Aku berkata simple ‘’Mas Fotonya tidak ada sambil aku menyodorkan CD-ROM kepada mas amin.

‘’Yaudah,No Sampean berapa nanti saya hubungi karena ntar tak tanyakan ke bagian yang mengantar foto kemarin’’ kata mas amin

Ketika minta No HP ku,Mas Say Laros sudah mulai curiga.Biasanya orang minta No HP itu Tanya nama saya buat disimpan tetapi saat itu dia tidak Tanya nama saya.Apa mungkin dia sudah tau nama saya,atau mungkin dia hanya pura-pura mencatat no HP.Tak taulah yang benar yang mana.

Setelah memberikan No HP,Kita bergegas pulang dengan harapan secepatnya mendapatkan informasi yang tepat.

Nach,puncaknya pada hari minggu,21 Oktober 2012.Sekitar pagi hari saya SMS ketiga nomer lagi menanyakan bagaimana perkembangan foto saya dengan bahasa jawa halus.Lagi-lagi tidak ada jawaban.Padahal Mas amin sudah berjanji akan memberikan informasi kepada saya.

Akhirnya,habis magrib kita menuju kesana lagi karena sudah hilang kesabaran Mas Say Laros harus diundur-undur terus.Sesampai disana,lagi-lagi saya hanya bertemu dengan Ibu dan Bapak tadi.Namun mas amin dan istrinya tidak ada dirumah.

Ibu tersebut sempat berkata,Mas aminnya habis dirumah sakit langsung pulang kerumahnya sana.Katanya badannya tidak sehat.Dalam pikiranku hanya berkata ‘’Tak peduli apapun kondisi keluarganya yang jelas aku minta pertanggung jawabannya’’

Lalu ibu tersebut menelepon seseorang menanyakan foto saya,Dia menjawab jika fotoku dicari tidak ada.

Terus,bagaimana tanggung jawabmu masnya ini mau pulang lebaran ‘’Kata Ibu Tadi.

Disela-sela pembicaraannya aku menimpali ‘’Fotonya hilang tidak apa-apa bu,yang penting uangnya kembali.

Ibu tersebut masih asik mengobrol dengan orang ditelepon tadi.’’Ternyata masnya mau uangnya kembali,mana uangnya buat ganti karena aku sudah tidak punya uang lagi tadi habis buat bayar listrik habis 100.000 lebih.

Setelah terlibat percakapan akhirnya aku dicarikan pinjaman uang 100.000 dari tetangga depan rumah ibu tadi.Hanya kata ma’af ma’af dan ma’af yang terlontar dibibir ibu tadi sambil menyodorkan uang sebesar Rp.100.000 dan akupun juga memberikan kwitansi pembayaran yang diberikan kepadaku ketika foto kemarin.Akhirnya setelah semua beres kita pamit pulang untuk menuju ke PESMA.

Ini adalah sebuah pengalaman berharga dan saya harap tidak terulang kembali.Dan saya juga mohon agar Brother Foto lebih bersikap professional dalam bekerja.Seorang konsumen menggunakan jasa anda karena mereka percaya bahwa perusahaan anda adalah perusahaan jasa yang professional.

Moment wisuda adalah moment istimewa,Meskipun uangku kembali 100% itu semua tidak akan mengembalikan memory masa lalu ketika prosesi wisuda kemarin.Apalagi wisudaku ini adalah teristimewa dalam kehidupan Mas Say Laros karena di hadiri oleh saudara,bibi dan kakak-kakakku yang ada di malang dan belum tentu pada periode-periode berikutnya kita akan bisa berkumpul kembali.

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: