Download Software Kamus Bahasa Using Banyuwangi Edisi MARET 2014

Alhamdulilah akhirnya kamus bahasa using banyuwangi versi digital edisi ke-tiga ini bisa terwujud. Mudah-mudahan dengan desain yang lebih simple ini bisa memudahkan pembaca dalam mempelajari bahasa suku asli banyuwangi yaitu suku using. Nach bagi temen-temen yang ingin mempelajari bahasa using lebih mudah silahkan download software bahasa using banyuwangi edisi MARET 2014  berikut ini :

KAMUS BAHASA USING EDISI MARET 2014

MAU DOWNLOAD ???

KLIK DISINI

atau

http://www.mediafire.com/download/d73aofzcaxaoo93/KAMUS+USING+MARET+2014.rar

LASKAR BANYUWANGI

JENGGIRAT TANGI

Sumber Kosakata Kamus :

Penampilan Rebana Campursari ‘’Al-Falah’’ Di Pendopo Kecamatan Pesanggaran Banyuwangi

Selasa,14 Januari 2014

Salam Jenggirat Tangi !!!

Selamat Datang di Pdepokan Mas Say Laros !!!

Pada malam hari ini tepatnya hari selasa malam rabu tanggal 14 Januari 2014 Mas Say Laros beserta rombongan group Rebana Campursari ‘’AL-FALAH’’ Ringin Agung Pesanggaran Banyuwangi dipercaya oleh punggowo kecamatan pesanggaran untuk mengisi acara sebelum acara peringatan maulid nabi Muhammad SAW dimulai.

Acara yang berlangsung dipendopo kecamatan pesanggaran pada pukul 20:00 WIB ini dihadiri oleh warga pesanggaran dan sekitarnya. Seperti biasa untuk mengawali acara kita biasanya menyanyikan lagu pambuka dari seni rebana campursari al-falah pesanggaran banyuwangi yang dibawakan langsung oleh Mas Say Laros beserta Ibu Pur sedangkan lagu berikutnya berjudul Gancang Lamaren Versi sholawat dan lagu Bismillah.

Acara ini meskipun sederhana namun mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat sekitar. Bahkan mubaliq yang menjadi pembicara pada malam hari ini pun sangat mengapresiasi atas kreatifitas Group rebana campursari al-falah ini.Terbukti setelah acara selesai ditutup dengan lagu wajib kabupaten banyuwangi yaitu Umbul-Umbul Belambangan.

Mas Say Laros selaku anggota group rebana campursari al-falah pesanggaran banyuwangi mengucapkan terima kasih kepada bapak muspida pesanggaran atas kepercayaannya kepada kami untuk menghibur masyarakat pesanggaran dan sekitarnya dalam rangka peringatan kelahiran Rasullullah SAW pada tahun 2014 ini semoga ikatan emosional seperti ini akan selalu terjalin dengan baik.Amin

Sejarah Asal Usul Nama BANYUWANGI

Salam Jenggirat Tangi !!!

Selamat Datang di Padepokan Mas Say Laros !!!

                        Menurut sejarah wilayah timur pulau jawa yaitu tepatnya dikabupaten banyuwangi pada jaman dahulu kala Banyuwangi memiliki kekayaan alam yang melimpah ruah yang dipimpin oleh seorang Prabu Sulahkromo. Waktu beliau memerintah dibantu oleh seorang patih yang Gagah perkasa, arif , ganteng yang bernama Patih Sidopekso.

Istrinya Patih Sidopekso yang bernama sritanjung adalah seorang wanita yang cantik jelita baik budinya bahkan sampai-sampai Raja-raja dinegeri lain tergila-gila dengan kecantikannya. Agar tercapainyanya Tujuan Raja maka Raja menipu dengan cara merayu Sri Tanjung, dan memerintahkan Patih Sidopekso untuk menunaikan kewajiban yang tidak mungkin dilakukan oleh manusia.

Sidopekso tanpa merasa khawatir dengan tegas dan gagah berani melakukan perintah Raja tersebut. Akhirnya Patih Sidopekso berangkat untuk menunaikan tugas Raja. Prabu Sulahkromo kurang Ajar, yaitu menipu dan merayu dengan cara membuat fitnah kepada Sri Tanjung tetapi ternyata keinginan Raja tidak terwujud karena Sri Tanjung memiliki pendirian yang kuat dia malah terus mendoakan untuk keselamatan suaminya . Akhirnya sang Raja tidak terima rasa cintanya ditolah oleh Sri Tanjung.

Setelah Patih Sidopekso pulang dari menunaikan tugasnya, sang patih langsung menghadap sang Raja Sulahkrama. Akhirnya Akal Busuk Raja keluar, patih sidopekso difitnah dia mengatakan pada sat patih keluar istana Sri Tanjung menghadap raja untuk mengajak berbuat serong  dengan raja.

Tanpa pikir panjang, sang patih langsung menemui sri tanjung  sambil marah-marah dan menuduh sri tanjung tanpa alasan. Namun tentu saja Sri Tanjung berontah dan membantah semua tuduhan akhirnya tanpa pikir panjang Prabu Sidopekso mengancam sri tanjung dan akan membunuhnya. Sri tanjung diseret dipinggir sungai namun sebelum Sri Tanjung dibunuh Sri Tanjung memohon kepada suaminya sebagai bukti kejujurannya dia ingin nantinya Jasadnya diceburkan kesungai itu. Jika darahnya berbau busuk maka dia Bersalah namun Jika darahnya berbau Harum maka dia Tidak bersalah.

Namun Patih sidopekso tetap tidak menghiraukannya, dia mengambil sebilah keris dan menusukkan kepada Sri Tanjung sampai dia meninggal dunia setelah itu jasad sri tanjung diceburkan kesungai namun apa yang terjadi? Ternyata air sungai berbau harum sambil berkata ‘’Banyu wangi …Banyu Wangi yang artinya AIR HARUM maka sampai sekarang daerah itu dinamakan BANYUWANGI.

                       

 

 

Kabupaten Banyuwangi, Sebuah Kota SERIBU RUJAK

Salam Jenggirat Tangi !!!

Selamat Datang di Padepokan Mas Say Laros !!!

‘’ Sing koyo ring banyuwangi rujak akeh maceme, durung weruh rasane magih arane, nganeh-nganehi. Lalio nong kang dodol, tapi ojo lali nang rujake ‘’

Sekelumit gending/ lagu banyuwangi yang Populer pada pertengahan tahun 1970-an tersebut berjudul RUJAK SINGGUL. Dibanyuwangi memang ada puluhan nama-nama rujak seperti Rujak Wuni, Rujak Locok, Rujak Lethok, Rujak Kecut, Rujak Pecel, Rujak Cemplung rujak singgul dan rujak-rujak lainnya. Nama-nama rujak tersebut dialamatkan pada bahan-bahan yang digunakannya.

Lagu RUJAK SINGGUL ini, pengarang berusaha mengumpulkan nama-nama rujak yang ada dibumi blambangan dengan menggambarkan cita rasa dan bagaimana caranya mengolah rujak dll. Namun akhir-akhir ini ternyata bermunculan rujak baru yang bernama RUJAK SOTO, Nama ini bukan berasal dari penjual rujak itu sendiri namun nama ini malah berasal dari pengunjung yang selalu setia membeli rujak soto. Disamping itu sekarang juga muncul RUJAK BAKSO yang merupakan campuran bumbu rujak dan bakso dan bagi yang suka merasakan sambal pecel dan dicampur dengan rawon sekarang muncul makanan dibanyuwangi yang diberi nama PECEL RAWON.

Jadi dari sini dapat kita simpulkan ternyata dibanyuwangi memiliki berbagai jenis wisata kuliner Rujak yang memiliki citarasa yang MAK NYUS. Maka tidak heran jika dalam lagu RUJAK SINGGUL itu digambarkan jika RUJAK Banyuwangi memiliki cita rasa yang aneh, unik dan Kreatif.

Sumber : Tim Bangkit Prestasi Banyuwangi

Asal-Usul Nama Indonesia dan Nusantara

Pada saat itu Gajah mada sedang bersemedi di madakaripura. Nama Nusantara berasal dari dua kata bahasa Sanskerta, yaitu nusa yang berarti “pulau” dan antara yang berarti “luar”. Nusantara digunakan untuk menyebut pulau-pulau di luar Majapahit (Jawa). Perkataan Nusantara kita dapatkan dari Sumpah Palapa Patih Gajah Mada yang diucapkan dalam upacara pengangkatannya menjadi Patih Amangkubhumi Kerajaan Majapahit (tahun 1258 Saka/1336 M) yang tertulis di dalam Kitab Pararaton (Raja-raja):

Sira Gajah Mada Patih Amangkubhumi tan ayun amuktia palapa, sira Gajah Mada, “Lamun huwus kalah nusantara isun amukti palapa, lamun kalah ring Gurun, ring Seran, Tañjung Pura, ring Haru, ring Pahang, Dompo, ring Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, samana isun amukti palapa”.

(Beliau Gajah Mada Patih Amangkubumi tidak ingin melepaskan puasa. Ia Gajah Mada, “Jika telah mengalahkan nusantara, saya (baru akan) melepaskan puasa. Jika mengalahkan Gurun, Seran, Tanjung Pura, Haru, Pahang, Dompo, Bali, Sunda, Palembang, Tumasik, demikianlah saya (baru akan) melepaskan puasa”.)

Gurun = Nusa Penida

Seran = Seram

Tañjung Pura = Kerajaan Tanjungpura, Ketapang, Kalimantan Barat

Haru = Sumatra Utara (ada kemungkinan merujuk kepada Karo)

Pahang = Pahang di Semenanjung Melayu

Dompo = Dompu, sebuah daerah/kabupaten di pulau Sumbawa

Bali = Bali

Sunda = Kerajaan Sunda

Palembang = Palembang atau Kerajaan Sriwijaya

Tumasik = Singapura

Dapat dikatakan penamaan nusantara ini adalah berdasarkan sudut pandang Majapahit (Jawa), mengingat pada waktu itu belum ada sebutan yang pasti untuk menyebut seluruh kepulauan yang sekarang bernama Indonesia dan juga Malaysia). Sebutan Nusantara pernah coba dihidupkan oleh Ki Hajar Dewantara untuk mengggantikan sebutan Hindia Belanda (Nederlandsch-Indie), namun setelah disetujuinya penggunaan sebutan Indonesia oleh Kongres Pemuda Indonesia (dalam Sumpah Pemuda) tahun 1928, sebutan Nusantara digunakan sebagai sinonim untuk menyebut kepulauan Indonesia.

Nama Indonesia berasal dari dua kata bahasa Yunani, yaitu indo/indu yang berarti Hindu/Hindia dan nesia/nesos yang berarti pulau.

Sejarah dan Arti Nama Indonesia (diringkas dari Wikipedia)

Orang yang pertama kali memperkenalkan nama Indonesia adalah orang Inggris bernama George Samuel Windsor Earl dalam tulisannya yang berjudul “On the Leading Characteristics of the Papuan, Australian and Malay-Polynesian Nations” pada tahun 1850 di Journal of the Indian Archipelago and Eastern Asia (JIAEA), terbitan Singapura.

indonesian archipelago mapDalam tulisan tersebut Earl mengusulkan dua alternatif nama untuk menggantikan sebutan Hindia (Indie/India), yaitu Malayunesia dan Indunesia. Earl sendiri lebih menyukai menggunakan sebutan Malayunesia mengingat bahasa pergaulan (lingua franca) di kepulauan ini adalah bahasa Melayu. Selanjutnya Richardson Logan mengambil nama Indonesia dari Earl dan untuk alasan kenyamanan pelafalan, ia mengganti huruf u menjadi o. Untuk pertama kalinya nama Indonesia muncul di dunia internasional melalui tulisan Logan di JIAEA (1850) yang berjudul “The Ethnology of the Indian Archipelago”.

Tahun 1884 Adolf Bastian dari Universitas Berlin menerbitkan buku sebanyak lima volume dengan judul Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel (Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu). Buku inilah yang membuat nama Indonesia menjadi popular di kalangan cendekiawan Belanda, sehingga membuat sebagian kalangan salah mengira bahwa nama Indonesia diciptakan oleh Bastian, padahal ia mengambil istilah tersebut dari tulisan-tulisan Logan. Pada akhirnya istilah Indonesia tersebut sampai ke tangan orang-orang Indonesia pada awal abad ke-20 dan menjadi indentitas bagi sebuah bangsa yang memperjuangkan kemerdekaan dari penjajahan Belanda.

google.com

Bangunan Inggrisan Atau Gedung Loji Di Kecamatan Banyuwangi

Asrama Inggrisan, terletak di Kelurahan Kepatihan, Kecamatan Banyuwangi, Kabupaten Banyuwangi, tepat di seberang alun-alun, di tengah kota Banyuwangi.

Periode tahun 1766-1881 tempat ini digunakan sebagai Lodge (penginapan) untuk saudagar Inggris yang datang ke Banyuwangi. Pada tahun 1811, tempat ini dikuasai oleh Belanda dan digunakan sebagai asrama perwira. Seiring kedatangan Jepang ke Banyuwangi, bangunan ini juga berpindah tangan dan dipakai sebagai markas Kanpetai. Pasca kemerdekaan Indonesia sampai 1949, bangunan kembali berubah fungsi sebagai asrama Batalion Macan Putih. Akhirnya, kini Asrama Inggrisan berfungsi sebagai rumah dinas para anggota Kodim 0825 Banyuwangi. Hari ini, tempat ini dihuni oleh sekitar 25 keluarga anggota Kodim 0825 Banyuwangi, dengan jumlah penghuni mencapai tak kurang dari 70 orang.

Menurut catatan sejarah yang berhasil dikumpulkan oleh Komunitas Pencinta Sejarah Banyuwangi, Asrama Inggrisan pernah berfungsi sebagai stasiun kabel telegraf bawah laut yang menjadi titik penghubung komunikasi antara pihak Inggris dengan Australia. Pada 1870, British-Australian Telegraph Company memasang kabel dengan rute dari Banyuwangi ke Darwin. Rute ini merupakan salah satu bagian dari proyek menghubungkan dunia melalui kabel
(Informasi ini ditulis oleh Bill Glover dalam “Dutch East Indies Government” yang dimuat di http://www.atlantic-cable.com/). Namun jejak kabel telegraf ini sudah dihancurkan oleh Jepang pada saat perang dunia kedua.

Sayang, hari ini bangunan Asrama Inggrisan yang sudah berdiri dua setengah abad ini tampak merana, kumuh, dan tidak terawat. Padahal seperti kata Soekarno “Bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai sejarah bangsanya”. Dan Asrama Inggrisan jelas merupakan bagian penting dari sebuah perjalanan sejarah, dan sebagai saksi bisu perjuangan rakyat tanah Blambangan dalam membela tanah air tercinta. Lalu sampai kapan Asrama Inggrisan akan terus dibiarkan merana dan terlupakan..?

(Special thanks to Kisma Donna Wijaya & Komunitas Pencinta Sejarah Banyuwangi atas berbagi info dan meluangkan waktunya untuk mengajak saya merasakan denyut dan atmosfer bumi Blambangan..) — bersama Nia Kuderi dan 102 lainnya.

Profil Massay Education Center,Lembaga Pendidikan Bahasa Inggris Di Pesanggaran Banyuwangi

Selasa,17 September 2013

Salam Jenggirat Tangi !!!

Selamat Datang Di Padepokan  Mas Say Laros !!!

      Massay Education Center atau biasa disingkat MEC Merupakan sebuah lembaga pendidikan Non Formal di Wilayah Pesanggaran Banyuwangi yang focus pada pembelajaran bahasa asing khususnya bahasa inggris.Lembaga yang didirikan pada Hari Selasa,17 September 2013 ini didirikan langsung Oleh Mas Say Laros sekaligus sebagai pemilik/owner lembaga MEC.

      Meskipun masih seumur jagung lembaga yang berlokasi diwilayah pesanggaran banyuwangi ini disambut antusias oleh masyarakat sekitar.Hal ini dikarenakan disamping untuk memudahkan para orang tua dalam mendidik anak-anaknya terutama dalam berbahasa asing mereka juga sangat senang anak-anak mereka diajari dengan kegiatan yang positif melalui MEC.

      Sebenarnya munculnya lembaga MEC ini berawal dari kegalauan Mas Say Laros ketika pulang kampung melihat anak-anak kecil dan beberapa teman sepermainan Mas Say Laros merasa kesulitan untuk berbahasa asing khususnya Bahasa Inggris padahal saat ini Pemerintah kabupaten banyuwangi lagi gencar-gencarnya promosi pariwisata kabupaten banyuwangi diluar negeri.Bahkan diwilayah Mas Say Laros ada sebuah pantai yang dikenal dengan Pantai Pulau Merah memiliki pesona yang luar biasa sehingga setelah pemerintah mempromosikan pariwisata Red Island ini banyak turis lokal maupun mancanegara yang datang kebanyuwangi untuk mengunjungi wisatanya.

      Bahkan kadang-kadang para turis mancanegara sering berbaur dengan penduduk lokal hanya sekedar minta foto dan melihat aktifitas penduduk seperti menanam padi, memanen padi, serta beberapa penampilan kesenian Tradisional seperti Janger, Gandrung dan jaranan buto. Namun setelah mereka berbaur masalah baru akan muncul yaitu tergendala masalah bahasa sehingga penduduk lokal yang seharusnya bisa menjelaskan potensi pariwisata daerahnya hanya diam dan tersenyum karena tidak bisa mengesplore lebih jauh kepada tamu mancanegara tersebut,kenapa demikian?Ya tentu saja lagi-lagi gendalanya masalah bahasa asing yang tidak dikuasai oleh penduduk lokal.

      Maka dari itu,Meskipun mas say laros sangat cinta dengan seni budaya kabupaten banyuwangi bukan berarti benci dengan bahasa asing justru dengan kita bisa mengerti bahasa internasional akan semakin mudah kita menjelaskan kepada dunia bahwa Banyuwangi memiliki potensi pariwisata yang sangat menakjubkan dan tidak kalah dengan Negara lain.

      Sebagai pemilik lembaga MEC Mas Say Laros berharap agar para students MEC Tetap semangat dalam belajar tidak hanya bahasa inggris tapi juga semua ilmu  agar supaya kelak kalian bisa menjadi pemimpin-pemimpin bangsa yang berakhlaqul karimah dan tidak melupakan kearifan budaya Lokal.

      Salam Jenggirat Tangi !!!

Lagu Banyuwangi : KANGGO RIKO Oleh DEMY

Halal Bihalal 2013 Keluarga Pelajar Mahasiswa Banyuwangi Yogyakarta (KPMBY) di Sukerojo Bangorejo Banyuwangi

Selasa,13 Agustus 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang di Padepokan Mas Say Laros…

Hampir Setiap wilayah di Indonesia ini memiliki organisasi daerah yang bertujuan untuk menghimpun dan mempererat tali silaturahim antar warga yang berasal dari satu daerah.Begitu Juga dengan Kabupaten Banyuwangi,dibeberapa wilayah juga ada komunitas-komunitas warga banyuwangi yang bertujuan untuk mempererat tali silaturahim sesama warga banyuwangi.

Kalau di Malang ada FKMB (Forum Komunikasi Mahasiswa Banyuwangi), LAROSMA (Lare Osing Malang), PELANGI (Perseduluran Lare Banyuwangi),IKAWANGI (Ikatan Mahasiswa Banyuwangi) Dll di Yogyakarta yang terkenal dengan Kota Pendidikan dan Budaya ini juga mempunyai Organisasi Daerah (ORDA) yang dikenal dengan nama KPMBY atau Keluarga Pelajar Mahasiswa Banyuwangi Yogyakarta.

KPMBY ini didirikan pada tanggal 6 Agustus 1957 di Yogyakarta dengan Tujuan untuk menyelenggarakan wahana komunikasi interpersonal dilingkungan mahasiswa banyuwangi dengan mengedepankan rasa kekeluargaan.

Bertepatan dengan moment lebaran Idul Fitri 1434 Hijriah kali ini (KPMBY) yang merupakan singkatan dari Keluarga Pelajar Mahasiswa Banyuwangi Yogyakarta melaksanakan Agenda Tahunan berupa Halal Bihalal.Untuk Halal Bihalal Tahun ini di adakan di Dusun Sukomukti RT/02 RW/05 Desa Sukorejo Kecamatan Bangorejo Kabupaten Banyuwangi.

Kebetulan Mas say laros mempunyai teman dari KPMBY yang bernama Kholiq dia sekarang kuliah S2 di UIN Jogja,Oleh karena itu dialah yang mengajak Mas Say Laros menghadiri acara Halal Bihalal yang diadakan di desa yang tidak jauh dari rumah Mas say laros ini.

Lokasi acara Halal Bihalal 2013 ini Dari Rumah Mas Say Laros yang ada di Pesanggaran tidak jauh,mungkin sekitar 15 menitan.Mas say laros dan Kholiq menuju kesana menggunakan sepeda motor.Tidak sulit memang untuk mencari Lokasi acara karena memang alamat yang diberikan sudah sangat jelas yaitu jika sudah menemui SDN 2 Sukorejo lurus keselatan dan jika menemui per-empatan belok ke kiri sekitar 200 M lalu jika menemui rumah yang ber-Cat Orange dan ada pintu gerbangnya maka itulah tempat acara.

Sampai di lokasi acara,Kita melihat teman-teman KPMBY yang lain sudah berkumpul.Tentu saja Kita mengucapkan Salam dan bersalaman dengan mereka sebagai wujud keakraban sesama warga banyuwangi.Sambil menunggu acara dimulai, kita menyempatkan ngobrol-ngobrol dengan teman-teman KPMBY yang lain.Ternyata KPMBY ini tidak hanya berasal dari satu kampus namun terdiri dari mahasiswa berbagai kampus swasta maupun negeri seperti UII,UIN ,UMJ ,UNJ, UGM dan sebagainya.

Sekitar pukul 11:00 WIB acara baru dimulai dengan dibuka langsung oleh Ketua KPMBY yaitu saudara Fauzi yang merupakan mahasiswa Syariah UIN JOGJA.Acara selanjutnya yaitu sambutan Tuan Rumah dalam Hal ini disambut langsung oleh Ayahnya Rika Lailatul R.Dalam sambutannya beliau mengucapkan terima kasih atas kedatangan kita semua dan tentunya beliau mohon ma’af jika dalam menyambut sahabat KPMBY kurang berkenan di hati.

Doa merupakan rangkaian acara yang terakhir.Setelah itu Ramah Tamah yang diisi dengan makan bersama sahabat KPMBY.Meskipun Mas Say Laros bukan pengurus maupun anggota KPMBY tetapi saya bisa merasakan rasa solidaritas dan kebersamaan begitu terjalin antar warga KPMBY.

Akhirnya kita sudah berada di ujung acara yang di isi dengan Foto bersama kader KPMBY sebagai kenang-kenangan.Setelah itu kita semua berpamitan kepada tuan rumah dan sahabat Fauzi selaku ketua KPMBY dengan harapan ikatan emosional seperti ini masih tetep terjalin kedepannya.

 

 

Contoh Teks Pidato/Khutbah Jumat ‘’ Perjuangan Menuju Masyarakat Tauhid

Jumat,19  Juli 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…  

Perjuangan Menuju Masyarakat Tauhid

Oleh: Mulyono

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.
يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.
أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِى النَّارِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الدِّيْنِ.

Saudara-saudara sekalian, sidang jamaah Jum’ah rahimakumullah
Dari mimbar yang kita muliakan ini, ijinkanlah khatib mengajak kepada diri khotib sendiri, dan juga kepada saudara-saudara sekalian, marilah kita selalu bertaqwa kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala . Selalu bertaqwa dalam arti yang sebenarnya dan selurus-lurusnya. Menjalan-kan secara ikhlas seluruh perintah Allah Subhannahu wa Ta’ala, kemudian menjauhi segenap larangan-larangan Nya. Marilah kita lebur hati dan jasad kita kedalam lautan Taqwa yang luasnya tak bertepi. Marilah kita isi setiap desah nafas kita dengan sentuhan-sentuhan Taqwa. Sebab, hanya dengan Taqwa … InsyaAllah … kita akan memperoleh kebahagiaan hakiki di akherat yang abadi nanti atau kebahagiaan hidup di dunia fana ini.

Kaum muslimin A’azzakumullah
Apabila kita mencermati kondisi lingkungan sekitar kita, pasti akan kita akan prihatin. Kalau nurani kita masih bersih, pasti kita akan mengelus dada menyaksikan babak demi babak kehidupan yang kini berkembang betapa tidak saudara-saudaraku … saat ini nyaris dalam seluruh sektor kaum muslimin terpuruk. Dalam segi aqidah banyak sekali umat Islam yang menganut keyakinan-keyakinan syirik, menyekutukan Allah dalam hal ibadah. Perdukunan merajalela, penyembahan terhadap ahli kubur masih dilakukan, pengagungan yang berlebihan terhadap seorang tokoh masih banyak kita jumpai. Perilaku ini menurut syaikh Muhammad Bin Abdul Wahab, termasuk kategori syirik (kitab tauhid).

Kemudian dalam aspek politik, yang tampil hanyalah permainan yang keruh penuh rekayasa, dan retorika semu. Dalam bidang ekonomi sistem keuangan riba’ yang diharamkan Allah masih mendominasi kehidupan. Akibatnya adalah makin lebarnya jurang antara si kaya dan si miskin. Sementara itu, dalam lapangan sosial budaya kita disuguhi kebobrokan moral generasi muda masa kini. Setiap hari kita menyaksikan beragam kemaksiatan seperti: perzinaan, pemerkosaan, pembunuhan, kasus narkoba dan sebagainya.

Saudara-saudara sekalian kaum muslimin rahimakumullah
Menyimak keadaan yang kita sebutkan tadi, kita jadi ingat firman Allah surat Ar- Ruum ayat 41:
Artinya: “Telah nampak kerusakan di darat dan di laut di sebabkan karena ulah perbuatan tangan nafsu manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”.
Rasa-rasanya, firman Allah ini benar-benar cocok dengan yang kita alami sekarang ini.

Memang, jama’ah sekalian ..
Ummat dan bangsa ini sedang berada dalam bahaya besar. Kerusakan telah menyebar dalam berbagai tempat dan waktu. Yang menjadi pertanyaan adalah: Kanapa semua ini bisa terjadi?
Dan bagaimana cara mengobatinya berdasarkan ajaran Allah Subhannahu wa Ta’ala ?

Pertanyaan pertama, yakni, kenapa kerusakan-kerusakan itu bisa terjadi, jawabnya adalah karena ummat ini terputus dari tuntunan agamanya. Ya, sudah sekian lama, ummat Islam ini jauh dari nilai-nilai Islam itu sendiri. Ada jarak antara ummat di satu sisi dengan ajaran Islam di sisi lain, sehingga kehidupan sehari-hari kaum muslimin sama sekali tidak mencerminkan ajaran agamanya. Bahkan, adakalanya ummat Islam merasa asing terhadap nilai-nilai dien-nya sendiri. Satu contoh kasus, misalnya masalah hijab bagi kaum wanita. Kaum wanita yang menutup aurat malah dikatakan sebagai orang yang nyeleneh.
Padahal sebenarnya merekalah yang justru melaksanakan perintah Allah. Kondisi ini telah jauh-jauh hari diperingatkan oleh: Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam. Dalam sebuah hadits beliau bersabda:

: بَدَأَ اْلإِسْلاَمُ غَرِيْبًا وَسَيَعُوْدُ غَرِيْبًا كَمَا بَدَأَ فَطُوْبَى لِلْغُرَبَاءِ.

“Islam itu pada mulanya asing, dan nanti akan kembali menjadi asing seperti semula. Maka beruntunglah orang yang asing.”
Saudara-saudara sekalian, jamaah jum’ah yang berbahagia.

Sekarang ini pun tengah menggejala dikalangan kaum muslimin sebuah paham yang biasa disebut sebagai sekulerisme (‘ilmaniyah). Paham ini mengajarkan bahwa kehidupan dunia harus dipisahkan dari masalah agama. Menurut mereka, dunia ya dunia, jangan bawa masalah agama. Soal agama adalah soal pribadi. Oleh karena itu, menurut paham ini, dalam masalah hubungan sesama manusia, seperti cara bergaul, cara berpakaian maupun cara berekonomi cukup diserahkan pada rasio atau akal manusia saja. Sehingga, merekapun menyombongkan diri dengan meninggalkan ajaran Allah Subhannahu wa Ta’ala terutama yang berkaitan dengan kehidupan sehari-hari.

Ajaran sekulerisme inilah yang menjadi tantangan kita dewasa ini. Hal ini sebagaimana yang disampaikan oleh Syaikh Muhammad Abdul Hadi Al-Misri dalam kitabnya “Mauqif Ahlus Sunnah Wal Jama’ah Minal ‘ilmaniyah” (Sikap Ahlus Sunnah terhadap Sekulerisme). Menurut beliau, cara hidup sekuler jelas sekali bertentangan dengan prinsip-prinsip tauhid. Sekulerisme (‘ilmaniyah) berusaha menegakkan kehidupan di dunia tanpa campur tangan agama, atau yang lazim disebut La diniyyah . Sehingga tata kehidupan yang mereka bangun bukanlah tata kehidupan yang bersumber dari wahyu Allah Subhannahu wa Ta’ala . Dengan kata lain, sekulerisme berhukum dengan aturan-aturan selain Allah. Padahal Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman:
Artinya: “Apakah hukum jahiliyah yang mereka kehendaki? Dan hukum siapakah yang lebih baik dari pada hukum Allah bagi orang-orang yang yakin?” (QS. Al-Maidah: 50).
Dalam tafsir Ibnu Katsir di sebutkan (tentang ayat ini): “Allah Subhannahu wa Ta’ala mengingkari setiap orang yang keluar dari hukumNya yang jelas, yang meliputi segala kebaikan dan melarang segala kejelekan, lalu berpaling kepada pendapat-pendapat, hawa nafsu dan istilah-istilah yang diletakkan oleh manusia tanpa bersandar kepada syari’at Allah. Seperti sikap kaum jahiliyah dahulu yang berhukum dengan hukum yang menampakkan kesesatan dan kebodohan yang mereka buat sendiri berdasarkan hawa nafsu mereka “. (Tafsir Ibnu Katsir Juz 2: 67)

Jama’ah jum’ah rahimakumullah …
Padahal, tauhid yang merupakan fondasi agama Islam, merupakan sebuah keyakinan yang menyandarkan seluruh aspek kehidupan hanya kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala. Menurut Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu dalam kitabnya “ Al-Firqotun Naajiyah” (Golongan Yang Selamat) menyatakan bahwa yang dimaksud tauhid adalah mengesakan Allah dengan beribadah. Di mana Allah Subhannahu wa Ta’ala menciptakan alam semesta ini tidak lain hanyalah agar beribadah. Firman Allah:
“Dan Aku (Allah) tidak menciptakan jin dan manusia kecuali supaya mereka menyembahKu.” (QS. Ad-Dzariyat: 56).
Di dalam kitabnya yang lain, yakni yang berjudul “Hudz Aqidataka Minal Kitab was Sunnah” Syaikh Muhammad bin Jamil Zainu menegaskan bahwa tauhid merupakan salah satu syarat diterimanya amal seseorang. Artinya, tanpa keberadaan tauhid, amal seberapa pun banyaknya tidak akan diterima Allah .

Demikianlah saudara sekalian, jama’ah rahimakumullah
Jelas sekali, bahwa kehidupan sekulerisme yang kini meng-gejala dengan kebebasannya, amat bersebrangan dengan tauhid, fondasi ajaran agama kita. Oleh karena itu kita semua harus waspada terhadap konsep hidup sekuler itu.
Kemudian, bagaimanakah solusinya, bagaimanakah menye-lesaikan serangkaian problem-problem yang kita bicarakan tadi? Bagaimana agar kita bisa keluar dari fitnah yang begitu banyak tersebut?

Saudara sekalian …
Resepnya tidak ada lain kecuali kembali kepada Al-Kitab (Al-Qur’an) dan Sunnah Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa Salam dengan pemahaman salafus shalih. Sebab, mengikuti Al-Qur’an dan Sunnah Nabi adalah jalan satu-satunya menuju keselamatan. Melalui langkah ini ada jaminan yang kuat bagi kita untuk menyelesaikan berbagai kemelut yang menimpa kita. Ketika Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam dan sahabatnya di Mekkah, yakni di awal-awal beliau menyampaikan wahyu, situasinya hampir sama dengan keadaan yang kita hadapi saat ini. Yaa, hampir sama. Hanya bentuknya saja yang berbeda, namun inti dan subtansinya tidak berbeda. Kalau dulu ada perzinaan, misalnya, sekarangpun banyak perzinaan dengan berbagai model.

Oleh karena itu, untuk mengobati kondisi ummat yang seperti sekarang ini, tidak bisa tidak, kita harus memulai sebagaimana Rasul Shallallaahu alaihi wa Salam membina ummat. Masalah tauhid, harus dibenahi terlebih dahulu, sebelum urusan-urusan lainnya. Sebab, seperti itulah yang juga dilakukan para salafus shalih. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam bersabda:

خَيْرُ النَّاسِ قَرْنِيْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ ثُمَّ الَّذِيْنَ يَلُوْنَهُمْ.

“Sebaik-baiknya manusia adalah pada generasiku, kemudian orang-orang setelah mereka, kemudian orang-orang setelah mereka”. (HR. Mutafaq ‘alaih).

Saudara-saudara sekalian
Sebagaimana saya sebutkan diatas, bahwa tauhid adalah fondasi agama Islam. Maka kalau fondasi ini roboh, roboh pula bangunan Islam yang lain. Sebaliknya, kalau tauhid ummat ini kuat berarti fondasi yang menopang seluruh bangunan Islam itu pun kuat juga. Dengan demikian mengembangkan tauhid merupakan masalah yang sangat strategis bagi upaya membangkitkan kembali ummat ini. Upaya-upaya untuk membangun kembali umat Islam, yang tidak memulai langkahnya dari pembinaan tauhid sama artinya dengan membangun rumah tanpa fondasi. Sia-sia belaka. Oleh karena itu, pembinaan tauhid harus menjadi program yang harus diprioritaskan oleh seluruh kalangan kaum muslimin ini. Pembinaan tauhid sebagaimana yang difahami salafus shalih harus disosialisasikan kepada seluruh ummat. Sehingga mereka memahami jalan kehidupan yang benar, meninggalkan pola hidup yang bengkok.

تَرَكْتُ فِيْكُمْ شَيْئَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا بَعْدَهُمَا، كِتَابَ اللهِ وَسُنَّتِيْ.

“Telah aku tinggalkan bagimu dua perkara yang tak akan tersesat darimu setelah berpegang pada keduanya: Kitabullah dan Sunnahku.” (Dishahihkan Al-Albani dalam kitab Al-Jami’, diambil dari kitab Al-Firqatun Naajiyah)
Dalam hadits yang disebutkan, Ibnu Mas’ud berkata:

خَطَّ رَسُوْلُ اللهِ n خَطًّا بِيَدِهِ ثُمَّ قَالَ: هَذَا سَبِيْلُ اللهِ مُسْتَقِيْمًا. وَخَطَّ خُطُوْطًا عَنْ يَمِيْنِهِ وَشِمَالِهِ، ثُمَّ قَالَ: هَذِهِ السُّبُلُ لَيْسَ مِنْهَا سَبِيْلٌ إِلاَّ عَلَيْهِ شَيْطَانٌ يَدْعُوْ إِلَيْهِ. ثُمَّ قَرَأَ قَوْلَهُ تَعَالَى: وَأَنَّ هَذَا صِرَاطِي مُسْتَقِيمًا فَاتَّبِعُوهُ وَلاَ تَتَّبِعُوا السُّبُلَ فَتَفَرَّقَ بِكُمْ عَنْ سَبِيلِهِ ذَالِكُمْ وَصَّاكُمْ بِهِ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ.

Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam membuat garis dengan tangannya, seraya bersabda kepada kami: “Ini jalan Allah yang lurus.” Dan beliau membuat garis-garis banyak sekali dikanan kirinya, seraya bersabda: “Ini jalan-jalan yang tak satu pun terlepas dari intaian syetan untuk menyesatkan”. Kemudian beliau membaca ayat 153 surat Al-An’am: “Dan bahwa yang Kami perintahkan ini adalah jalanKu yang lurus. Maka ikutilah dia. Dan janganlah kamu mengikuti jalan-jalan yang lain. Karena jalan-jalan lain itu mencerai beraikan kamu dari jalanNya. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu bertaqwa.” (HR.Ahmad dan Nasa’i, Shahih)

Saudara sekalian, sidang jama’ah jum’ah rahimakumullah
Kalau kita meneladani Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam maka yang pertama kali beliau serukan adalah masalah tauhid. Sebelum membicarakan hal-hal lain, beliau selama kurang lebih 13 tahun di Mekkah menda’wahkan konsep pengesaan Allah Subhannahu wa Ta’ala ini kepada sahabat-sahabat beliau. Dengan tauhid beliau membangun ummat.

فَاسْتَبِقُوا الْخَيْرَاتِ، أَقُولُ قَوْ لِي هَذَا وَاسْتَغْفِرُوا اللهَ اِنَّهُ هُوَ الْغَفُورُ الرَّحِيْمُ.

Khutbah Kedua:

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا. أَمَّا بَعْدُ؛

Ma’asyiral muslimin rahimakumullah
Pada khutbah kedua ini, kembali saya mengajak kepada diri saya sendiri dan jama’ah sekalian. Marilah kita bertaqwa dengan taqwa yang sebenar-benarnya kepada Allah Subhannahu wa Ta’ala . Marilah kita mempelajari Islam ini dari landasannya yang paling asasi yakni tauhid. Marilah kita hidupkan budaya mempelajari tauhid dalam kehidupan beragama kita sebelum yang lain-lainnya.

Sebagai ringkasan dari khutbah yang pertama, bisa saya simpulkan bahwa kondisi ummat yang carut marut sekarang ini; banyaknya kesyirikan dan bid’ah, merebaknya budaya sekulerisme (kehidupan tanpa tuntunan agama), meggejalanya berbagai fitnah hanya bisa di atasi dengan kembali kepada sumber ajaran kita yang murni yakni Al-Qur’an dan Sunnah. Sementara itu berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah dengan pemahaman salafus shalih itu, langkah awal dalam membangun masyarakat adalah dengan menanamkan tauhid. Sebab yang diseru Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam pertama kali di Mekkah adalah tauhid, sebelum menyeru masalah-masalah lain.

Oleh karena itu, jama’ah sekalian, sudah waktunya meraih kembali jalan kebenaran tersebut. Sudah lama kita terperosok dalam lubang kebodohan. Kita terlalu sering mengulang kesalahan serupa. Solusinya adalah kita pelajari kembali Islam ini dari masalah tauhid. Semoga Allah membimbing kita semua. Amin.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ.
رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلإِخْوَانِنَا الَّذِيْنَ سَبَقُوْنَا بِاْلإِيْمَانِ وَلاَ تَجْعَلْ فِيْ قُلُوْبِنَا غِلاًّ لِّلَّذِيْنَ ءَامَنُوْا رَبَّنَا إِنَّكَ رَءُوْفٌ رَّحِيْمٌ. رَبَّنَا ظَلَمْنَا أَنْفُسَنَا وَإِنْ لَّمْ تَغْفِرْ لَنَا وَتَرْحَمْنَا لَنَكُوْنَنَّ مِنَ الْخَاسِرِيْنَ. رَبَّنَا اغْفِرْ لَنَا وَلِوَالِدَيْنَا وَارْحَمْهُمَا كَمَا رَبَّيَانَا صِغَارًا. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنَ الْخَيْرِ كُلِّهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنَ الشَّرِّ كُلِّهِ مَا عَلِمْنَا مِنْهُ وَمَا لَمْ نَعْلَمْ. اَللَّهُمَّ إِنَّا نَسْأَلُكَ مِنْ خَيْرِ مَا سَأَلَكَ بِهِ عِبَادُكَ الصَّالِحُوْنَ، وَنَعُوْذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا اسْتَعَاذَ بِكَ مِنْهُ عِبَادُكَ الصَّالِحُوْنَ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ.
عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.

 

 

Mas Say Laros : Selamat Tinggal Kampung Inggris,Welcome Kabupaten Banyuwangi

Sabtu,13 Juli 2013

Salam Jenggirat Tangi !!!

Selamat Datang di Padepokan Mas Say Laros…

Tak terasa sudah 3,5 Bulan Mas say laros belajar bahasa inggris di kampung inggris Pare Kediri Jawa Timur ini.Perasaan baru kemarin saya kesini bersama sahabat Fauzi (Teman satu kampus di UIN Malang) untuk mendaftarkan diri program Speaking 1 di Mahesa Instiute.Meskipun 3,5 Bulan namun banyak kenangan suka maupun duka selama Mas Say Laros di Kampung inggris ini.

Selama tinggal dipare Mas say laros tinggal di CAMP 2 Putra yang merupakan salah satu CAMP dari lembaga Kursusan Mahesa Institute.Dan di Camp 2 Putra inilah Mas say laros mendapatkan banyak pengalaman berharga yang belum pernah saya dapatkan sebelumnya.Maklumlah karena seumur hidup baru pertama kali ini mas say laros tinggal di asrama atau Kost-kostan jadi secara tidak langsung saya perlu beradaptasi dengan kondisi yang ada.Karena memang selama ini Mas say laros selalu tinggal dipesantren yang tentu saja kultur antara pesantren dan Camp sangat berbeda jauh.

Sebenarnya tujuan awal Mas say laros datang ke pare ini untuk mengisi liburan kampus sekaligus mempersiapkan bekal untuk memasuki jenjang pendidikan S2 di pascasarjana Universitas Jember.Kebetulan setelah test di UNEJ kemarin Mas say diterima,namun untuk kuliah perdana baru berlangsung pada bulan Agustus besok,Jadi dari pada Nganggur di bulan Februari-Juli 2013 Mas say laros memantapkan belajar bahasa inggris untuk persiapan S2 nanti.

Selama dipare Mas say laros menemukan teman dari berbagai daerah baik di Indonesia maupun di luar negeri seperti Thailand dan Timur Leste.Dari situ Mas say laros banyak mendapatkan informasi berharga tentang kondisi masyarakat, seni budaya, politik maupun ekonomi dan pendidikan dari daerah teman-teman Mas say laros.Dari situ akhirnya saya mengambil informasi positifnya dengan harapan saya bisa membangun kabupaten banyuwangi kelak.

Di pare tidak hanya belajar Grammar maupun Speaking aja,tetapi kita belajar banyak hal salah satunya adalah belajar menanamkan sikap toleransi antar pemeluk agama.Hal ini saya dapatkan ketika di Pare yang kebetulan saya satu kamar dengan teman  pemeluk Agama Kristen Katolik yang sangat Taat.Kadang-kadang kita saling berdiskusi tentang perbandiangan agama islam dan Kristen untuk mencari titik persamaan agama-agama itu seperti apa sehingga akan muncul sikap saling menghargai.Bahkan kita sering mengingatkan ketika ada salah satu dari kita melupakan kewajiban beribadah seperti ke gereja pada hari minggu,puasa maupun sholat lima waktu.Disamping itu dikamar saya ada 2 kitab suci yaitu Al-quran kitabnya umat islam dan Al-Kitab kitabnya Umat Kristen masing-masing dari kita menghargai kedua kitab itu jadi kadang-kadang kita malah menaruhnya secara berdampingan seakan-akan mengatakan Jika Kitab suci aja bisa hidup berdampingan mengapa kita tidak?

Disamping tentang toleransi kita juga berlajar tentang artinya sebuah persahabatan,Dipare itu menyuguhkan berbagai program bahasa inggris dengan durasi waktu yang berbeda ada yang 2 minggu, 1 bulan maupun 2- 6 bulan jadi setiap orang juga berbeda-beda dalam mengambil jenis program.Sehingga bagi yang mengambil program 2 minggu juga secepatnya pulang kekampung halaman dan begitu juga sebaliknya.Dari situ hampir setiap minggu dan bulannya mas say laros menemukan teman-teman baru dan juga wawasan baru yang membuat otak semakin refresh namun juga kadang merasa kehilangan ketika mereka harus pulang karena durasi program yang diambil Telah Habis.

Ada lagi ilmu terkait dengan Enterpreneur,saat itu mas say laros ketemu dengan salah satu keponakan yang mempunyai kursusan dipare,Dia mengatakan bahwa lembaga kursusannya itu setiap musim liburan menghasilkan uang 300 juta lebih setiap bulannya.Dari situ mas say laros jadi termotivasi setelah pulang dari pare untuk merintis lembaga kursusan sendiri di rumah dengan harapan disamping untuk meningkatkan Skill bahasa,berbagai untuk sesama juga untuk mendapatkan penghasilan sendiri.Dalam benak Mas say laros sudah muncul nama lembaga itu yaitu MEC (Massay English Center ) .Mudah-mudahan saya bisa membuat kampung inggris ke-dua setelah pare di banyuwangi.Amin..

Oleh karena itu tepat hari Sabtu,13 Juli 2013 Mas say laros mengucapkan mohon ma’af yang sebesar-besarnya kepada seluruh teman-teman CAMP 2 Putra – Mahesa institute jika selama saya tinggal disana mempunyai kesalahan atau mungkin ada ucapan yang kurang berkenan di hati kalian.Aku yakin kita bisa ketemu kembali dengan KESUKSESAN kita di bidang masing-masing.

Jangan Menyerah dan Terus Berkarya Sahabat !!!

TIPS Mengatur Jam Tidur Selama Bulan Ramadhan

HARUS terjaga di malam hari untuk makan sahur membuat jam tidur terpangkas.

Jam istirahat yang berkurang dapat menurunkan konsentrasi otak dan stamina tubuh. Agar tidur tetap berkualitas, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

1. Utamakan kualitas
Mana yang lebih baik, tidur 8 jam tapi berkali-kali terbangun di sela-sela tidur atau hanya tidur 5 jam tapi pulas tanpa gangguan? Tidur yang berkualitas dan tanpa gangguan akan membuat Anda terbangun dengan segar, sehingga rasa letih pun hilang.

2. Maksimalkan jam tidur
Harus bangun untuk sahur bukan berarti jam tidur berkurang. Maksimalkan waktu beristirahat dengan menggeser jam tidur Anda. Jika Anda memerlukan waktu dua jam untuk memasak dan makan sahur, geser jam tidur menjadi dua jam lebih awal, sehingga waktu beristirahat Anda tidak berkurang.

3. Hindari aksi balas dendam
Waktu berbuka puasa seringkali menjadi saat “balas dendam” akan rasa lapar sepanjang hari. Ditambah lagi jika Anda kembali melahap hidangan berat setelah salat tarawih. Makan berlebihan dapat membuat perut terlalu penuh, sehingga sulit beristirahat. Untuk mengatasinya, hindari makan berat dan camilan sebelum tidur.

4. Minimalisir gangguan saat tidur
Agar tidur lebih pulas, hindari gangguan-gangguan yang membuat kualitas tidur menurun. Lampu kamar yang terlalu terang, suhu yang terlalu panas atau dingin, serta suara dengkuran pasangan dapat mengurangi kualitas tidur di malam hari. Semakin minim gangguan, semakin pulas waktu istirahat Anda.

Sumber:http://www.tabloidbintang.com/gaya-hidup/cantik-a-sehat/69793-tips-mengatur-jam-tidur-di-bulan-ramadhan.html

Tips Puasa Ramadhan Bagi Wanita Hamil

Hasbihtc.com – Tips Menjalani Puasa Ramadhan Selama HamilTips Berpuasa Selama Hamil. Selama ibu hamil telah dilakukan pemeriksaan dan dinyatakan sehat dan telah dikonsultasikan dengan ahlinya, maka ibu hamil diperbolehkan untuk melakukan puasa khususnya selama bulan ramadhan.

Bagai Ibu hamil tentunya dalam menjalankan puasa akan sangatlah berbeda ketika tidak sedang hamil, diperlukan kiat-kiat khusus supaya puasa yang sedang dijalankan benar-benar menjadi sebuah ibadah yang bisa mendatangkan berkah dan juga tetap dapat menjadikan kandungan yang sedang dijalani selalu sehat. Berikut beberapa tips hasbihtcom yang dapat diterapkan bagi ibu hamil selama berpuasa:

Tips Menjalani Puasa Ramadhan Selama HamilTips Menjalani Puasa Ramadhan Selama Hamil

Tips Berpuasa Selama Hamil

1. Disaat sahur Ramadhan

  • Pilih makanan yang mengandung protein dan lemak dalam jumlah cukup. Kedua jenis zat gizi ini dapat bertahan lebih lama di pencernaan sehingga memperlambat rasa lapar di siang hari. Sebaiknya ibu hamil banyak mengkonsumsi daging. Daging adalah makanan yang mengandung kalori dan protein sangat tinggi yang bisa disimpan tubuh dalam waktu cukup lama.
  • Upayakan juga makanan yang kaya vitamin C dan mineral untuk menjaga vitalitas tubuh.
  • Jangan mengonsumsi makanan manis saat sahur agar tubuh tidak lemas dan cepat merasa lapar akibat insulin shock.
  • Sebaiknya hingga waktu sahur habis, usahakan minum air putih sebanyak-banyaknya. Jika bisa minum air putih selama sehari itu sebanyak dua liter. Dan ditambah dengan segelas susu hangat. Minum segelas susu disaat sahur hak ini dapat mengurangi ancaman anemia atau kurang darah bagi ibu hamil.

2. Saat Berpuasa Menahan Lapar Dan Haus

  • Jalani puasa dengan niat dan tekad yang bulat dan ikhlas agar hari-hari berpuasa terasa ringan dan membahagiakan meski sedang hamil.
  • Cukup istirahat bila memungkinkan sediakan lebih dari porsi istirahat sebelumnya.
  • Kurangi porsi aktivitas yang membutuhkan energi ekstra, misalnya aktivitas di lapangan atau pikiran yang berat-berat. Sedapat mungkin hindari stres dan
  • Buang jauh kebiasaan dorongan untuk marah.
  • Segera batalkan puasa jika ibu hamil mengalami
  • Muntah-muntah lebih dari 3 kali yang dikhawatirkan menyebabkan terjadinya dehidrasi.
  • Mengalami diare yang diikuti rasa mulas dan melilit
  • Mimisan yang disebabkan oleh pecahnya pembuluh darah pertanda kondisi tubuh sudah tidak stabil
  • Merasa Lemas, pusing diikuti dengan mata yang berkunang-kunang pertanda hipoglikemia dikhawatirkan janin mengalami kekurangan gizi.
  • Mengalami keringat berlebih khususnya keringat dingin pertanda bahwa tubuh bahwa kondisi fisik ibu hamil sudah tidak kuat lagi untuk berpuasa

3. Saat Berbuka Bagi Wanita Hamil

  • Awali berbuka dengan minuman hangat dan manis untuk meningkatkan kadar gula darah, tetapi ibu hamil juga harus tetap membatasi makanan dan minuman yang manis. Hindari minuman dingin karena dapat menurunkan kerja lambung.
  • Kemuadian ibu hamil dapat melanjutkan dengan menyantap makanan yang mengandung karbohidrat simpleks sehingga lebih mudah diserap tubuh, seperti kolak atau kurma.
  • Setelah salat magrib, makanlah dengan porsi lebih besar, tapi jangan langsung kalap. Makan dalam jumlah besar bisa membuat tubuh Anda lemas. Karena itu, makan secukupnya saja. Sehabis salat tarawih, usahakan untuk makan walau hanya sedikit.
  • Sebelum tidur, untuk memproses produksi ASI, cobalah makan makanan ringan dengan minuman hangat.

Demikianlah Ulasan hasbihtcom mengenai Tips Berpuasa Selama Hamil semoga bisa bermanfaat bagi Anda Kaum Hawa dalam Menjali puasa, Wassalam.

Sumber: http://www.hasbihtc.com/tips-menjalani-puasa-ramadhan-selama-hamil.html

Kumpulan Kata-Kata Mutiara Spesial Ramadhan

Jika hati seputih awan jangan biarkan ia mendung,jika hati seindah bulan hiasi dengan senyuman……..
marhaban ya ramadhan…………….
selamat menunaikan ibadah puasa mohon maaf lahir dan bathin

=================================================

Gersang bumi tanpa hujan..gersang akal tanpa ilmu,,gersang hati tanpa iman..gersang jiwa tanpa amal..

=================================================

marhaban ya ramadhan…………….
selamat menunaikan ibadah puasa mohon maaf lahir dan bathin

=================================================

Ya Allah……
Perkayalah Saudaraku ini dengan keilmuan
Hiasi hatinya dengan kesabaran
Muliakan wajahnya dengan ketaqwaan
Perindalah fisiknya dengan kesehatan
Serta terimalah amal ibadahnya dengan kelipat gandaan

=================================================

Karena hanya Engkau Dzat penguasa sekalian alam
Marhaban Ya Ramadhan…
Mohon maaf lahir dan bathin…

=================================================

SEIRING TERBENAM MENTARI DI AKHIR SYA’BAN,
TIBALAH KINI BULAN RAMADHAN,
PESAN INI SEBAGAI GANTI JABAT TANGAN UNTUK
MOHONKAN MAAF DAN KEKHILAFAN.
MARHABAN YA RAMADHAN.

=================================================

Gelap malamMU ku terjaga, karnaMU ku bergerak melangkah menuju mentariMU, kusambut pemberianMU , dengan harapan kudapat keridoanMU……..
Slama menunaikan Ibadah Puasa……

=================================================

Manusia tak pernah Luput dari salah dan hilap
karena manusai bukan mahkluk yang sempurna
di bulan yang suci ini mari kita bermaafan
agar tak ada dendam dan rasa dengki
marhaban ya ramadhan
mohon maaf lahir batin

=================================================

Matahari berdzikir,
angin bertasbih dan pepohonan memuji keagungan-Mu.
Semua menyambut ramadhan 2013 ini,indahnya malam Seribu Bulan.
Selamat datang Ramadhan, Selamat beribadah puasa.
Mohon Maaf Lahir dan Bathin.

=================================================

Hidup ini hanya sebentarlagi
bentar marah,bentar ketawa
betar berduit,bentar boke
bentar senang,bentar susah
ooo ye…bentar lagi bulan puasa
met ramadhan…mohon maaf lahir bathin

=================================================

Bila dalam kata perbuatan tergores salah & khilaf, dgn segala kerendahan hati terucap mhn maaf setulus2nya. Selamat menunaikan ibadah puasa 1434 H

=================================================

Ya Allah, muliakan & sayangilah saudaraku ini, bahagiakan keluarganya, berkahi rizkinya, kuatkan imannya. Berikanlah kenikmatan ibadahnya, jauhkan dari segala fitnah. amiin. “AHLAN WASAHLAN YA RAMADHAN 1434 H” mohon maaf lahir dan batin

=================================================

Selembut embun dipagi hari, tengadah tangan sepuluh jari, ucapkan salam setulus hati, selamat menunaikan ibadah puasa di bulan Ramadhan, mohon maaf lahir bathin

=================================================

Marhaban yaa Ramadhan, pucuk selasih bertunas menjulang dahannya patah tolong betulkan, puasa Ramadhan kembali menjelang, salah dan khilaf mohon dimaafkan. Selamat Menunaikan Ibadah puasa

=================================================

Hari berlalu begitu cepat segudang aktivitas telah menguras tenaga & pikiran kita, hingga tanpa terasa hanya dalam hitungan berapa puluh jam lagi kita akan songsong fajar suci ramadhon yang akan mencuci lahir dan batin kita selama 1 tahun. Tapi sebelumnya dengan segala kerendahan hati, saya mohon maaf lahir dan batin, sebelum akhirnya kita akan berserah diri pada Allah SWT. Amin…

=================================================

Assalamualaikum Wr..
Buka hati dapat CINTA
buka fikiran …. dapat ILMU
buka mata…….cari Rizki…
& buka Handphone 1 pesan diterima
selamat menjalankan ibadah puasa, 

wish Allah give U the Best lives. 
I Pray… N Mohon dimaafin segala kesalahan2

=================================================

Sebelum lidah keluh, sebelum hati keabali membeku, sebelum jempol kaku & sulit hanya untuk sekedar minta maaf lewat sms & sebelum semua operator sibuk..MOHON Maaf atas semua khilaf yg ku lakuin. Maafin yaks !

=================================================

Marhaban ya Ramadhan!
Marilah kita sambut bulan penuh berkah ini dengan hati dan
pikiran yang bersih.
Maaf jika ada kata dan perbuatan yang salah.
Semoga puasa kita di ridhai Allah SWT. Amin.

=================================================

Dirangkai kata dengan Bismillah,
terucap salam seiring sembah.
Sepuluh jari kami haturkan sebagai izin permaafan.
Semoga Ramadhan membawa bahagia buat kita semua. Amin

=================================================

Tiada kasih yang lebih tulus, kecuali hanya dari kasih sayang Allah SWT dan
hanya ampunan dariNya kita berbahagia.
“Selamat menunaikan ibadah puasa mohon maaf lahir batin”

=================================================

Tiada saat yang dinanti,
kecuali datangnya bulan mulia yang penuh berkah dan ampunan ini
“selamat berpuasa, mohon maaf lahir & batin”

================================================= 

Sungguh indah bukan? ucapan-ucapan bijak diatas, walau hanya berupa ukir dalam patahan-patahan kata mutiara yang cocok banget buat SMS dan Kartu Ucapan untuk pacar dan sahabatt maupun keluarga tercinta. namun satu hal nih pemirsa ,,,,apa yang membuat suasana bulan suci menjadi lebih berarti, pastilah semua umat muslim sudah barang tentu mengetahuinya . Beribadah, Tadarrus di bulan Ramadhan… Ternyata lebih Indah dan bermakna melebihi ruang kata-kata itu sendiri .

Sumber: http://tasik-membara.blogspot.com/2012/08/kumpulan-kata-mutiara-yang-indah-untuk-bulan-ramadhan.html

Informasi Wisata Alam,Wisata Sejarah dan Wisata Kuliner Kabupaten Banyuwangi

Pusat Informasi Pariwisata Kabupaten Banyuwangi

Welcome To Sunrise Of Java And Triangle Diamonds

  1. WISATA ALAM,SEJARAH DAN BUATAN :

= Wisata Pantai :

-          P. Red Island        -P. Gumuk Kantong   – P. Santen –P.Teluk Ijo –P.Sukomade

-          P. Gerajakan        -P. Pancer       -P. Muncar –P.Rajekwesi –P.Bedugul

-          P. Bomo –P.Trianggulasri –P. Blimbingsari –P. Lampon -Dsb

= Gua Alam

-          Gua Istana –Gua Macan –Gua Sendang Srengenge –Gua Padepokan -Dsb

= Wisata Buatan

-          Kolam Renang Atlanta –K.R Taman Suruh –K.R Panorama –Dsb

= Wisata Sejarah

-          Watu Dodol –Petilasan Macan Putih –Ompak Songo – Petilasan Mbah Sanggar

-          Desa Adat Using – Gua Jepang –Klenteng Hoo Tong Bio –Museum Blambangan

=Wisata Hutan dan Pegunungan

-          Taman Nasional Alas Purwo –TN Merubetiri –TN Baluran dan Kawah Ijen

-          Sadengan

=Wisata Air Terjun

-          Air Terjun Lider (Songgon) –AT Wonorejo (Kalibaru) –AT Kalibendo (Licin)

-          AT Selogiri (Kalipuro) –AT Antogan (Kabat)

2.WISATA BUDAYA

=Seni Tari dan Drama

-          Jejer Gandrung Banyuwangi       -Tari Punjari –Tari Puputan Bayu

-          Kuntulan   -Tari Jaranan Buto (Gunturan) –Jaran Kecak Paju Gandrung

-          Tari Jaran Goyang –Seni Janger Banyuwangi –Tari Gandrung Marsan

=Festival Tahunan

      -Endog-endogan –Petik Laut –Kebo-keboan –Puter Kayun –Seblang Olehsari

      -Seblang Bakungan –Barong Ider Bumi –Barong kemiren –Tradisi Mepe Kasur

      -Festival Patrol –Tradisi Mantu Kucing –Tradisi Perang Bangkat

      -Banyuwangi Etnic Carnival (BEC) –Festival Kuwung –Pemilihan Jebeng Thulik BWI

=Kreasi Seni

      -Batik Banyuwangi -Mocoan Pacul Gowang -Angklung Caruk

3.WISATA KULINER

-Sego Santet –Bagiak -Rujak Soto -Sale Pisang -Sambel Lucu

4.POTENSI DAERAH

-Kualitas Kopi No 4 Sedunia Setelah Jamaica, Hawai, dan Toraja ( jakarta.okezone.com )

-Ombak Pantai G-land terbesar ke-2 dunia setelah Hawai (www.indonesiaku.lintas.me)

-Pantai Muncar Penghasil Ikan Lemuru Terbesar ( www.setkab.go.id )

-Meraih Tourism Award 2012 (www.tribunnews.com)

-Meraih Adipura 2013 (dkp.banyuwangikab.go.id)

 

 

Info Pariwisata Kabupaten Banyuwangi

www.kanal3.wordpress.com

@massaylaros

Contoh Teks Pidato/Khutbah Jumat ‘’ Generasi meninggalkan Shalat & Mengikuti Syahwat

Senin,17 Juni 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…  

Generasi meninggalkan Shalat & Mengikuti Syahwat

Oleh: H. Hartono Ahmad Jaiz

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.

أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِي النَّارِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Allah Ta’ala berfirman:

“Mereka itu adalah orang-orang yang telah diberi nikmat oleh Allah, yaitu para Nabi dari keturunan Adam, dan dari keturunan Ibrahim dan Israil, dan dari orang-orang yang telah Kami beri petunjuk dan telah Kami pilih. Apabila dibacakan ayat-ayat Allah Yang Maha Pemurah kepada mereka, maka mereka menyungkur dengan bersujud dan menangis. Maka datanglah sesudah mereka, pengganti (yang jelek) yang menyia-nyiakan shalat dan memper-turutkan hawa nafsunya, maka mereka kelak akan menemui kesesatan. Kecuali orang yang bertaubat, beriman dan beramal saleh, maka mereka itu akan masuk surga dan tidak dianiaya (dirugikan) sedikitpun.” (terjemah QS. Maryam: 58-60).

Ibnu Katsir menjelaskan, generasi yang adhoo’ush sholaat itu, kalau mereka sudah menyia-nyiakan sholat, maka pasti mereka lebih menyia-nyiakan kewajiban-kewajiban lainnya. Karena shalat itu adalah tiang agama dan pilarnya, dan sebaik-baik perbuatan hamba. Dan akan tambah lagi (keburukan mereka) dengan mengikuti syahwat dunia dan kelezatannya,, senang dengan kehidupan dan kenikmatan dunia. Maka mereka itu akan menemui kesesatan,, artinya kerugian di hari qiyamat.

Adapun maksud lafazh Adho’us sholaat ini, menurut Ibnu Katsir, ada beberapa pendapat. Ada orang-orang yang berpendapat bahwa adho’us sholaat itu meninggalkan sholat secara keseluruhan (tarkuhaa bilkulliyyah). Itu adalah pendapat yang dikatakan oleh Muhammad bin Ka’ab Al-Quradhi, Ibnu Zaid bin Aslam, As-Suddi, dan pendapat itulah yang dipilih oleh Ibnu Jarir. Pendapat inilah yang menjadi pendapat sebagian orang salaf dan para imam seperti yang masyhur dari Imam Ahmad, dan satu pendapat dari As-Syafi’i sampai ke pengkafiran orang yang meninggalkan shalat (tarikus sholah) setelah ditegakkan, iqamatul hujjah (penjelasan dalil), berdasarkan Hadits:

بَيْنَ الْعَبْدِ وَبَيْنَ الشِّرْكِ تَرْكُ الصَّلاَةِ (رواه مسلم في صحيحه برقم: 82 من حديث جابر).

“(Perbedaan) antara hamba dan kemusyrikan itu adalah meninggalkan sholat.” (HR Muslim dalam kitab Shohihnya nomor 82 dari hadits Jabir).

Dan Hadits lainnya:

الْعَهْدُ الَّذِيْ بَيْنَنَا وَبَيْنَهُمْ الصَّلاَةُ، فَمَنْ تَرَكَهَا فَقَدْ كَفَرَ. (رواه الترمذي رقم 2621 والنسائ 1/231 ،وقال الترمذي :هذا حديث حسن صحيح غريب).

“Batas yang ada di antara kami dan mereka adalah sholat, maka barangsiapa meninggalkannya, sungguh-sungguh ia telah kafir.” (Hadits Riwayat At-Tirmidzi dalam Sunannya nomor 2621dan An-Nasaai dalam Sunannya 1/231, dan At-Tirmidzi berkata hadits ini hasan shohih ghorib).

Tafsir Ibnu Katsir, tahqiq Sami As-Salamah, juz 5 hal 243).

Penuturan dalam ayat Al-Quran ini membicarakan orang-orang saleh, terpilih, bahkan nabi-nabi dengan sikap patuhnya yang amat tinggi. Mereka bersujud dan menangis ketika dibacakan ayat-ayat Allah. Namun selanjutnya, disambung dengan ayat yang memberitakan sifat-sifat generasi pengganti yang jauh berbeda, bahkan berlawanan dari sifat-sifat kepatuhan yang tinggi itu, yakni sikap generasi penerus yang menyia-nyiakan shalat dan mengumbar hawa nafsu.

Betapa menghujamnya peringatan Allah dalam Al-Quran dengan cara menuturkan sejarah “keluarga pilihan” yang datang setelah mereka generasi manusia bobrok yang sangat merosot moralnya. Bobroknya akhlaq manusia dari keturunan orang yang disebut manusia pilihan, berarti merupakan tingkah yang keterlaluan. Bisa kita bayangkan dalam kehidupan ini. Kalau ada ulama besar, saleh dan benar-benar baik, lantas keturunannya tidak bisa menyamai kebesarannya dan tak mampu mewarisi keulamaannya, maka ucapan yang pas adalah:. “Sayang, kebesaran bapaknya tidak diwarisi anak-anaknya.” Itu baru masalah mutu keilmuan nya yang merosot. lantas, kata dan ucapan apa lagi yang bisa untuk menyayangkan bejat dan bobroknya generasi pengganti orang-orang suci dan saleh itu? Hanya ucapan “seribu kali sayang” yang mungkin bisa kita ucapkan.

Setelah kita bisa menyadari betapa tragisnya keadaan yang dituturkan Al-Quran itu, agaknya perlu juga kita bercermin di depan kaca. Melihat diri kita sendiri, dengan memperbandingkan apa yang dikisahkan Al-Quran.

Kisah ayat itu, tidak menyinggung-nyinggung orang-orang yang membangkang di saat hidupnya para Nabi pilihan Allah. Sedangkan jumlah orang yang membangkang tidak sedikit, bahkan melawan para Nabi dengan berbagai daya upaya. Ayat itu tidak menyebut orang-orang kafir, bukan berarti tidak ada orang-orang kafir. Namun dengan menyebut keluarga-keluarga pilihan itu justru merupakan pengkhususan yang lebih tajam. Di saat banyaknya orang kafir berkeliaran di bumi, saat itu ada orang-orang pilihan yang amat patuh kepada Allah. Tetapi, generasi taat ini diteruskan oleh generasi yang bobrok akhlaqnya. Ini yang jadi masalah besar.

Dalam kehidupan yang tertera dalam sejarah kita, Muslimin yang taat, di saat penjajah berkuasa, terjadi perampasan hak, kedhaliman merajalela dan sebagainya, ada tanam paksa dan sebagainya; mereka yang tetap teguh dan ta’at pada Allah itu adalah benar-benar orang pilihan. Kaum muslimin yang tetap menegakkan Islam di saat orientalis dan antek-antek penjajah menggunakan Islam sebagai sarana penjajahan, namun kaum muslimin itu tetap teguh mempertahankan Islam dan tanah airnya, tidak hanyut kepada iming-iming jabatan untuk ikut menjajah bangsanya, mereka benar-benar orang-orang pilihan.

Sekalipun tidak sama antara derajat kesalehan para Nabi yang dicontohkan dalam Al-Quran itu, dengan derajat ketaatan kaum Muslimin yang taat pada Allah di saat gencarnya penjajahan itu, namun alur peringatan ini telah mencakupnya. Dengan demikian, bisa kita fahami bahwa ayat itu mengingatkan, jangan sampai terjadi lagi apa yang telah terjadi di masa lampau. Yaitu generasi pengganti yang jelek, yang menyia-nyiakan shalat dan mengikuti hawa nafsunya.

Peringatan yang sebenarnya tajam ini perlu disebar luaskan, dihayati dan dipegang benar-benar, dengan penuh kesadaran, agar tidak terjadi tragedi yang telah menimpa kaum Bani Israel, yaitu generasi jelek, bobrok, meninggalkan shalat dan mengikuti syahwat.

Memberikan hak shalat

Untuk itu, kita harus mengkaji diri kita lagi. Sudahkan peringatan Allah itu kita sadari dan kita cari jalan keluarnya?

Mudah-mudahan sudah kita laksanakan. Tetapi, tentu saja bukan berarti telah selesai. Karena masalahnya harus selalu dipertahankan. Tanpa upaya mempertahankannya, kemungkinan akan lebih banyak desakan dan dorongan yang mengarah pada “adho’us sholat” (menyia-nyiakan atau meninggalkan shalat) wattaba’us syahawaat (dan mengikuti syahwat hawa nafsu).

Suatu misal, kasus nyata, bisa kita telusuri lewat pertanyaan-pertanyaan. Sudahkah kita berikan dan kita usahakan hak-hak para pekerja/ buruh, pekerja kecil, pembantu rumah tangga, penjaga rumah makan, penjaga toko dan sebagainya untuk diberi kebebasan mengerjakan shalat pada waktunya, terutama maghrib yang waktunya sempit? Berapa banyak pekerja kecil semacam itu yang terhimpit oleh peraturan majikan, tetapi kita umat Islam diam saja atau belum mampu menolong sesama muslim yang terhimpit itu?

Bahkan, dalam arena pendidikan formal, yang diseleng-garakan dengan tujuan membina manusia yang bertaqwa pun, sudahkah memberi kebebasan secara baik kepada murid dan guru untuk menjalankan shalat? Sudahkah diberi sarana secara memadai di kampus-kampus dan tempat-tempat pendidikan untuk menjalan-kan shalat? Dan sudahkah para murid itu diberi bimbingan secara memadai untuk mampu mendirikan shalat sesuai dengan yang diajarkan Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa Salam ?

Kita perlu merenungkan dan menyadari peringatan Allah dalam ayat tersebut, tentang adanya generasi yang meninggalkan shalat dan menuruti syahwat.

Ayat-ayat Al-Quran yang telah memberi peringatan dengan tegas ini mestinya kita sambut pula dengan semangat menang-gulangi munculnya generasi sampah yang menyianyiakan shalat dan bahkan mengumbar syahwat. Dalam arti penjabaran dan pelaksanaan agama dengan amar ma’ruf nahi munkar secara konsekuen dan terus menerus, sehingga dalam hal beragama, kita akan mewariskan generasi yang benar-benar diharapkan, bukan generasi yang bobrok seperti yang telah diperingatkan dalam Al-Quran itu.

Fakir miskin, keluarga, dan mahasiswa

Dalam hubungan kemasyarakatan yang erat sekali hubungannya dengan ekonomi, terutama masalah kemiskinan, sudahkah kita memberi sumbangan sarung atau mukena/ rukuh kepada fakir miskin, agar mereka bisa tetap shalat di saat mukenanya yang satu-satunya basah ketika dicuci pada musim hujan?

Dalam urusan keluarga, sudahkah kita selalu menanya dan mengontrol anak-anak kita setiap waktu shalat, agar mereka tidak lalai?

Dalam urusan efektifitas da’wah, sudahkah kita menghidup-kan jama’ah di masjid-masjid kampus pendidikan Islam: IAIN (Institut Agama Islam Negeri) ataupun STAIN (Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri) yang jelas-jelas mempelajari Islam itu, agar para alumninya ataupun mahasiswa yang masih belajar di sana tetap menegakkan shalat, dan tidak mengarah ke pemikiran sekuler yang nilainya sama juga dengan mengikuti syahwat?

Lebih penting lagi, sudahkah kita mengingatkan para pengurus masjid atau mushalla atau langgar untuk shalat ke masjid yang diurusinya? Bahkan sudahkah para pegawai yang kantor-kantor menjadi lingkungan masjid, kita ingatkan agar shalat berjamaah di Masjid yang menjadi tempat mereka bekerja, sehingga tidak tampak lagi sosok-sosok yang tetap bertahan di meja masing-masing –bahkan sambil merokok lagi– saat adzan dikuman-dangkan?

Masih banyak lagi yang menjadi tanggung jawab kita untuk menanggulangi agar tidak terjadi generasi yang meninggalkan shalat yang disebut dalam ayat tadi.

Shalat, tali Islam yang terakhir

Peringatan yang ada di ayat tersebut masih ditambah dengan adanya penegasan dari Rasulullah, Muhammad Shallallaahu alaihi wa Salam

لَيَنْقُضَنَّ عُرَا اْلإِسْلاَمِ عُرْوَةً عُرْوَةً فَكُلَّمَا انْتَقَضَتْ عُرْوَةٌ تَشَبَّثَ النَّاسُ بِالَّتِيْ تَلِيْهَا وَأَوَّلُهُنَّ نَقْضًا الْحُكْمُ وَآخِرُهُنَّ الصَّلاَةُ. (رواه أحمد).

“Tali-tali Islam pasti akan putus satu-persatu. Maka setiap kali putus satu tali (lalu) manusia (dengan sendirinya) bergantung dengan tali yang berikutnya. Dan tali Islam yang pertamakali putus adalah hukum(nya), sedang yang terakhir (putus) adalah shalat. (Hadits Riwayat Ahmad dari Abi Umamah menurut Adz – Dzahabir perawi Ahmad perawi).

Hadits Rasulullah itu lebih gamblang lagi, bahwa putusnya tali Islam yang terakhir adalah shalat. Selagi shalat itu masih ditegakkan oleh umat Islam, berarti masih ada tali dalam Islam itu. Sebaliknya kalau shalat sudah tidak ditegakkan, maka putuslah Islam keseluruhannya, karena shalat adalah tali yang terakhir dalam Islam. Maka tak mengherankan kalau Allah menyebut tingkah “adho’us sholah” (menyia-nyiakan/ meninggalkan shalat) dalam ayat tersebut diucapkan pada urutan lebih dulu dibanding “ittaba’us syahawaat” (menuruti syahwat), sekalipun tingkah menuruti syahwat itu sudah merupakan puncak kebejatan moral manusia. Dengan demikian, bisa kita fahami, betapa memuncaknya nilai jelek orang-orang yang meninggalkan shalat, karena puncak kebejatan moral berupa menuruti syahwat pun masih pada urutan belakang dibanding tingkah meninggalkan shalat.

Di mata manusia, bisa disadari betapa jahatnya orang yang mengumbar hawa nafsunya. Lantas, kalau Allah memberikan kriteria meninggalkan shalat itu lebih tinggi kejahatannya, berarti kerusakan yang amat parah. Apalagi kalau kedua-duanya, dilakukan meninggalkan shalat, dan menuruti syahwat, sudah bisa dipastikan betapa beratnya kerusakan.

Tiada perkataan yang lebih benar daripada perkataan Allah dan Rasul-Nya. Dalam hal ini Allah dan Rasul-Nya sangat mengecam orang yang meninggalkan shalat dan menuruti syahwat. Maka marilah kita jaga diri kita dan generasi keturunan kita dari kebinasaan yang jelas-jelas diperingatkan oleh Allah dan Rasul-Nya itu. Mudah-mudahan kita tidak termasuk mereka yang telah dan akan binasa akibat melakukan pelanggaran amat besar, yaitu meninggalkan shalat dan menuruti syahwat. Amien.

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.

Khutbah Kedua

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا}

ثُمَّ اعْلَمُوْا فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ: {إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا}.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

عِبَادَ اللهِ، إِنَّ اللهَ يَأْمُرُكُمْ بِالْعَدْلِ وَاْلإِحْسَانِ وَإِيتَآئِ ذِي الْقُرْبَى وَيَنْهَى عَنِ الْفَحْشَآءِ وَالْمُنكَرِ وَالْبَغْيِ يَعِظُكُمْ لَعَلَّكُمْ تَذَكَّرُوْنَ. فَاذْكُرُوا اللهَ الْعَظِيْمَ يَذْكُرْكُمْ وَاسْأَلُوْهُ مِنْ فَضْلِهِ يُعْطِكُمْ وَلَذِكْرُ اللهِ أَكْبَرُ.

 

 

 

Contoh Teks Pidato/Khutbah Jumat ‘’ Dahsyatnya Gelombang Penghancur Iman Dan Akhlaq

Contoh Teks Pidato/Khutbah Jumat ‘’ Dahsyatnya Gelombang Penghancur Iman Dan Akhlaq

Kamis,13 Juni 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…  

Dahsyatnya Gelombang Penghancur Iman Dan Akhlaq

Oleh: H. Hartono Ahmad Jaiz

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْهُ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. وَأَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ. يَا أَيُّهَا النَّاسُ أُوْصِيْكُمْ وَإِيَّايَ بِتَقْوَى اللهِ فَقَدْ فَازَ الْمُتَّقُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهَا النَّاسُ اتَّقُوْا رَبَّكُمُ الَّذِيْ خَلَقَكُمْ مِّنْ نَفْسٍ وَاحِدَةٍ وَخَلَقَ مِنْهَا زَوْجَهَا وَبَثَّ مِنْهُمَا رِجَالاً كَثِيْرًا وَنِسَآءً وَاتَّقُوا اللهَ الَّذِيْ تَسَآءَلُوْنَ بِهِ وَاْلأَرْحَامَ إِنَّ اللهَ كَانَ عَلَيْكُمْ رَقِيْبًا. يَا أَيُّهَا الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ وَقُوْلُوْا قَوْلاً سَدِيْدًا. يُصْلِحْ لَكُمْ أَعْمَالَكُمْ وَيَغْفِرْ لَكُمْ ذُنُوْبَكُمْ وَمَنْ يُطِعِ اللهَ وَرَسُوْلَهُ فَقَدْ فَازَ فَوْزًا عَظِيْمًا.

أَمَّا بَعْدُ؛ فَإِنَّ أَصْدَقَ الْحَدِيثِ كِتَابُ اللهَ، وَخَيْرَ الْهَدْيِ هَدْيُ مُحَمَّدٍ صَلَّى الله عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَشَّرَ الأُمُورِ مُحْدَثَاتُهَا وَكُلَّ مُحْدَثَةٍ بِدْعَةٌ وَكُلَّ بِدْعَةٍ ضَلاَلَةٌ وَكُلَّ ضَلاَلَةٍ فِى النَّارِ. اَللَّهُمَّ صَلِّ وَسَلِّمْ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَمَنْ تَبِعَهُمْ بِإِحْسَانٍ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ.

Ada gelombang dahsyat yang menimpa ummat Islam sedunia, yaitu gelombang budaya jahiliyah yang merusak akhlaq dan aqidah manusia yang disebarkan lewat televisi dan media lainnya. Gelombang itu pada hakekatnya lebih ganas dibanding senjata-senjata nuklir yang sering dipersoalkan secara internasional. Hanya saja gelombang dahsyat itu karena sasarannya merusak akhlaq dan aqidah, sedang yang paling menjunjung tinggi akhlaq dan aqidah itu adalah Islam, maka yang paling prihatin dan menjadi sasaran adalah ummat Islam. Hingga, sekalipun gelombang dahsyat itu telah melanda seluruh dunia, namun pembicaraan hanya sampai pada tarap keluhan para ulama dan Muslimin yang teguh imannya, serta sebagian ilmuwan yang obyektif.

Gelombang dahsyat itu tak lain adalah budaya jahiliyah yang disebarkan lewat aneka media massa, terutama televisi, VCD/ CD, radio, majalah, tabloid, koran,dan buku-buku yang merusak akhlak.

Dunia Islam seakan menangis menghadapi gelombang dahhsyat itu. Bukan hanya di Indonesia, namun di negara-negara lain pun dilanda gelombang dahsyat yang amat merusak ini.

Di antara pengaruh negatif televisi adalah membangkitkan naluri kebinatangan secara dini… dan dampak dari itu semua adalah merosotnya akhlak dan kesalahan yang sangat mengerikan yang dirancang untuk menabrak norma-norma masyarakat. Ada sejumlah contoh bagi kita dari pengkajian Charterz (seorang peneliti) yang berharga dalam masalah ini di antaranya ia berkata: “Sesungguhnya pembangkitan syahwat dan penayangan gambar-gambar porno, dan visualisasi (penampakan gambar) trik-trik porno, di mana sang bintang film menanamkan rasa senang dan membangkitkan syahwat bagi para penonton dengan cara yang sangat fulqar bagi kalangan anak-anak dan remaja itu amat sangat berbahaya.”

Peneliti ini telah mengadakan statistik kumpulan film-film yang ditayangkan untuk anak-anak sedunia, ia mendapatkan bahwa:

  • 29,6% film anak-anak bertemakan seks
  • 27,4% film anak-anak tentang menanggulangi kejahatan
  • 15% film anak-anak berkisar sekitar percintaan dalam arti syahwat buka-bukaan.

Terdapat pula film-film yang menampilkan kekerasan yang menganjurkan untuk balas dendam, memaksa, dan brutal.

Hal itu dikuatkan oleh sarjana-sarjana psikologi bahwa berlebihan dalam menonton program-program televisi dan film mengakibatkan kegoncangan jiwa dan cenderung kepada sifat dendam dan merasa puas dengan nilai-nilai yang menyimpang. (Thibah Al-Yahya, Bashmat ‘alaa waladi/ tanda-tanda atas anakku, Darul Wathan, Riyadh, cetakan II, 1412H, hal 28).

Jangkauan lebih luas

Apa yang dikemukakan oleh peneliti beberapa tahun lalu itu ternyata tidak menjadi peringatan bagi para perusak akhlaq dan aqidah. Justru mereka tetap menggencarkan program-programnya dengan lebih dahsyat lagi dan lebih meluas lagi jangkauannya, melalui produksi VCD dan CD yang ditonton oleh masyarakat, dari anak-anak sampai kakek- nenek, di rumah masing-masing. Gambar-gambar yang merusak agama itu bisa disewa di pinggir-pinggir jalan atau dibeli di kaki lima dengan harga murah. Video dan komputer/ CD telah menjadi sarana penyaluran budaya kaum jahili untuk merusak akhlaq dan aqidah ummat Islam. Belum lagi situs-situs porno di internet.

Budaya jahiliyah itu jelas akan menjerumuskan manusia ke neraka. Sedangkan Allah Subhannahu wa Ta’ala memerintahkan kita agar menjaga diri dan keluarga dari api Neraka. Firman Allah:

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api Neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai Allah terhadap apa yang diperintahkanNya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (QS At-Tahriim: 6).

Sirkulasi perusakan akhlaq dan aqidah

Dengan ramainya lalulintas tayangan yang merusak aqidah dan akhlaq lewat berbagai jalur itu penduduk dunia -dalam pembicaraan ini ummat Islam– dikeroyok oleh syetan-syetan perusak akhlaq dan aqidah dengan aneka bentuk. Dalam bentuk gambar-gambar budaya jahiliyah, di antaranya disodorkan lewat televisi, film-film di VCD, CD, bioskop, gambar-gambar cetak berupa foto, buku, majalah, tabloid dsb. Bacaan dan cerita pun demikian.

Tayangan, gambar, suara, dan bacaan yang merusak aqidah dan akhlaq itu telah mengeroyok Muslimin, kemudian dipraktekkan langsung oleh perusak-perusak aqidah dan akhlaq dalam bentuk diri pribadi, yaitu perilaku. Lalu masyarakatpun meniru dan mempraktekkannya. Sehingga praktek dalam kehidupan sehari-hari yang sudah menyimpang dari akhlaq dan aqidah yang benar itupun mengepung ummat Islam.

Dari sisi lain, praktek tiruan dari pribadi-pribadi pendukung kemaksiatan itupun diprogramkan pula untuk dipompakan kepada masyarakat dengan aneka cara, ada yang dengan paksa, misalnya menyeragami para wanita penjaga toko dengan pakaian ala jahiliyah. Sehingga, ummat Islam didesak dengan aneka budaya yang merusak aqidah dan akhlaq, dari yang sifatnya tontonan sampai praktek paksaan.

Nabi Muhammad Shallallaahu alaihi wa Salam memperingatkan agar ummat Islam tidak mematuhi suruhan siapapun yang bertentangan dengan aturan Allah swt. Rasulullah Shallallaahu alaihi wa Salam Bersabda:

لاَ طَاعَةَ لِمَخْلُوْقٍ فِيْ مَعْصِيَةِ اللهِ تَبَارَكَ وَتَعَالَى. (رواه أحمد في مسنده 20191).

“Tidak ada ketaatan bagi makhluk dalam maksiat pada Allah Tabaraka wa Ta’ala.” ( Hadits Riwayat Ahmad, dalam Musnadnya nomor 20191).

Sikap Ummat Islam

Masyarakat Muslim pun beraneka ragam dalam menghadapi kepungan gelombang dahsyat itu. Golongan pertama, prihatin dengan bersuara lantang di masjid-masjid, di majlis-majlis ta’lim dan pengajian, di tempat-tempat pendidikan, dan di rumah masing-masing. Mereka melarang anak-anaknya menonton televisi karena hampir tidak diperoleh manfaat darinya, bahkan lebih besar madharatnya. Mereka merasakan kesulitan dalam mendidikkan anak-anaknya. Kemungkinan, tinggal sebagian pesantrenlah yang relatif lebih aman dibanding pendidikan umum yang lingkungannya sudah tercemar akhlaq buruk.

Ummat Islam adalah golongan pertama yang ingin mempertahan-kan aqidah dan akhlaq anak-anaknya itu, di bumi zaman sekarang ini ibarat orang yang sedang dalam keadaan menghindar dari serangan musuh. Harus mencari tempat perlindungan yang sekira-nya aman dari aneka “peluru” yang ditembakkan. Sungguh!

Golongan kedua, Ummat Islam yang biasa-biasa saja sikapnya. Diam-diam masyarakat Muslim yang awam itu justru menikmati aneka tayangan yang sebenarnya merusak akhlaq dan aqidah mereka dengan senang hati. Mereka beranggapan, apa-apa yang ditayangkan itu sudah lewat sensor, sudah ada yang bertanggung jawab, berarti boleh-boleh saja. Sehingga mereka tidak merasa risih apalagi bersalah. Hingga mereka justru mempersiap-kan aneka makanan kecil untuk dinikmati sambil menonton tayangan-tayangan yang merusak namun dianggap nikmat itu. Sehingga mereka pun terbentuk jiwanya menjadi penggemar tayangan-tayangan itu, dan ingin mempraktekkannya dalam kehidupan. Tanpa disarari mereka secara bersama-sama dengan yang lain telah jauh dari agamanya.

Golongan ketiga, masyarakat yang juga mengaku Islam, tapi lebih buruk dari sikap orang awam tersebut di atas. Mereka berangan-angan, betapa nikmatnya kalau anak-anaknya menjadi pelaku-pelaku yang ditayangkan itu. Entah itu hanya jadi penjoget di belakang penyanyi (namanya penjoget latar), atau berperan apa saja, yang penting bisa tampil. Syukur-syukur bisa jadi bintang top yang mendapat bayaran besar. Mereka tidak lagi memikir tentang akhlaq, apalagi aqidah. Yang penting adalah hidup senang, banyak duit, dan serba mewah, kalau bisa agar terkenal. Untuk mencapai ke “derajat” itu, mereka berani mengorbankan segalanya termasuk apa yang dimiliki anaknya. Na’udzubillaah. Ini sudah bukan rahasia lagi bagi orang yang tahu tentang itu. Na’udzu billah tsumma na’udzu billah.

Golongan pertama yang ingin mempertahankan akhlaq dan aqidah itu dibanding dengan golongan yang ketiga yang berangan-angan agar anaknya ataupun dirinya jadi perusak akhlaq dan aqidah, boleh jadi seimbang jumlahnya. Lantas, golongan ketiga –yang ingin jadi pelaku perusak akhlaq dan aqidah itu– digabung dengan golongan kedua yang merasa nikmat dengan adanya tayangan maksiat, maka terkumpullah jumlah mayoritas. Hingga Muslimin yang mempertahankan akhlaq dan aqidah justru menjadi minoritas.

Itu kenyataan. Buktinya, kini masyarakat jauh lebih meng-unggulkan pelawak daripada ulama’. Lebih menyanjung penyanyi dan penjoget daripada ustadz ataupun kiyai. Lebih menghargai bintang film daripada guru ngaji. Dan lebih meniru penjoget daripada imam masjid dan khatib.

Ungkapan ini secara wajar tampak hiperbol, terlalu didramatisir secara akal, tetapi justru secara kenyataan adalah nyata. Bahkan, bukan hanya suara ulama’ yang tak didengar, namun Kalamullah pun sudah banyak tidak didengar. Sehingga, suara penyayi, pelawak, tukang iklan dan sebagainya lebih dihafal oleh masyarakat daripada Kalamullah, ayat-ayat Al-Quran. Fa nastaghfirulaahal ‘adhim.

Tayangan-tayangan televisi dan lainnya telah mengakibatkan berubahnya masyarakat secara drastis. Dari berakhlaq mulia dan tinggi menjadi masyarakat tak punya filter lagi. Tidak tahu mana yang ma’ruf (baik) dan mana yang munkar (jelek dan dilarang). Bahkan dalam praktek sering mengutamakan yang jelek dan terlarang daripada yang baik dan diperintahkan oleh Allah SWT.

Berarti manusia ini telah merubah keadaan dirinya. Ini mengakibatkan dicabutnya ni’mat Allah akibat perubahan tingkah manusia itu sendiri, dari baik menjadi tidak baik. Allah Subhannahu wa Ta’ala berfirman:

“Sesungguhnya Allah tidak merobah keadaan sesuatu kaum sehingga mereka merobah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” (QS Ar-Ra’d/ 13:11).

Mencampur kebaikan dengan kebatilan

Kenapa masyarakat tidak dapat membedakan kebaikan dan keburukan? Karena “guru utama mereka” adalah televisi. Sedang program-program televisi adalah menampilkan aneka macam yang campur aduk. Ada aneka macam kebohongan misalnya iklan-iklan yang sebenarnya bohong, tak sesuai dengan kenyataan, namun ditayangkan terus menerus. Kebohongan ini kemudian dilanjutkan dengan acara tentang ajaran kebaikan, nasihat atau pengajian agama. Lalu ditayangkan film-film porno, merusak akhlaq, merusak aqidah, dan menganjurkan kesadisan. Lalu ditayangkan aneka macam perkataan orang dan berita-berita yang belum tentu mendidik. Sehingga, para penonton lebih-lebih anak-anak tidak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Masyarakat pun demikian. Hal itu berlangsung setiap waktu, sehingga dalam tempo sekian tahun, manusia Muslim yang tadinya mampu membedakan yang haq dari yang batil, berubah menjadi manusia yang berfaham menghalalkan segala cara, permissive atau ibahiyah, apa-apa boleh saja.

Munculnya masyarakat permissive itu karena adanya penyingkiran secara sistimatis terhadap aturan yang normal, yaitu larangan mencampur adukkan antara yang haq (benar) dan yang batil. Yang ditayangkan adalah jenis pencampur adukan yang haq dan yang batil secara terus menerus, ditayangkan untuk ditonton oleh masyarakat. Padahal Allah Subhannahu wa Ta’ala telah melarang pencampur adukan antara yang haq dengan yang batil:

“Dan janganlah kamu campur adukkan yang haq dengan yang batil dan janganlah kamu sembunyikan yang haq itu sedang kamu mengetahui.” (QS Al-Baqarah: 42).

Dengan mencampur adukkan antara yang benar dengan yang batil secara terus menerus, akibatnya mempengaruhi manusia untuk tidak menegakkan yang haq/ benar dan menyingkirkan yang batil. Kemudian berakibat tumbuhnya jiwa yang membolehkan kedua-duanya berjalan, akibatnya lagi, membolehkan tegaknya dan merajalelanya kebatilan, dan akibatnya pula menumbuhkan jiwa yang berpandangan serba boleh. Dan terakhir, tumbuh jiwa yang tidak bisa lagi membedakan mana yang baik dan mana yang buruk. Lantas, kalau sudah tidak mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang haq dan mana yang batil, lantas keimanannya di mana?

Menipisnya keimanan itulah bencana yang paling parah yang menimpa ummat Islam dari proyek besar-besaran dan sistimatis serta terus menerus yang diderakan kepada ummat Islam sedunia. Yaitu proyek mencampur adukkan antara kebaikan dan keburukan lewat aneka tayangan. Apakah upaya kita untuk membentengi keimanan kita?

بَارَكَ اللهُ لِيْ وَلَكُمْ فِي الْقُرْآنِ الْعَظِيْمِ، وَنَفَعَنِيْ وَإِيَّاكُمْ بِمَا فِيْهِ مِنَ اْلآيَاتِ وَالذِّكْرِ الْحَكِيْمِ. أَقُوْلُ قَوْلِيْ هَذَا وَأَسْتَغْفِرُ اللهَ الْعَظِيْمَ لِيْ وَلَكُمْ.

Khutbah Kedua

إِنَّ الْحَمْدَ لِلَّهِ نَحْمَدُهُ وَنَسْتَعِيْنُهُ وَنَسْتَغْفِرُهْ وَنَعُوذُ بِاللهِ مِنْ شُرُوْرِ أَنْفُسِنَا وَمِنْ سَيِّئَاتِ أَعْمَالِنَا، مَنْ يَهْدِهِ اللهُ فَلاَ مُضِلَّ لَهُ وَمَنْ يُضْلِلْ فَلاَ هَادِيَ لَهُ. أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ صَلَّى اللهُ عَلَى نَبِيِّنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَأَصْحَابِهِ وَسَلَّمَ تَسْلِيْمًا كَثِيْرًا. قَالَ تَعَالَى: يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوا اتَّقُوا اللهَ حَقَّ تُقَاتِهِ وَلاَ تَمُوْتُنَّ إِلاَّ وَأَنتُمْ مُّسْلِمُوْنَ. قَالَ تَعَالَى: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يَجْعَل لَّهُ مَخْرَجًا} وَقَالَ: {وَمَن يَتَّقِ اللهَ يُكَفِّرْ عَنْهُ سَيِّئَاتِهِ وَيُعْظِمْ لَهُ أَجْرًا}

ثُمَّ اعْلَمُوْا فَإِنَّ اللهَ أَمَرَكُمْ بِالصَّلاَةِ وَالسَّلاَمِ عَلَى رَسُوْلِهِ فَقَالَ: {إِنَّ اللهَ وَمَلاَئِكَتَهُ يُصَلُّوْنَ عَلَى النَّبِيِّ، يَا أَيُّهاَ الَّذِيْنَ ءَامَنُوْا صَلُّوْا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوْا تَسْلِيْمًا}.

اَللَّهُمَّ صَلِّ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا صَلَّيْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. وَبَارِكْ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِ مُحَمَّدٍ كَمَا بَارَكْتَ عَلَى إِبْرَاهِيْمَ وَعَلَى آلِ إِبْرَاهِيْمَ، إِنَّكَ حَمِيْدٌ مَجِيْدٌ. اَللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِيْنَ وَالْمُسْلِمَاتِ، وَالْمُؤْمِنِيْنَ وَالْمُؤْمِنَاتِ اْلأَحْيَاءِ مِنْهُمْ وَاْلأَمْوَاتِ، إِنَّكَ سَمِيْعٌ قَرِيْبٌ. اَللَّهُمَّ أَرِنَا الْحَقَّ حَقًّا وَارْزُقْنَا اتِّبَاعَهُ، وَأَرِنَا الْبَاطِلَ باَطِلاً وَارْزُقْنَا اجْتِنَابَهُ. رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ. رَبَّنَا هَبْ لَنَا مِنْ أَزْوَاجِنَا وَذُرِّيَّاتِنَا قُرَّةَ أَعْيُنٍ وَاجْعَلْنَا لِلْمُتَّقِينَ إِمَامًا. سُبْحَانَ رَبِّكَ رَبِّ الْعِزَّةِ عَمَّا يَصِفُوْنَ، وَسَلاَمٌ عَلَى الْمُرْسَلِيْنَ وَالْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِيْنَ.

وَصَلَّى اللهُ عَلَى مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلَّمَ. وَأَقِمِ الصَّلاَةَ.

 

 

 

Mobil listrik pengganti Bajaj Akan diproduksi di Banyuwangi

Produsen teknologi ramah lingkungan yang berbasis di Swedia, Clean Motion, akan mulai memproduksi kendaraan roda tiga bertenaga listrik yang diproyeksikan sebagai pengganti bajaj di ibukota Jakarta. Kendaraan bermerek ZBee itu akan diproduksi di Banyuwangi, Jawa Timur, mulai Agustus 2013.

“Selasa malam (11/6/2013) kami sudah bertemu dengan CEO Clean Motion dan Duta Besar Swedia untuk Indonesia di Jakarta. Ada kepastian akan berproduksi mulai Agustus di Banyuwangi,” ujar Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas lewat siaran pers yang diterima merdeka.com, Rabu (12/6).

Menurut Anas, Clean Motion sebagai produsen ZBee akan menggandeng industri manufaktur lokal di Banyuwangi, yaitu PT Lundin Industry Invest. Dalam website resminya, Clean Motion menyebut potensi pasar kendaraan jenis ini di Indonesia mencapai 100.000 unit per tahun.

Produksi ini antara lain untuk memenuhi kebutuhan peremajaan bajaj yang sedang digiatkan Pemprov DKI Jakarta. ZBee mempunyai efisiensi energi yang besar, sehingga bisa mengurangi emisi karbondioksida. Kendaraan ini diklaim sebagai solusi atas kemacetan di kota-kota besar yang semakin meningkat.

ZBee berdimensi panjang 2.400 milimeter, lebar 1.250 milimeter, dan tinggi 1.500 milimeter. Beratnya 230 kilogram dengan sabuk pengaman di tiga titik. Kendaraan bebas polusi udara ini menyimpan daya di baterai Li-Ion. Untuk menempuh 100 kilometer, ZBee memerlukan listrik 4 kWh.

Baterai ZBee dapat diisi penuh kurang dari satu jam. Tidak diperlukan infrastruktur khusus untuk pengisian baterai listrik sebagaimana mobil listrik berkapasitas berat. Semua kebutuhan pengisian baterai bisa didapatkan di toko-toko biasa. Kendaraan ini mampu menempuh jarak 50 kilometer sebelum harus diisi kembali dayanya. Kecepatan mobil ini mencapai 45 kilometer per jam.

Anas berharap, investasi perusahaan Swedia dalam pembuatan mobil ZBee dengan menggandeng mitra lokal di Banyuwangi akan mempunyai dampak seperti bola salju yang terus menggelinding dan membesar, yaitu dengan menggaet jaringan bisnis Swedia lainnya untuk masuk ke Banyuwangi.

Apalagi, kunjungan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono ke Swedia akhir Mei lalu telah menghasilkan komitmen dari sejumlah perusahaan besar di sana untuk berinvestasi di Indonesia. “Kami yakin jaringan bisnis Swedia bisa semakin melirik Banyuwangi setelah ZBee diproduksi di kota kami,” ujar Anas.

Anas menyambut antusias rencana investasi Swedia tersebut. Swedia adalah negara yang menduduki peringkat ke-8 dalam Innovation Capacity Index (Indeks Kapasitas Inovasi) dunia. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Swedia tercatat di posisi 10 besar dunia.

Sejumlah penemuan seperti GPS, sabuk pengaman tiga titik, atau cardiac pacemaker (penunjang medis untuk kesehatan jantung) adalah inovasi dari Swedia. “Inovasi adalah kunci dari daya saing. Karena itu, masuknya Swedia dengan memproduksi ZBee di Banyuwangi bisa menjadi impuls untuk tumbuh-kembangnya budaya dan tradisi inovasi agar daya saing ekonomi daerah terus meningkat,” jelas Anas.

Investasi di Banyuwangi sudah semakin meningkat ditunjang dengan keberadaan infrastruktur yang memadai. Telah ada penerbangan rutin tiap hari di Bandara Blimbingsari Banyuwangi.

Selain itu, ada Pelabuhan Tanjungwangi yang akan memudahkan mobilitas pengiriman barang dari dan ke Banyuwangi. Pelabuhan Tanjungwangi Banyuwangi bisa menjadi tumpuan di kawasan timur Pulau Jawa di tengah kondisi Pelabuhan Tanjung Perak Surabaya yang sudah kelebihan kapasitas.

Sumber :

http://www.merdeka.com/peristiwa/mobil-listrik-pengganti-bajaj-diproduksi-di-banyuwangi.html

Kabupaten Banyuwangi Berhasil Raih Adipura 2013

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas menerima Piala Adipura dari Presiden SB Yudhoyono, di Jakarta, Senin (10/6) (Dok Humas Pemkab Banyuwangi)

Banyuwangi, GATRAnews – Banyuwangi patut berbangga. Kota di ujung timur Pulau Jawa ini berhasil meraih Piala Adipura; sebuah penghargaan dari Kementrian Lingkungan Hidup RI bagi kota-kota di Indonesia yang dinilai berhasil dalam kebersihan serta pengelolaan lingkungan perkotaan.

Piala Adipura 2013 ini diserahkan langsung oleh Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) kepada Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, di Istana Negara, Jakarta, Senin (10/6). Menurut siaran pers yang diterima GATRAnews, di Jakarta, Rabu (12/6), penyerahan Piala Adipura ini tepat satu tahun setelah penerimaan sertifikat Adipura.

Menurut Kepala Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kabupaten Banyuwangi, Arief Setiawan, penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi Banyuwangi, setelah 17 tahun berturut-turut tidak mendapatkan Adipura. Tahun 1996, Banyuwangi pernah meraih Adipura Kencana. Namun setelahnya gagal meraih Adipura. Bahkan pernah dinobatkan sebagai kota terkotor pada 2011. “Penghargaan ini menjadi kebanggaan bagi seluruh masyarakat Banyuwangi atas segala upaya kerja kerasnya menciptakan Banyuwangi yang bersih,” ujar Arief.

Tahun ini, penyerahan piala didasarkan pada empat kategori wilayah penilaian, yakni kategori Kota Metropolitan, Kota Besar, Kota Sedang, dan Kota Kecil.

Banyuwangi yang masuk kategori penerima Piala Adipura untuk Kota Sedang, merupakan salah satu dari 33 kabupaten/kota se-Indonesia yang mendapatkan Adipura untuk pertama kalinya. Dijelaskan Arief, untuk Provinsi Jawa Timur, dari 38 kabupaten/kota, hanya dua kabupaten/kota yang belum berhasil meraih Adipura.

Sedangkan Banyuwangi dan Kota Mojokerto adalah dua kabupaten/kota yang meraih Adipura untuk pertama kalinya. “Karena Banyuwangi dan Kota Mojokerto terhitung sebagai penerima Piala Adipura untuk pertama kalinya, Presiden SBY berkenan menyerahkannya secara langsung.

Sedangkan bagi kabupaten/kota lain yang sudah menerima piala ini untuk kedua kali, ketiga dan seterusnya, penghargaan akan diserahkan oleh Menteri Lingkungan Hidup, di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, malam ini (Senin malam, Red.),” tutur Arief.

Ada beberapa indikator yang menjadikan Banyuwangi layak menerima piala Adipura, jelas Arief, yakni partisipasi masyarakat di bidang kebersihan dan keindahan. Selain itu, berbagai inovasi yang dibuat seperti adanya bank sampah, pengolahan sampah, pemanfaatan gas metan dan perubahan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Juga  adanya perilaku masyarakat yang berubah menjadi peduli akan sampah, serta bersihnya beberapa titik pantau, seperti sungai dan pasar.

Piala lambang supremasi kota bersih dan sehat tersebut akan dikirab dan diarak pada Rabu ini. Arak-arakan yang juga melibatkan pelajar tersebut, diawali dari Bandara Blimbingsari menuju Kecamatan Kota Banyuwangi. Di  Kecamatan Kota Banyuwangi, kirab diawali dari  Jl. S. Parman – Jl. Brawijaya – Jl. Gajah Mada – Jl. Hayam Wuruk – Jl. MH. Thamrin – Jl. PB. Sudirman – Jl. A. Yani – Jl. Adi Sucipto – Jl. Kepiting. Kemudian berlanjut ke Jl. Letkol Sugiono – Jl. MT Haryono – Jl. Pierre Tendean – Jl. Kartini, dan berakhir di Taman Blambangan.

Selain berhasil memboyong Piala Adipura, SMKN 1 Banyuwangi juga berhasil mendapatkan penghargaan Adiwiyata Mandiri dari Kementrian Lingkungan Hidup. Penghargaan ini diberikan atas kepedulian sekolah dalam menjaga lingkungan.

Program adiwiyata merupakan implementasi dari Pendidikan Lingkungan Hidup pada sekolah dasar dan menengah yang berupaya membangun karakter. Sehingga sekolah penerima adiwiyata adalah sekolah SD, SMP, dan SMA yang dinilai peduli dan berbudaya lingkungan, yang bertujuan utk mewujudkan warga sekolah yang bertanggungjawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui tata sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan. (TMA)

Sumber:

http://www.gatra.com/advetorial/32398-banyuwangi-berhasil-raih-adipura.html

Ritual Nikah Sambil ‘Perang’ Suku Using Banyuwangi

(Anekdote) 10 Manfaat Onani Bagi Pria

10 Manfaat Coli
Inilah 10 manfaat terbesar dari coli :


1. Coli mencegah penyakit berbahaya.

Coli biasanya dilakukan karena kepengen ML, tapi g punya pasangan, ga punya duid or karena takut kena sipilis jika pake layanan ekstra panti pijet plus2… disini coli adalah alternatif terbaik karena selain murah meriah, juga relatif jauh lebih aman dari penyakit2 busuk macam sipilis dan lion king… artinya, coli memeiliki peran yg sangat besar dalam mengurangi penyebaran penyakit2 yg menjijikan plus mengerikan…



2.Coli dapat menjadikan anda cool dan confident

Bukan rahasia lagi kalo coli dilakukan pada saat mengintip cw telanjang… tak peduli tante telanjang, simbok telanjang, babu telanjang ato bias jadi saat om2 telanjang. Coli saat liat babu telanjang tentu sajah dilakukan melalui intip mengintip… dan pada saat mengintip dan ngocok, dada akan berdegup kencang kayak pengendara motor yg ga punya SIM ktemu pulisi. kegiatan coli sambil menahan was2 scr berulang2 inilah yg akhirnya dapat membuat seorang laki2 makin gentle, ga penakut, santai dan cool dalam menghadapi masalah krn ga bakalan ada masalah yg lebih berat bagi dia selain kepergok nyokap pas lg coley sambil ngintip babu. so buat para cw berhati2lah pas kenalan sama co yg terlalu cool. bs jadi dia sering bgt coli



3.Coli dapat mencegah habisnya sperma lho!!!

Laki2 yg sering coli pasti sering ngeluarin bahan baku.. semakin sering coli/dicoliin, maka organ yg memproduksi sperma akan aktif bekerja untuk ngejar setoran demi mensuplai sperma yg nantinya akan dikeluarkan. Bandingkan dg laki2 yg jarang coli. Organ penghasil sperma ga akan bekerja maksimal n malahan cenderung nganggur .. buat apa kerja kalo hasilnya ga dipake, begitulah cara berpikir organ penghasil sperma


4.Coli dapat membuat laki2 ttp nyaman meski sering lewat selokan

Jika dibandingkan dg laki2 yg ga pernah coli, maka laki2 yg gemar coli akan sante2 ajah saat melewati tong sampah, got atopun comberan. Knp? Hal ini disebabkan krn maniak coli pastinya udah familiar dg bau selokan yg mana sejatinya adalah sama baunya dg bau sperma.. meskipun kadang2 sperma agak2 bau kaporit /pemutih dikit


5.Coli membuat badan lebih sporty

Bilang pueh, fuih, cuih, fyuh ajah sama cowok yg kakiny kecil kayak kaki cw.. dia psti gag tau nikmatnya coli. Laki2 yg sering coli disinyalir akan memiliki bentuk kaki (terutama betis) yg lebih indah. Hal ini terjadi karena kaki adalah bagian tubuh yg paling sering menerima gempa yang muncul akibat dari aktivitas coli. Kaki/betis akan semakin indah jika coli dilakukan dg cara berdiri.. dimana melalui gaya ini, kaki akan semakin sering begetar sehingga otot2 kaki akan semakin sering berkontraksi dan pada akhirnya dapat membentuk form dari betis itu sendiri. Coli akan semakin mempercepat pembentukan betis yg lbh sporty jika dilakukan sambil lari


6.Coli dapat memuluskan anda saat mempelajari kung-fu

ini yg paling oke. ternyata coli dapat mempermudah pelakunya dalam mempelajari kungfu dan ilmu pernapasan. bagaimana tidak, saat coli, sebelum nyampe ke ujung napas , nafas yg tersengal2 menahan nikmat adalah akibat dari tertahannya aliran oksigen kedalam paru2. kalo lo coli 3x sehari dan tiap mau nyampe kesono loe biasa nahan napas 30 detik sajah, lo ga bakalan kesulitan pada saat belajar ilmu pernapasan dan bela diri… tanyakan pada jet lee.. gw yakin dia sering coli…..


7.Coli dapat mempermudah anda saat rekruitment tentara

kegiatan coli selalu memerlukan kondisi yg awas. bagaimanapun, ketahuan coli dikost , coli di wc or ktauan coli di tengah2 pasar dapat menjadikan pelaku coley malu setengah mati. Untuk itu, dalam ilmu percoley-an, siaga adalah syarat utama sebelum nyampe kesono. nah, dimedan perang, sikap awas juga sangat dibutuhkan… so, banyak2lah coli kalo lo2 pada mo jadi tentara, biar terlatih


8.Coli dapat mempermudah saat lo2 daftar jadi intel.

Intel adalah orang yg pandai berpura2.. intel saat beraksi bisa berwujud tukang baso, kusir delman or bahkan waria…. intinya, intel sangat mahir berpura2. sama dg pelaku coli.. saat ditanya habis pain lo di kamar mandi? jawabnya pasti bokis: ah, gw habis gosok gigi.. makanya jangan pernah ngomongin coli didepan intel.. dia ga bakalan tertarik… dah bosen!!!


9.Coli menghindarkan anda dari perbuatan Kriminal

ini sangatlah logis. Knp? lo blum pernah denger kan ada maling mencuri mobil sambil coli?? Nah, disinilah manfaat coli. Seorang coli master pasti akan melakukan aksinya ditempat yg tertutup dan ga bakalan melakukan aktivitas lain sebelum coli selesai.(gak nyambung bgtttt)


10.Coli dapat menjadikan anda seorang gubernur…

Arnold Schwarzeneger sebelum jadi atlit binarga adalah penggemar coli… awalnya arnol adalah pemuda yg sangat kurus… kegemarannya akan kocok mengocok menjadikan lengan kanannya bertambah besar.. untuk mengimbangi lengan kiri yg lebih kecil, arnold melakukan fitnes dan binaraga… dari binaraga inilah akhirnya arnold menjadi bintang pilm dan selanjutnya menjadi gubernur. so, banyak2lah coli biar lo2 pada bisa jadi gubernur…
Mau nyobain masturbasi yang lebih sehat, aman dan yang pasti enaaakkk bangett ????! cobain nih


sumber : kaskus.us

Temu Misti,Sang Penjaga Seni Tradisi Gandrung Banyuwangi

Diusia lebih dari setengah abad, Temu Mesti masih menari. Bintang seni Gandrung yang hidup jauh dari gemerlap.

Temu Mesti, maestro tari Gandrung dari asal Desa Kamiren Glagah, Banyuwangi pada pementasan “Maestro!Maestro! Tari Tradisi” di TIM, Jakarta, Rabu (5/12).

Bibir Temu Mesti selalu tersenyum. Tulang pipinya merona. Usianya tak lagi muda tak menghambat gerakan badan dan goyangan pinggulnya yang tetap bertenaga. Liukan tubuh Temu diringi tabuhan dua kendang khas Oseng, gong, lengkingan suara biola yang digesek sederhana dan dentingan triangle.

Berbalut kain panjang yang sempit di bagian ujung kaki, langkah kaki Temu tetap lincah. Tangannya pun tak kalah gesit memainkan kain selendang yang menjuntai dari lehernya. Sambil menari suaranya jernih mengalunkan tembang Padha Nonton, lagu pembuka pentas Gandrung di Taman Ismail Marzuki malam itu. Baca lebih lanjut

Kabupaten Banyuwangi : Sunrise of Java

Bacaan Suluk Pembuka Pertunjukan Seni Janger Banyuwangi

Hong wilaheng astuhu Brahmana, sidem myak mendhung abendanu. Dirgahayu. Ing jagat kulon mega malang, ing jagat wetan kawistara abang maya-maya mratandani sang bagaswara arsa nyuminari marang tribahwana. Tri wis karane telu. Bahwana jagat. Kang gumelar ing kaloka, ya dwi loka, kawastanan triloka. Ya daya pepadang kang saged mahanane sumbere panguripan. Awang-awang panguripane iber-iber, andene tirta panguripane mina. Ya panguripane jalma manusa, sanajan ta kutu-kutu walang adoga, ya jim setan pri prayangan, ilu-ilu banaspati, gendruwo bali praja ana ing bahwana. Sedaya kala wau tansah ngantru marang soroting sang hyang Bagaspati, ya sang hyang Batara Surya. Surupe sang hyang Batara Surya, bahwana dadi peteng ndhedhet. Laline anuwuhaken reeeep sirep, data pitana.

 Terjemahan

 Hong wilaheng astuhu (menghaturkan sembah kepada) Brahmana (dewa Brahma) sang pencipta, kesunyian menyingkirkan awan yang bergelayut. Dirgahayu (selamat dan sejahtera). Di langit barat awan melintang, di langit timur kelihatan sinar kemerahan sebagai tanda matahari hendak menyinari tiga dunia (bumi). Tri berarti tiga. Bahwana berarti dunia. Yang tergelar di kaloka, dwi loka, dan triloka. Ya sinar yang dapat menjadi sumber kehidupan. Dirgantara tempat hidup hewan-hewan yang terbang, sedankan air tempat hidup ikan. Tempat hidup umat manusia, serta hewan-hewan yang lain. Tempahidup jim, setan priprayangan, ilu-ilu banaspati, gendruwo, dan makhluk halus lainnya kembali ke dunianya. Semua (makhluk) itu senantiasa menanti sinar sang hyang Bagaswara (matahari), ya sang hyang betara Surya. Pudarnya sinar matahari (sang hyang betara Surya) dunia menjadi gelap gulita. Yang  dapat melahirkan  kesunyian, dan petaka.

 

Sebuah Kenangan Indah Bareng Sahabat Grammar I Periode 10 Mei 2013 Mahesa Institute Pare Kediri

Jumat,07 Juni 2013

Salam Jenggirat Tangi !!!

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros

      Tak terasa sudah satu bulan Mas say laros mengambil program grammar 1 periode 10 mei 2013 di Mahesa Institute Kampung Inggris Pare Kediri.Meskipun hanya satu bulan namun kenangan manis itu tak terlupakan begitu saja.Beberapa kenangan manis itu adalah Mas say laros bisa bertemu dengan orang-orang dari berbagai penjuru nusantara sehingga dapat menambah wawasan pengetahuan karena kita sering sharing dengan mereka.

Ada sebuah perbedaan yang mencolok antara kelas grammar 1 kali ini dibanding dengan kelas Speaking 1 yang Mas say Laros ambil satu bulan yang lalu.Jika satu bulan yang lalu rata-rata teman satu kelas kita seumuran mas say laros namun untuk grammar 1 kali ini terjadi perbedaan usia yang sangat jauh.Karena teman sekelas mas say laros ada yang berasal dari tingkat SD,SMP,SMA, Perguruan Tinggi dan beberapa juga sudah berkeluarga sehingga otomatis dalam penyampaian materi juga tidak bisa berjalan dengan maksimal.Tetapi meskipun awalnya mas say laros juga agak stress belajar dengan anak-anak dibawah umur yang selalu ramai dikelas…Namun dari situ saya banyak belajar untuk menjadi orang yang sabar dalam menghadapi keadaan heheheh…

Inilah Foto Kenangan Mas Say Laros Bersama Sahabat Grammar 1 yaitu  Rizal dan Wafa yang juga sama-sama berasal dari Banyuwangi

1-BLOG

2-BLOG

 

Foto Bersama Tutor Grammar 1 yaitu Miss Menur

Dari Kiri Mas Say Laros (Banyuwangi), Lutfi Walidinar (Tasikmalaya) , Rizal (BWI), Miss Menur (TUTOR) ,Akbar (Jakarta) dan Wafa (Banyuwangi)

      3-BLOG

Traditional Story Of Banyuwangi

Legend of Banyuwangi

Long time ago Banyuwangi was called Blambangan. It was a kingdom under a wise king who had a handsome and smart son. Raden Banterang was his name. He liked hunting very much. He often went to forest around Blambangan to hunt for animals. One day when he was in a forest he saw a deer. He chased it and the deer ran deeper into the forest. His horse was so good and strong that he left his guards behind. Unfortunately he lost the deer. As he took a rest under a big banyan tree suddenly a lovely lady appeared in front of him. Raden Banterang was very surprised to see a beautiful girl alone in the forest. He was suspicious that she was not a human being. So he asked her.

‘Excuse me lovely lady, do you live around here?’ Baca lebih lanjut

Mengenal Tradisi Gelar Pitu Di Kabupaten Banyuwangi

Banyuwangi merupakan salah satu daerah di Jawa Timur yang kaya akan seni Budaya, Masayarakat Banyuwangi sangat menjunjung tinggi tradisi yang telah ada dari zaman nenek moyang beberapa tahun silam. Salah satu tradisi yang masih di jaga oleh masyarakat Banyuwangi adalah Tradisi Gelar Pitu di Desa Glagah (30 Menit Perjalanan dari Pusat Kota)
Setiap Lebaran hari ketujuh atau 7 Syawal tahun Hijriyah, warga Dukuh Kopen Kidul, Dusun Kampung Baru, Desa / Kecamatan Glagah, memperingati Lebaran Ketupat yang disebut Gelar Pitu.
Istilah gelar Pitu berasal dari kata Gelar yang artinya menggelar atau menata, sedangkan pitu berarti pitutur atau ucapan. Jadi jika di artikan Gelar Pitu mengandung makna menata ucapan dari buyut Saridin, yang telah memberikan tujuh wejangan kepada keturunannya. Salah satu isi wejangannya adalah keturunan Mbah Saridin diminta melaksanakan sedekah bumi yang dilaksanakan di halaman atau di tengah jalan. Selamatan itu dilaksanakan dengan menggunakan pelepah pisang atau biasa di sebutAncak. Tradisi ini menurut tokoh yang dituakan di desa tersebut telah di laksanakan sejak akhir abad ke-19 atau awal abad ke-20.
Dalam tradisi ini, masyarakat setempat menggelar ritual penyucian Barong dan mahkota (omprok) Seblang serta gunungan ketupat yang diarak dan didoakan di makam leluhur; Mbah Saridin; yang diyakini sebagai pelopor pembabat hutan untuk di jadikan perkampungan.
Setiap tahunnya tampak warga sesepuh adat mensucikan barong, mahkota Seblang, dan gunungan ketupat di makam leluhur. Kegiatan ini bertujuan untuk menolak bala dan wujud sukur atas keamanan dan rejeki.
Dalam Tradisi ini terdapat pula alunan musik yang terdengar begitu unik dan menggema dari pengeras suara yang terpasang, suara alunan musik yang rancak dalam tradisi ini sangat berbeda dari suara alat music yang kita kenal.
Alunan suara yang sangat rancak dan ceria tersebut di alunkan oleh beberapa buah lesung (peralatan dapur Tradisonal) yang di tabuh oleh delapan perempuan, sang penabuh selalu menunjukkan senyum kecil yang tak henti-hentinya merka suguhkan; hal ini di lakukan untuk mennjukkan rasa bahagia, oleh warga sekitar kegiatan ini di sebut Gedogan.
Kegiatan tidak berhenti sampai disitu saja, ketika alunan music di suarakan, 6 orang laki-laki yang berpakaian khas Banyuwangi (memakai pakaian serba hitam dan udeng khas Banyuwangi) berjalan menuju areal persawahan. Mereka bermaksud mengambil air suci dari sebuah mata air yang berlokasi di pinggir sungai (mata air ini terletak sekitar 2 KM dari lokasi gelar pitu). Aroma kemenyan yang merupakan sebuah syarat juga Nampak disepanjang jalan menuju air tersebut, yang asapnya menunjukkan jalan menuju lokasi air suci yang akan di ambil oleh seorang dalam dua wadah kendi yang nantinya akan di diamkan selama beberapa jam. Selain aroma kemenyan, hal yang menarik dalam perjalanan tradisi ini adalah si pembakar kemenyan yang tiba-tiba kesurupan ketika sampai di gubuk tengah sawah (gubuk tersebut di yakini merupakan padepokan milik Mbah Saridin). Pada sore hari, satu kendi air yang telah diisi penuh tersebut digunakan untuk memandikan kepala Barong. Sedangkan satu kendi lainnya di gunakan untuknyekar di makam leluhur desa Glagah dan keluarganya. Dalam tradisi ini, pengunjung juga akan disuguhi berbagai kesenian tradisional Banyuwangi, seperti Kuntulan, tari Gandrung, Barong, dan juga terdapat angklung paglak.
Setelah semua pagelaran di laksankan dalam Tradisi Gelar Pitu, tradisi terakhir yang di suguhkan adalah upaca arak-arakan Ketupat Gunggungan(seluruh ketupat tersebut diisi uang antara Rp. 1.000,- sampai Rp. 5.000,-) yang di arak mengelilingi kampung, pada saat yang sama, warga menyediakan masakan dalam Ancak di sepanjang jalan desa yang di lewati oleh arak-arakan hingga arak-arakan berakhir ditempat akhir yang telah ditentukan (untuk tahun ini berada di musola yang berlokasi di Dukuh Kopen Kidul).
Antara percaya atau tidak, hal mistik yang terjadi ketika di lakukan arak-arakan adalah jumlah uang yang berubah menjadi Rp. 10.000 – Rp. 20.000,- ketika ketupat tersebut sudah ada di genggaman warga. Tidak hanya hal tersebut yang unik, ketika ketupat yang di dapatkan berisi uang, maka dipercaya rejeki kita akan lancar dalam 1 tahun kedepan, begitu pula sebaliknya, jika ketupat kosong, maka rejeki kita akan menurun dalam 1 tahun ke depan.
Tradisi Gelar Pitu adalah satu dari banyak tradisi yang ada di Kabupaten Banyuwangi yang di gelar hanya satu tahun satu kali, jadi saying sekali jika tidak menyaksikan tradisi ini. So keep ur vacation for the next best tradition of Banyuwangi.
Sumber:

Contoh MC/Pembawa Acara Tingkeban, Kelahiran Anak, Selapanan dan Sunatan

Contoh MC/Pembawa Acara Tingkeban, Kelahiran Anak, Selapanan dan Sunatan

Rabu,05 Juni 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…  

بسـم الله الرحمن الرحيم

الحمد للّه الّذى خلق الانسان فى احسن تقويم

اشهدان لااله الاّالله وحده لاشريك له  واشهدانّ محمّداعبده ورسوله. اللّهمّ صلّ وسلّم وبارك على سيّدنا محمّد وعلى اله وصحبه اجمعين

امّابعد

Bismillaahirrahmaanirrahiim, alhamdulillaahilladzii khalaqal insaana fii ahsani taqwiim, Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariikalah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rasuuluh. Allaahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii ajma’iin. Ammaa ba’du.

Almukarromun para ‘alim ulama, para kiyai, bapak-bapak dan saudara-saudara yang dimulyakan Allah.

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kita kehadirat Allah SWT yang telah menciptakan kita manusia dengan sebaik-baik ciptaan. Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad saw, pada keluarganya, para sahabatnya, dan kepada ummatnya hingga akhir zaman.

Kami atas nama ……………………., menyampaikan terima kasih atas kehadirannya dalam acara : ……………………………….

Dengan harapan mudah-mudahan apa yang kita laksanakan bersama ini senantiasa dalam keridhaan Allah serta akan membuahkan rahmat dan nikmat bagi kita semua fiddunya wal akhirah, aamiin yaa robbal ‘alamiin.

Hadirin yang yang dimulyakan Allah, dalam pelaksanaan tasyakkuran ini , kami susun acara-acara sbb:

  1. Pembukaan
  2. Tawassul
  3. Pembacaan ayat suci Al Qur’an
  4. Mauidhah Hasanah
  5. ……………………………….
  6. Do’a
  7. Istirahat
  8. Penutup

Alhamdulillah

Usai sudah pelaksanaan acara ………………………. ini, semoga senantiasa mendapatkan keridloan Alloh SWT,

Kami sebagai pemandu acara dan panitia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Serta mohon ma’af atas segala kekurangan yang ada.

Teriring do’a semoga kesejahteraan, keselamatan dan barokah Allah senantiasa tercurah kepada kita semua, aamiin.

Billahittaufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Contoh MC/Pembawa Acara Tasyakuran/Selametan

Contoh MC/Pembawa Acara Tasyakuran/Selametan

 

Selasa,04 Juni 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…  

بسـم الله الرحمن الرحيم

الحمد للّه الّذى انعمنا بنعمة الايمان والاسلام

اشهدان لااله الاّالله وحده لاشريك له  واشهدانّ محمّداعبده ورسوله. اللّهمّ صلّ وسلّم وبارك على سيّدنا محمّد وعلى اله وصحبه اجمعين

امّابعد

Bismillaahirrahmaanirrahiim, alhamdulillaahilladzii an’amanaa bini’matil iimaani wal islaam, Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariikalah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rasuuluh. Allaahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii ajma’iin. Ammaa ba’du.

Almukarromun para ‘alim ulama, para kiyai, bapak-bapak dan saudara-saudara yang dimulyakan Allah.

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kita kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan kenikmatan-kenikmatanNya kepada kita semua, terutama berupa nikmatul iman dan islam. Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad saw, pada keluarganya, para sahabatnya, dan kepada ummatnya hingga akhir zaman.

Kami atas nama ……………………., menyampaikan terima kasih atas kehadirannya dalam acara tasyakkuran atas ……………………………….

Dengan harapan mudah-mudahan apa yang kita laksanakan bersama ini senantiasa dalam keridhaan Allah serta akan membuahkan rahmat dan nikmat bagi kita semua fiddunya wal akhirah, aamiin yaa robbal ‘alamiin.

Hadirin yang yang dimulyakan Allah, dalam pelaksanaan tasyakkuran ini , kami susun acara-acara sbb:

  1. Pembukaan
  2. Tawassul
  3. Pembacaan ayat suci Al Qur’an
  4. Mauidhah Hasanah
  5. ………………………………..
  6. Do’a
  7. Istirahat
  8. Penutup

Alhamdulillah

Usai sudah pelaksanaan tasyakkuran ini, semoga senantiasa mendapatkan keridloan Alloh SWT,

Kami sebagai pemandu acara dan panitia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Serta mohon ma’af atas segala kekurangan yang ada.

Teriring do’a semoga kesejahteraan, keselamatan dan barokah Allah senantiasa tercurah kepada kita semua, aamiin.

Billahittaufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Mengenal Sosok HASNAN SINGODIMAYAN,Seniman dan Budayawan Banyuwangi



Lahir : Banyuwangi, Jawa Timur, 17 Oktober 1931

Istri : Sayu Masunah
Anak :
- Buyung Pramunsyie
- Bujang Pratiko
- Bonang Prasunan
- Rundung Prahara
- Capung Prihatini

Makam Syekh Datuk Ibrahim Banyuwangi

Pada tahun 1770, ia telah menyebarkan Islam di daerah Negara, Bali. Kemudian hijrah ke Banyuwangi pada tahun 1840,Malam Jumat legi menjadi salah satu malam yang oleh umat muslim dipercaya sebagai malam yang banyak barokah. Begitu pula di makam Datuk Malik Ibrahim, Kabupaten Banyuwangi.

Contoh MC/Pembawa Acara Perayaan Isra’ Mi’raj

Contoh MC/Pembawa Acara Perayaan Isra’ Mi’raj

 

Senin,03 Juni 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…  

بسـم الله الرحمن الرحيم

الحمدللّه الّذى اسرى بعبده ليلامن المسجدالحرام الى المسجد الاقصى الّذى باركناحوله لنريه من اياتناانّه  هوالسّميع البصير

اشهدان لااله الاّالله وحده لاشريك له  واشهدانّ محمّداعبده ورسوله. اللّهمّ صلّ وسلّم وبارك على سيّدنا محمّد وعلى اله وصحبه اجمعين

امّابعد

Bismillaahirrahmaanirrahiim, alhamdulillaahilladzii asraa bi’abdihii lailan minal masjidilharaam ilal masjidil aqshaalladzii baaraknaa haulahuu linuriyahuu min aayaatinaa innahuu huwassamii’ul bashiir, Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariikalah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rasuuluh. Allaahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii ajma’iin. Ammaa ba’du.

Almukarromun para ‘alim ulama, para kiyai, ibu-ibu, bapak-bapak dan saudara-saudara yang dimulyakan Allah.

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kita kehadirat Allah SWT yang yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Al Masjidil Haram ke Al Masjidil Aqsha yang telah diberkahi sekelilingnya dengan memmperlihatkan kepadanya sebagian dari tanda-tanda kebesaranNya. Sesungguhnya Dia adalah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui. Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad saw, pada keluarganya, para sahabatnya, dan kepada ummatnya hingga akhir zaman.

Kami atas nama ……………………., menyampaikan terima kasih atas kehadirannya dalam acara Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw.

Dengan harapan mudah-mudahan peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw. yang kita laksanakan bersama ini senantiasa dalam keridhaan Allah serta akan membuahkan rahmat dan nikmat bagi kita semua fiddunya wal akhirah, aamiin yaa robbal ‘alamiin.

Hadirin yang yang dimulyakan Allah, dalam pelaksanaan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad ini , kami susun acara-acara sbb:

  1. Pembukaan
  2. Tawassul
  3. Pembacaan ayat suci Al Qur’an
  4. Pembacaan Shalawat Nabi oleh Santri
  5. Mauidhah Hasanah
  6. Pembacaan Shalawat diiringi Hadrah
  7. Do’a
  8. Istirahat
  9. Penutup

Alhamdulillah

Usai sudah pelaksanaan Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad saw. ini, semoga senantiasa mendapatkan keridloan Alloh SWT,

Kami sebagai pemandu acara dan panitia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Serta mohon ma’af atas segala kekurangan yang ada.

Teriring do’a semoga kesejahteraan, keselamatan dan barokah Allah senantiasa tercurah kepada kita semua, aamiin.

Billahittaufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Gending Klasik Banyuwangi – ( EMAS -EMAS )

Contoh MC/Pembawa Acara Perayaan Maulid Nabi

Minggu,02 Juni 2013

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…  

بسـم الله الرحمن الرحيم

الحمد للّه الّذى ارسل رسو له بالهدى  ودين الحقّ  ليظهره  على الدّين كلّه

اشهدان لااله الاّالله وحده لاشريك له  واشهدانّ محمّداعبده ورسوله. اللّهمّ صلّ وسلّم وبارك على سيّدنا محمّد وعلى اله وصحبه اجمعين

امّابعد

Bismillaahirrahmaanirrahiim, alhamdulillaahilladzii arsala rasuulahuu bil hudaa wa diinilhaqqi liyuzhhirahuu ‘aladdiinikullih, Asyhadu allaa ilaaha illallaahu wahdahuu laa syariikalah, wa asyhadu anna muhammadan ‘abduhuu wa rasuuluh. Allaahumma shalli wa sallim wa baarik ‘alaa sayyidinaa muhammadin wa ‘alaa aalihii wa shahbihii ajma’iin. Ammaa ba’du.

Almukarromun para ‘alim ulama, para kiyai, ibu-ibu, bapak-bapak dan saudara-saudara yang dimulyakan Allah.

Marilah kita bersama-sama memanjatkan puji syukur kita kehadirat Allah SWT yang mengutus Rasulnya dengan membawa petunjuk dengan agama yang benar. Sholawat dan salam semoga tetap terlimpahkan kepada junjungan kita nabi besar Muhammad saw, pada keluarganya, para sahabatnya, dan kepada ummatnya hingga akhir zaman.

Kami atas nama ……………………., menyampaikan terima kasih atas kehadirannya dalam acara Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw.

Dengan harapan mudah-mudahan peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. yang kita laksanakan bersama ini senantiasa dalam keridhaan Allah serta akan membuahkan rahmat dan nikmat bagi kita semua fiddunya wal akhirah, aamiin yaa robbal ‘alamiin.

Hadirin yang yang dimulyakan Allah, dalam pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi ini , kami susun acara-acara sbb:

  1. Pembukaan
  2. Tawassul
  3. Pembacaan ayat suci Al Qur’an
  4. Pembacaan Shalawat Nabi oleh Santri
  5. Mauidhah Hasanah
  6. Pembacaan Shalawat diiringi Hadrah
  7. Do’a
  8. Istirahat
  9. Penutup

Alhamdulillah

Usai sudah pelaksanaan Peringatan Maulid Nabi Muhammad saw. ini, semoga senantiasa mendapatkan keridloan Alloh SWT,

Kami sebagai pemandu acara dan panitia menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya.

Serta mohon ma’af atas segala kekurangan yang ada.

Teriring do’a semoga kesejahteraan, keselamatan dan barokah Allah senantiasa tercurah kepada kita semua, aamiin.

Billahittaufiq wal hidayah, Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

Video : ” Menjelajah Wisata Kabupaten Banyuwangi

Gending Using Banyuwangi – ”ANGKLUNG SOREN ”

Saatnya Mewujudkan Gerakan ‘’ I LOVE BANYUWANGI ‘’

Jumat,31 Mei 2013

Salam Jenggirat Tangi !!!

Selamat Datang di Padepokan Mas Say Laros…

’I Love Banyuwangi’’ itulah kalimat sederhana namun penuh makna yang dipajang hampir di seluruh lembaga pendidikan maupun instansi di wilayah kabupaten banyuwangi. Jargon I LOVE BANYUWANGI ini di launching secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Banyuwangi  di Taman Blambangan Pada Bulan Januari 2013 kemarin yang bertepatan dengan pembukaan Car Free Day 2013.

Sebagai warga banyuwangi,Mas say laros sangat mengapresiasi kebijakan pemerintah kabupaten banyuwangi ini.Karena disamping untuk menanamkan kepedulian masyarakat akan budaya lokal (budaya daerah masing-masing wilayah) juga sebagai wahana promosi kepada Indonesia maupun dunia bahwa banyuwangi mempunyai potensi pariwisata yang tidak kalah dengan wilayah lain.

Dalam memimpin kabupaten Banyuwangi,Bupati  Anas (AAA) ini memiliki gaya tersendiri dibanding bupati-bupati sebelumnya. kalau kita amati dari sisi Promosi Pariwisata yang dilakukan pemerintah kabupaten banyuwangi ini cukup bagus dibanding dengan bupati-bupati sebelumnya. Apalagi akhir-akhir ini Pariwisata banyuwangi sering diliput oleh TV Nasional.Mulai watu dodol,Taman nasional meru betiri,Tour De Ijen 2013 sampai International Surfing Competition 2013 di Pulau merah beberapa waktu lalu.So,Seni Budaya banyuwangi semakin di kenal oleh masyarakat dunia.

Namun dibalik itu semua ada juga beberapa orang yang mempertanyakan mengapa jargon yang di pakai kok menggunakan bahasa inggris?Yaitu ‘’I LOVE BANYUWANGI’’ Kok gak JENGGIRAT TANGI , ISUN DEMEN AMBI BANYUWANGI, Atau BANYUWANGI ISUN BANYUWANGI RIKO KABYEH. Saya juga tidak tahu pasti mengapa kata-kata yang digunakan adalah I LOVE BANYUWANGI.Mungkin, hal ini disebabkan karena wilayah banyuwangi bukan milik warga asli banyuwangi saja yaitu ‘’Suku Using’’ tetapi kabupaten banyuwangi memiliki berbagai macam etnis yang tersebar di berbagai wilayah banyuwangi.Jadi,untuk menyamakan persepsi tersebut dipakailah istilah itu dan kata I love Banyuwangi ini lebih familiar bagi seluruh masyarakat dunia.Apalagi ketika warga asing datang ke banyuwangi pasti akan cepat mengingat jargon ini karena menggunakan bahasa internasional.

MUDAH-MUDAHAN SENI BUDAYA KABUPATEN BANYUWANGI

TETAP LESTARI

LASKAR BLAMBANGAN !!!

JENGGIRAT TANGI !!!

 

Apa Sich Manfaat Sastra Itu? ( By : Nanang YZ )

Apa Sich Manfaat Sastra Itu? ( By : Nanang YZ )

Minggu,26 Mei 2013

Salam Jenggirat Tangi !!!

Selamat Datang di Padepokan Mas Say Laros …

Sebelum kalian masuk di dunia sastra biasanya kalian akan takut dengan pertanyaan yang ada didalam hati,Yaitu apa sich manfaat dari sastra itu? Pitakonan iku mauko mêcungul nong utêk mêrgo dijalari ambi carapikir hang kêrêp ngawasakên ilmu paran bain iku, buru biso dianggêp migunani nang kahuripan kadung manfaat ambi fungsiné nduwèni sifat hang konkret ( nyoto lan biso langsung didêlêng moto ).

Sakbaliké sastra nong kéné nduwèni sifat hang abstrak. Kadung ilmu olahraga, yoro kabèh uwong mêstiné wêruh nong manfaat ugo gunané, yaiku kanggo ngêprih sêgêr lan ugo sèhaté awak. Taping kadung sastra, êmbuh iku prosès moco utowo prosès pênulisan sastra, akèh-akèhé uwong kêrêp nganggêp kadung prosès-prosès kono muko mung mbuwang-mbuwang lan têrapas nyang lakuné wayah ugo dianggêp mung angên-angên hang sing ono gunané utowo sakwatêsé khayalan bain.

Alihtah, kadung kabèh uwong podho-podho gêlêm sabar sithik nyêrmati lan ngawasakên, kadung olahraga nduwèni fungsi ugo manfaat kanggo kesehatan fisik lan sêgêré awak, mongko sastra (utowo seni) iku kanggo kesehatan jiwa. Iki buru pemahaman hang sifaté umum bain, mêrgo saktêmêné, sastra iku biso lêbih wèro lan akèh manfaat lan fungsiné hang ngêlêbihi pênjabaran kono muko.

Wêruh tah riko,kadung nong Inggris, puisi-puisi karya ciptané sastrawan hang kêsuwur ugo legendaris William Shakespeare, wajib diwoco ambi laré-laré sêkolah sakat têko SD nggadug Mahasiswa? Nong negoro-negoro liyo hang wis maju ugo nduwèni pêradaban gêdhi, koyo déné Perancis, poro sastrawan agungé dikongkon manggon ring pantheon (panggonan koyo kuil nyêmbah kabèh dewo). Nong Swedia, karya-karya sastra dikutip nong saknjêroné macêmé panggonan umum (ruang publik), ugo nong dino-dino préi nasional Swedia. Nah, nong Malaysia, tonggo nêgarané awaké dèwèk iku, ngajangi jêmbar poro sastrawané amrih têrus mujudakên karya-karyane, kêlawan dicukupi kabèh fasilitas hang nunjang uripé lan diganjar dadi “Sastrawan Negara.” Nong Indonésia ? Nong Banyuwangi ? Ono taping magih sithik usaha pemerintah kanggo majokakên uripé poro sastrawan ( Seniman ).

Têgêsé, isun arêp ngomong kadung karya sastra mulo nduwèni pengaruh nong uripé mênungso. Akèh cêrito, ugo akèh tokoh hang disari têko macêm-macêmé karya sastra, hang aju nduwèni pêngaruh nong perkembangan sosial. Ojo kêliru, sastra iku biso nggarahi obahé revolusi, ugo nggawé dunyo uwah. Nong Indonesia dèwèk, sing sithik karya sastra hang wis ditulis ambi poro sastrawané, hang nggarahi mbêrjag tanginé sêmangat perjuangan hang nuju nyang sijiné kêkarêpan lan tujuan bongso iki yaiku kemerdekaan. Kepahlawanan Hang Tuah, umpamané, iku yoro ugo biso dadi koco semangat urip lan perjuangan bongso iki nong zaman sakmono?

Sakliyané iku, akèh laré-laré wadon jaman saiki hang mêstiné wêruh nyang bonèka hang arané Barbie, yoro? Boneka hang koyo wong ayu iku, sêru kêsuwur lan populèré nong sawangané prawan-prawan saiki. Ambêkêno tah wis akèh têko laré-laré prawan-prawan kono muko hang sing ngarti dang-dingé nong cêrito fiksiné si Barbie iku muko. Nong Indonesia, ono salah sijiné tokoh novel hang sêru kêsuwuré,yaiku Siti Nurbaya. Paran maning cêrito sastra iki aju têrus mari dipilêmakên pisan. Tokoh Siti Nurbaya kono muko soyo dadi tambah kêsuwur lan dadi lêgènda. Sampèk-sampèk akèh hang nduwé anggêpan kadung tokoh Siti Nurbaya muko jaré ono kuburané nong Sumatra Barat kono.

Saktêmêné magih akèh tulodho hang liyané, hang biso nguwèni gambaran nong awaké dèwèk kadung hang aran sastra iku sing kênèng disêpèlêkakên. Ambêkêno, kadang nong kenyataané saiki, sastra magih dianggêp ilmu hang sing penting. Hang penting iku, mung ekonomi lan politik. Kebudayaan, hang sastra ono ring saknjêroné, statusé magih dadi ilmu “hiburan” bain. Tanpo anané kêsadaran, kadung nilai-nilai uripé awaké dèwèk iki, karakter bongso iki, kemandirian generasi truno-truniné bongso iki, dibangun kelawan mahami salah siji pilar pentingé: Sastra (kebudayaan).

 

Di Tulis Oleh Salah Satu Budayawan Banyuwangi

  • NANANG YZ

Daftar Urutan Nama Penari, Pembuat Omprok (Mahkota) Dan Pengutuk (Pawang ; Pemanggil Roh Halus) Seblang Di Desa Olehsari Kec Glagah Kab Banyuwangi – Jawa Timur

 

DAFTAR URUTAN NAMA PENARI, PEMBUAT OMPROK (MAHKOTA) DAN PENGUTUK (PAWANG ; PEMANGGIL ROH HALUS) SEBLANG DI DESA OLEHSARI KEC GLAGAH KAB BANYUWANGI – JAWA TIMUR

No.

Tahun

Penari Seblang

Pembuat Omprok (Mahkota) Seblang

Pengutuk ( Pawang ; Pemanggil Roh Halus )

1

1930-1933

Milah

Mbah Bisu

Senam

2

1934-1936

Yuk

Mbah Bisu

Senam

3

1937-1939

Marwiyah

Mbah Bisu

Senam

4

1940-1942

Tinah

Mbah Walik

Jumahir

5

1943-1956

Tidak ada

Tidak ada

Tidak ada

6

1957-1959

Enah

Mbah Walik

Jumahir

7

1960-1962

Sanipah

Mbah Walik

Jumahir

8

1963-1965

Juni

Mbah Mus

Kar

9

1966-1968

Tuyah

Mbah Mus

Kar

10

1969-1971

Asemah

Mbah Mus

Kar

11

1972-1974

Suniah

Mbah Asiyah

Kar

12

1975-1977

Surati

Mbah Asiyah

Kar

13

1978-1980

Adiyul

Mbah Asiyah

Kar

14

1981-1983

Tuhaiyah

Mbah Asiyah

Asnan

15

1984-1986

Tatik

Mbah Asiyah

Asnan

16

1987-1989

Ariyah

Mbah Asiyah

Asnan

17

1990-1993

Salwati

Mbah Asiyah

Asnan

daftar catatan dibuat oleh Elvin Hendratha pada tahun 1993
 
Sumber :

 

Mencicipi Lezatnya Kuliner Khas Banyuwangi ”SEGO TEMPONG

Menpora (Roy Suryo),”Pantai Pulau Merah Banyuwangi Tidak Kalah dengan Hawaii

Banyuwangi: Menteri Pemuda dan Olahraga, Roy Suryo mengatakan Pantai Pulau Merah, Banyuwangi, Jawa Timur, tidak kalah dengan Hawaii. Untuk itu, masyarakat tidak perlu gengsi dengan tempat pariwisatanya sendiri, bahkan harus mengembangkannya.

“Pantai (Pulau Merah) ini nggak kalah sama di Thailand dan Hawaii,” katanya kepada Metro TV di sela-sela menghadiri Banyuwangi International Surfing Competition 2013, Banyuwangi, Jatim, Jumat (24/5) sore.

Ia juga meminta kepada media massa untuk mempublikasikan acara selancar tingkat dunia ini. Agar pariwisata dalam negeri semakin dikenal.

Seperti diketahui, Banyuwangi International Surfing Competition 2013 secara resmi dibuka di Pantai Pulai Merah, Banyuwangi, Jawa Timur, Jumat (24/5). Peselancar dari 20 negara akan mengikuti acara tersebut.

Di hari pertama ini perlombaan dikhususkan untuk peselancar lokal. Ada 39 peselancar yang berasal dari Bayuwangi dan Bali.

Kelebihan yang Diberikan Tuhan Kepada Anak Perempuan

Follow twitter: @kutipanhikmah

Dengan keunikannya, anak perempuan juga mudah mengambil hati orangtuanya. Entah dengan melakukan kontak mata dengan Anda sejak ia lahir, atau mengucapkan kata “mama” lebih cepat, kelak mereka juga lebih mampu berkomunikasi dengan Anda.

Anak perempuan memang akan menghabiskan lebih banyak biaya untuk mendukung penampilannya, atau akan merepotkan Anda dalam urusan menghadapi menstruasi pertamanya, atau dalam mengatasi mood swing-nya. Toh menurut Anita Sethi, PhD, peneliti di Child and Family Policy Center di New York University, anak perempuan memiliki karakteristik lain yang tak kalah istimewa.

1. Mereka lebih pintar meniru.

Ketika usianya baru tiga jam, bayi perempuan sudah bisa meniru, sebagai awal dari caranya berinteraksi. Menurut sebuah studi, bayi perempuan yang baru lahir lebih mampu meniru gerakan-gerakan jari daripada bayi laki-laki. Pada usia batita, anak perempuan juga lebih pintar daripada anak laki-laki dalam meniru, misalnya berpura-pura mengasuh bayi. Namun kemampuan mereka dalam berperilaku yang tidak membutuhkan interaksi, seperti berpura-pura mengendara mobil atau menyiram tanaman, tidak berbeda dari anak laki-laki.

2. Tangan mereka lebih cekatan.

Bayi perempuan mengungguli bayi laki-laki dalam melakukan tugas-tugas motorik halusnya, dan hal ini akan tetap mereka kuasai hingga memasuki kelompok bermain (preschool). Mereka lebih cepat dalam menguasai mainan, menggunakan peralatan makannya, bahkan mampu menulis lebih cepat (dan lebih rapi).

3. Mereka pendengar yang baik.

Penelitian terbaru menunjukkan bahwa anak perempuan lebih mampu membiasakan dengan suara manusia, dan tampaknya lebih peka terhadap suara manusia daripada suara benda-benda lain. Ketika mendengar sesuatu yang bergemerincing, anak perempuan dan laki-laki akan bereaksi dengan cara yang sama. Tetapi ketika Anda berbicara, bayi perempuan cenderung lebih merasa terikat.

4. Mereka terampil membaca ekspresi emosional.

Bayi perempuan lebih mampu menciptakan dan memelihara kontak mata, dan mereka tertarik pada wajah-wajah individual, khususnya wajah wanita. Mereka juga lebih terampil membaca ekspresi wajah. Jika Anda menunjukkan gambar wajah yang menakutkan, misalnya, mereka akan menatap Anda, atau menjadi sedih. Sebaliknya, mereka akan baik-baik saja jika melihat ekspresi yang bahagia. Sementara itu, anak laki-laki butuh waktu lebih lama untuk memerhatikan perbedaan antara kedua ekspresi ersebut, demikian menurut metaanalisa terhadap 26 studi mengenai kapasitas anak dalam mengenali ekspresi wajah.

5. Mereka lebih cepat berbicara.

Kebiasaan mereka mengamati dan mendengarkan akhirnya membuahkan hasil yang memuaskan. Bayi perempuan menggunakan gerak tubuh seperti menunjuk atau melambaikan tangan lebih cepat daripada bayi laki-laki, dan mereka menguasai beberapa jenis permainan lebih awal. Anak perempuan memahami apa yang Anda katakan daripada anak laki-laki, mulai berbicara lebih awal (anak perempuan mulai berbicara sekitar usia 12 bulan, sedangkan anak laki-laki pada usia 13 hingga 14 bulan). Setelah itu, anak perempuan akan lebih cerewet hingga usia balita.

6. Anak perempuan akan mengurus orangtuanya kelak.

Mereka tidak saja membuat Anda rajin membeli pakaian dan aksesori yang lucu-lucu untuk mendandaninya, tetapi juga lebih mampu memberi rasa aman terhadap orangtuanya. Tidak seperti anak laki-laki yang cenderung akan menghabiskan waktu senggangnya di luar rumah, anak perempuan lebih peduli untuk menemani orangtuanya di rumah. Ketika dewasa, anak perempuanlah yang umumnya lebih mampu mengurus orangtuanya yang sudah renta. (sen)

5 Kebudayaan Indonesia yang ‘Mulai’ Luntur

Kita sebagai orang Indonesia yang berbudi luhur pasti tahu dengan budaya yang akan dibahas ini, tapi belakangan kita bisa melihat, merasakan (bahkan mungkin mengalami) sudah mulai berkurang.

1. Cium Tangan Pada Orang Tua

Biasanya sih dibilang “salim“, bila di semasa saya hal ini merupakan kewajiban anak kepada orang tua disaat ingin pergi ke sekolah atau berpamitan ke tempat lain. Sebenarnya hal ini penting loh, selain menanamkan rasa cinta kita sama ortu, cium tangan itu sebagai tanda hormat dan terima kasih kita sama mereka, sudahkah kalian mencium tangan orang tua hari ini?

2. Penggunaan tangan kanan

Bila di luar negeri sih, saya rasa gak masalah dengan penggunaan tangan baik kanan ataupun kiri, tapi hal ini bukanlah budaya kita. Budaya kita mengajarkan untuk berjabat tangan, memberikan barang, ataupun makan menggunakan tangan kanan. (kecuali memang di anugerahi kebiasaan kidal sejak lahir).

3. Senyum dan Sapa

Ini sih Indonesia banget! Dulu citra bangsa kita identik dengan ramah tamah dan murah senyum. So, jangan sampai hilang, ya! Ga ada ruginya juga kita ngelakuin hal ini, toh juga bermanfaat bagi kita sendiri. Karena senyum itu ibadah dan sapa itu menambah keakraban dengan sekitar kita.

4. Musyawarah

Satu lagi budaya yang udah jarang ditemuin khususnya di kota-kota besar semisal Jakarta. Kebanyakan penduduk di kota besar hanya mementingkan egonya masing-masing, pamer inilah itulah, mau jadi pemimpin kelompok ini itu dan bahkan suka main hakim sendiri. Tapi coba kita melihat desa-desa yang masih menggunakan budaya ini mereka hidup tentram dan saling percaya, ga ada yang namanya saling sikut dan menjatuhkan, semua perbedaan di usahakan secara musyawarah dan mufakat.

Jadi sebaiknya Anda yang ‘masih’ merasa muda harus melestarikan budaya ini demi keberlangsungan negara Indonesia yang tentram dan cinta damai.

5. Gotong Royong

“Itu bukan urusan gue!“, “emang gue pikiran“, Whats up bro? Ada apa dengan kalian? Hayoolah kita sebagai generasi muda mulai menimbulkan lagi rasa simpati dengan membantu seksama, karena dengan kebiasaan seperti inilah bangsa kita bisa merdeka saat masa penjajahan, ga ada tuh perasaan curiga, dan dulu persatuan kita kuat. (sen)

Follow twitter: @kutipanhikmah

Mengenal Grammar Bahasa Using Banyuwangi

Jika anda berkunjung ke Banyuwangi, maka anda akan selalu mendengar musik “kendang kempul“, yaitu musik asli khas Banyuwangi. Dan ketika kita mendengarkan maka yang terbesit di pikiran anda mungkin seperti bahasa jawa, tapi sedikit berbeda, itulah yang disebut Bahasa Osing Banyuwangi.Nah,berikut tata cara dalam Bahasa Osing Banyuwangi.

Sebutan OSING sebenarnya berasal dari orang luar Banyuwangi (orang kulonan) terhadap kultur etnik Banyuwangi. Secara etimologis kata OSING dapat diartikan dengan kata ’TIDAK’ dalam Bahasa Indonesia atau ORA dalam Bahasa Jawa. Dalam konteks kebahasaan Pigeaud (1929) berpendapat bahwa, kata OSING bermakna ketertutupan penduduk asli Banyuwangi terhadap penduduk pendatang, atau dapat juga diartikan sebagai penolakan penduduk asli Banyuwangi dalam menerima dan hidup bersama dengan para pendatang dari luar Banyuwangi. (elvin) 1”

Dalam blognya, Elvin juga mengatakan  ada pemeo yang berkembang di kalangan generasi muda, bahwa Bahasa Banyuwangi dianggap ’ndeso’ bila dibandingkan dengan ’Bahasa Jakarte’. Meraka merasa lebih bangga bila dapat berkata :

’Eh.. jumpe lagi ama gue, bang…!!!’ daripada harus berkata :

’Eh.. kecaruk maning ambi isun, kang …!!!’

1. Pada akhiran kalimat, huruf hidup akan terbaca seperti in

(u) menjadi (au)

(i) menjadi (ai)

(e) menjadi (ae)

Contoh dalah katanya seperti ini:

Sewu (seribu) akan dibaca SewAu

Iki (ini) akan dibaca IkAi, Siji (satu) dibaca SijAi

sore dhadi (sorAe)

2. Ini giliran bunyi-bunyi sengau yang membuat kata-kata punya tone atau lagu tertentu, dan kelihatan kalau ini menghindari pengucapan kata-kata berat. Kata-kata dengan huruf bA, gA, dA, jA, nA, mA,  rA, lA, akan mendapat sisipan y diantara suku kata tersebut. Hal ini menyebabkan kata menjadi tidak flat/ datar, tapi punya lagu atau seperti mleset suaranya. Ini contoh dalam katanya:

Ulan(Ulyan), Dadane(dyadane), mega(megya), udan(udyan), bathin (byathin), njaluk(njaluk), banyu(Byanyu), umah(umyah), Bapak(byapak), dadi(dyadi), kembang(kembyang), munggah(munggyah), bareng(byareng), kesuwen(kesuwyen), siryan, tuwyek(tua), pikiryan(pikiran), gelyang(gelang), jyanji, Sepuryane(maaf), gyawe, dll.

Unik, aneh, atau gimana??,….hahaha.

Jadi, untuk Banyuwangi, yang benar pengucapannya adalah BYanyuwangAi. :-P hayo jangan sampai salah.

3. Banyak kata-kata berakhiran ‘k’ yang pengucapannya berbeda dengan bahasa jawa. Seolah berakhiran ‘x’ terkesan lebih tebal dan dalam. Contoh: Njaluk (Njyalox)=minta, tuwek (Tuwyex)=Tua.

4. Kata tidak mereka menggunakan kata Sing atau Osing. Sangat beda dengan bahasa jawa, malah mirip bahasa Bali atau Kawi.

5. Pertanyaan:

Apa adalah Paran. Ono paran ? berarti Ada apa?, ‘Karep hiro(iro) paran lek?’ berarti Apa maksud kamu mas/bang?

Mengapa adalah Apuo?

Bagaimana adalah Klendhi(KlendAi), Klendhi kabare? (terbaca : Klendhi kabyare?) : berarti Apa kabar?

Aran iro paran/sopo? Artinya Nama kamu siapa?

6. Bentuk baru lagi untuk menyatakan begini atau begitu:

Gedhigi (baca: gedigAi) : begini dan Gedhigu (baca : gedigAu) : begitu

7. Kosakata berakar bahasa Inggris juga masuk dalam daftar kamus dialek Banyuwangi, nih contohnya :

Sulung (solong) (dari frasa so long) : duluan

nagud (dari frasa no good) : jelek

8. Kata-kata yang berakhirnya ne atau no dalam bahasa jawa, diganti a-en. Contoh, ditukokno/e à ditukoka-en (dibelikan), dileboka-en (dimasukkan), dll

9. Terakhir, daftar kata-kata Osing sehari-hari yang sangat berbeda dari bahasa jawa.

Siro, iro, hiro : kamu, jadi kalau ada kata Matahiro!!, berarti orang itu memaki kita, huhuhu (matamu, jawa)

Peces (e dibaca seperti pada kata sate) artinya uang.

Isun, Sun : aku, dan masuk bahasa Kasar

ring, nong : di

nono : tidak ada

sawi : singkong. Hati-hati kalau beli sawi di Banyuwangi, nanti dikasih singkong

sawen: sawi

Gelang alit (gelyang alit) : cincin

Uwak adhon (uyyak adhon) : Bibi, Bhulik Katon,

Magne/makne : Biar

Mage/magih : Masih

Kari (tego): sungguh tega

Lare : anak, ugo

Emong : Tidak mau

Sumber:

“Lomba Bakar Ikan” Jelang Banyuwangi International Surfing Di Pantai Pulau Merah

Menjelang Banyuwangi International Surfing Competition di Pantai Pulau Merah, Pesanggaran, Pemkab Banyuwangi Jawa Timur

Peluncuran Perdana Bus Berfasilitas WIFI Di Banyuwangi

 

pertmaaPeluncuran dua unit bus bandara membawa angin segar bagi penumpang pesawat di Bandara Blimbingsari. Selama ini, penumpang pesawat sering mengeluhkan minimnya transportasi dari dan menuju bandara di Kecamatan Rogojampi tersebut.

SAAT setelah dua unit bus resmi diluncurkan, saya bersama fotografer Jawa Pos Radar Banyuwangi berkesempatan menjadi penumpang pertama perjalanan perdana bus ban tuan Kementerian Perhubungan RI tahun 2012 itu. Dua bus yang di luncurkan itu memiliki rute yang berbeda. Satu bus bergerak ke arah selatan dengan rute Blimbingsari, Srono, Jajag, dan terakhir di Terminal Kecamatan Genteng.

Satu unit bus lagi bergerak ke arah utara de ngan rute Bandara Blimbingsari, Ka bat, Banyuwangi, dan terakhir di Terminal Sri Tanjung di Desa Ke ta pang, Kecamatan Kalipuro. Kami berkesempatan mencoba bus Hino tipe Dutro produksi 2012 yang masih kinyis-kinyis itu dengan ju rusan ke arah utara. Kesan pertama saat menaiki bus tersebut; cukup bersih dengan sejumlah fasilitas yang tersedia. Bus yang memiliki kapasitas 17 tempat duduk itu dilengkapi sejumlah fasilitas yang tidak ada di transportasi umum lain.

Selain di lengkapi pendingin ruangan atau AC, bus itu juga dilengkapi kursi reclining seat, audio/video, dan TV 14 inc yang siap memanjakan penumpang Beberapa fasilitas itu mungkin sudah bisa ditemukan pada angkutan umum lain. Yang tidak ada di bus lain, dua bus itu dilengkapi WiFi yang selalu on. Direktur Utama PT Telkom Indonesia Tbk, Arief Yahya, mengklaim dua unit bus itu merupakan bus bandara pertama di Indonesia yang dilengkapi fasilitas WiFi.

Saat ini, bus bandara di Indonesia belum di lengkapi WiFi. “Bus bandara pertama yang dilengkapi WiFi seperti ini, baru ada di Banyuwangi,” papar Arief. Dengan fasilitas WiFi tersebut, pe numpang dua bus itu bisa mengakses in ter net sepanjang perjalanan secara gratis. Perjalanan Blimbingsari-Banyuwangi di tempuh dalam waktu 25 menit. Sepanjang perjalanan, selain dimanjakan fasilitas WiFi gratis, kami bersama pe numpang lain juga dihibur alunan musik lokal Ba nyuwangi.

Walau perjalanan cukup singkat, fotografer koran ini sempat tertidur. Kondisi bus yang nyaman dan udara cukup dingin itu membuat setiap orang yang ada di dalam bus itu mengantuk. “Nggak terasa, saya tadi ter tidur,” ucap Galih Cokro, fotografer Jawa Pos Radar Banyuwangi. Walau fasilitas WiFi diberikan secara gratis, tapi pelayanan dua bus yang dikelola Perum Damri itu tidak gratis. Penumpang bus bandara dikenakan tarif sebesar Rp 20 ribu.

Dengan tarif Rp 20 ribu, penumpang bisa menggunakan fasilitas WiFi sepuasnya. Jam angkut bus itu menyesuaikan jam keberangkatan pesawat di Bandara Blimbing sari. Setelah mengangkut calon penumpang ke bandara, bus itu juga akan  mengangkut penumpang pesawat yang baru mendarat di Blimbingsari. Kepada pengelola dua bus itu, Dirjen Per hubungan Darat Soeroyo meminta agar memperhatikan kualitas pelayanan.

Soeroyo mewanti-wanti agar pengelola tidak menghitung untung-rugi, tapi mengutamakan kualitas. “Jika nanti rugi, sampaikan. Saya akan ganti, utamakan kualitas pelayanan kepada masyarakat Banyuwangi,” tegas Soeroyo. Bus bandara itu tidak melayani pe num pang umum. Dua bus bandara ini hanya akan mengangkut calon dan penumpang pesawat di Bandara Blimbingsari. Rute per jalanan dua bus ini sudah ada. Walau melewati rute angkutan bus umum, tapi dua bus itu tidak akan menaikkan penumpang. (radar)

http://www.kabarbanyuwangi.info/pertama-di-indonesia-bus-dilengkapi-wifi.html?fb_action_ids=153222088190557&fb_action_types=og.likes&fb_source=other_multiline&action_object_map=%7B%22153222088190557%22%3A126778060859590%7D&action_type_map=%7B%22153222088190557%22%3A%22og.likes%22%7D&action_ref_map=%5B%5D

 

Jadwal Gelar Seni Budaya Banyuwangi di Taman Budaya Surabaya, Jawa Timur

http://banyuwangitourism.com/index.php?option=com_content&view=article&id=253:jadwal-acara-gelar-seni-budaya-daerah-banyuwangi-sunrise-of-java-19-21-april-2013-lokasi-di-taman-budaya-surabaya-jawa-timur&catid=8:berita&Itemid=228

Perjalanan Mr. Tukul Jalan-Jalan DI Banyuwangi

 

Mr. Tukul Jalan-Jalan Goes to Banyuwangi

Banyuwangi-  Sabtu (20/4) Bertempat di Pendopo Banyuwangi, Bupati Banyuwangi  Kedatangan tamu Rombongan dari  Tim “Mr. Tukul Jalan-jalan”. Sekiranya tim akan melakukan suting di daerah Banyuwangi selama 3 hari 2 malam dan tempat-tempat itu antara lain Watudodol, Pemakaman Buyut Cungking, Bekas Pabrik Kapal (Sranit), Pendopo Banyuwangi, Pantai Boom Banyuwangi. Dengan banyaknya acara-acara yang mengambil gambar berlatarkan Banyuwangi di harapkan meningkatkan wisatawan yang akan datang ke Banyuwangi.

 http://banyuwangitourism.com/index.php?option=com_content&view=article&id=254:mr-tukul-jalan-jalan-goes-to-banyuwangi&catid=8:berita&Itemid=228

 

Penampilan ”JANGER HUMOR ” Sanggar Trisno Budoyo Desa Bomo Di Taman Blambangan

 

PENTAS MINGGUAN 27 April 2013 “JANGER HUMOR”

BANYUWANGI – Sabtu (29/4) Sanggar Trisno Budoyo Desa Bomo Kecamatan kali ini mendapat giliran dalam pertunjukkan Aktualisasi Seni Budaya daerah. Pertunjukan tersebut bertempat di Panggung seni Taman Blambangan dengan tema Janger Humor “Godo Wesi Kuning Piandel Blambangan”

Dalam acara malam itu sangat spesial karena dihadiri oleh Bapak Isran Noor Bupati Kutai Timur dan Bapak H. Abdullah Azwar Anas, M.si. Bupati Banyuwangi. Dalam sambutannya Bupati Banyuwangi memperkenalkan Budaya sekaligus memberitahukan hasil-hasil pencapaian pembangunan secara garis besar. Walaupun sempat diiringi oleh guyuran hujan tak mematahkan semangat Bapak Isran noor untuk memberi sambutan dan memberi semangat kepada masyarakat sekaligus kagum atas upaya Bupati mempertahankan kesenian dan budaya daerah. Bahkan beliau sempat bersholawat bersama warga yang memadati area tersebut.

Salah seorang wisatawan asal Kanada “ LARRY EGAN” , dengan sabar menunggu pertunjukan ini selama 3 hari tinggal di Banyuwangi. Dia ingin membuat dokumentasi dari kameranya tidak hanya menyaksikan dari depan panggung, tapi ia masuk lebih dekat di ruang rias para pemain “Janger” . “I’ve been sick lately, but these people makes me happy, they’re so Friendly, i’m felling much better now” (Saya sakit belakangan ini, tapi orang-orang ini membuat saya bahagia, mereka sangat ramah, ini yang membuat saya sembuh dari sakit” katanya).

Ketika bertemu Kadisbudpar Bapak Suprayogi SH, MM, dengan bangganya ia memakai udeng berkata” I’m so lucky, I could altend the performance it was so beautifull.I could not only say thank you enough for that” (saya sangat beruntung, bisa hadir menyaksikan pertunjukan ini, ini luar biasa, saya tidak dapat mengungkapkan rasa terima kasih saya kepada anda”.

Monolog dan Tari Jejer Gandrung membuka pertunjukan ini. Selama pertunjukan, tawa dan tepuk tangan penonton menambah aura kemeriahan di malam itu. Apalagi tampilnya Bodos yang menjadi pusat perhatian. Sebagai penutup para pendukung Acara ini bersama-sama menyanyikan lagu umbul – umbul Blambangan.

 http://banyuwangitourism.com/index.php?option=com_content&view=article&id=256:pentas-mingguan-27-april-2013-janger-humor&catid=8:berita&Itemid=228

 

Pembukaan Wahana Wisata Arung Jeram ”KEDAWUNG ADVENTURE” Di Desa Segobang Kecamatan Licin Banyuwangi

 

Pembukaan Wahana Wisata “KEDAWUNG ADVENTURE”

              Wahana Wisata Arung Jeram yang berada di Desa segobang Kecamatan Licin merupakan Wisata Arung Jeram yang menawarkan petualangan dan keindahan panorama alam di sepanjang aliran sungai Kedawung yang mempunyai karakteristik tersendiri dengan sungai-sungai yang lain, tebaran bebatuan sungai yang halus hitam mengkilat serta aliran arus sungai yang jernih dan tidak terlalu deras, sehingga menjadikan rasa aman dan nyaman bagi siapa saja yang mencobanya.Kesiap siagaan para instruktur yang terlatih dan Profesional semakin menambah nilai tersendiri bagi para pecinta petualangan khususnya Wisata Arung Jeram yang satu ini.

                Kedawung Adventure atau yang lebih akrab di kenal oleh Masyarakat sekitar dengan sebutan “Kedawung Keli-Kelian” dikelola atas swadaya masyarakat sebagai wujud kepedulian masyarakat sekitar untuk menggali dan mengembangkan potensi wisata yang ada di daerahnya sebagai salah satu wisata Arung Jeram yang patut dikunjungi.

                Kedawung Adventure telah diresmikan oleh Camat Licin Drs. Gatot Sunyoto yang didampingi oleh Kapolsek Licin pada hari Minggu tanggal 12 Mei 2013 dan ditandai Louncing perdana Arung Jeram oleh Muspika Kecamatan Licin, para Kades se-Kecamatan Licin dan beberapa Instansi Undangan juga turut menikmati Indah dan Asyiknya wisata yang satu ini.

SUMBER:

 

Wisata Agro Kalisepanjang berada di Kecamatan Glenmore Banyuwangi

Wisata Agro Kalisepanjang berada di Kecamatan Glenmore Banyuwangi

3 Teluk Eksotis di Pesanggaran Banyuwangi

Teluk Ijo (hijau) di Pesanggaran, Banyuwangi makin dikenal oleh wisatawan. Namun di dekatnya, masih ada 2 teluk indah lainnya yang tidak kalah menawan, tapi belum banyak orang tahu. Ayo datangi mumpung liburan panjang!

Dengan pasir putih dan ombak yang tak ganas, Teluk Ijo menjadi primadona wisatawan domestik. Namun tak hanya Teluk Ijo yang menjadi tujuan wisata di sekitar teluk jernih berwarna hijau ini.

Ada 2 teluk lagi yang bisa dikunjungi dalam perjalanan menuju Teluk Hijau. Selama 1 jam tracking menuju Teluk Ijo, wisatawan bisa juga mengunjungi Teluk Damai dan Teluk Batu.

Teluk Damai, tidak bisa dijangkau oleh wisatawan. Sebab di teluk ini ombak besar selalu menghantam tebing tinggi di cekungan pantai ini.

“Teluk ini nyaris tidak tersentuh. Sebab kita tidak bisa mendarat dengan perahu. Ombaknya terlalu berbahaya,”ujar Wahyu, Pembina Masyarakat Ekowisata Rajegwesi (MER), pengelola wisata di Taman Nasional Merubetiri, kepada detikTravel, Sabtu (19/4/2014).

Sementara Teluk Batu, kata Wahyu, penuh menyimpan historis saat hempasan tsunami di tahun 2006 lalu. Dulunya Teluk Batu itu memiliki pasir putih yang indah. Di tengahnya mengalir atmosphere tawar dari sungai yang membelah pantai ini.

Namun setelah adanya tsunami, teluk itu berubah menjadi bebatuan. Pasir putih yang dulunya terhampar putih, hilang entah kemana. Hamparan bebatuan tak berujung ini, tidak mengurangi keindahan alam yang disuguhkan di sana.Next

article source http://travel.detik.com/read/2014/04/19/102607/2559404/1519/3-teluk-eksotis-di-banyuwangi

http://banyuwangi.asia/3-teluk-eksotis-di-banyuwangi#.U1Nh-lV_vQ9

Informasi Beasiswa DIPA 2014

Beasiswa DIPA 2014
1- Pendaftaran Online 21 – 24 April 2014
2- Penyerahan Berkas 28 & 30 April 2014 
3- Seleksi Berkas 2 – 6 Mei 2014 
4- Pengumuman 8 Mei 2014
Hal-hal yang belum jelas silakan menghubungi Bagian Kemahasiswaan Universitas
info selengkapnya silakan kunjungi: http://kemahasiswaan.uin-malang.ac.id/alur-dipa/

Renungan Hari Kartini 2014 : Emansipasi WANITA VS Emansipasi WARIA

R.A. Kartini, Sang pejuang “emansipasi wanita”, menyemangati perempuan Hindia Belanda untuk bangkit dan memperoleh tempat layak. Bukan hanya memasak di dapur, menimang anak hingga tidur, atau melayani suami di kasur, namun juga untuk menjadi pemikir, menyuarakan pemikirannya, dan juga berkarya untuk bangsanya.

Kekaguman saya tak hanya tertambat padanya, namun juga pada sosok yang jauh dari publikasi, sebut saja namanya Bunda. Saya mengenalnya sekitar 3 tahun lalu, ketika saya masih menjadi Creative di sebuah stasiun televisi di Jakarta.

Bunda (berusia sekitar 40 tahun), adalah seorang WARIA yang merasa terpanggil untuk memperjuangkan hak kaumnya (sesama waria) untuk bangkit dari keterpurukan. Hatinya telah lama teriris melihat sesamanya yang berada pada titik tengah gender, bertubuh lelaki dengan hati wanita, yang tidak mendapat haknya sebagai bagian dari masyarakat dan anak bangsa. Telah lama waria jadi bahan cibiran, tidak mendapat lapangan kerja seluas-luasnya (terutama di perkantoran), sehingga banyak dari mereka terjun ke jalan, menjadi pengamen atau bahkan menjadi penjaja seks komersial.

Bunda dengan tekadnya yang bulat membentuk sebuah perkumpulan yang menampung para waria. Dalam wadah organisasinya dia tidak mengumpulkan para waria untuk memberontak, namun mengajak mereka bertindak. Ia memfasilitasi para anggota untuk berkreasi, dibekali aneka kemampuan, mulai dari memasak, merias, membuat kerajinan, dan lainnya yang mampu menghasilkan rezeki. Tak hanya itu, ia juga mengajak anggotanya lebih dekat dengan Tuhan (meskipun dalam masyarakat luas menganggap mereka adalah kaum yang tidak lagi layak menghadap Tuhan untuk beribadah).

Impian Bunda memang belum tuntas terealisasi, yaitu melihat sesamanya dapat diterima bukan dengan sebelah mata. Paling tidak ia telah berhasil mengumpulkan puluhan waria untuk tidak lagi menjadi waria tanpa masa depan. Bagaimanapun pandangan masyarakat tentang harkat mereka, dan di luar pandangan agama tentang hakikat mereka, saya tetap memandang Bunda sebagai seorang pahlawan yang telah menjadi pejuang “emansipasi waria” di Indonesia (khususnya di Jakarta).

Penulis :

(Bekasi, 10 November 2012)
Norman Adi Satria

Wisata Agro Trebasala berada di Kecamatan Glenmore Banyuwangi

Wisata Agro Trebasala berada di Kecamatan Glenmore Banyuwangi

Wisata Agro Kendenglembu berada di Kecamatan Glenmore Banyuwangi

Wisata Agro Kendenglembu berada di Kecamatan Glenmore Banyuwangi

Wisata Agro Margo Utomo berada di Kecamatan Kalibaru Banyuwangi

Wisata Agro Margo Utomo berada di Kecamatan Kalibaru Banyuwangi

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: