Cara Ngruwat Santri Pada Acara Khitanan

Selasa,18 Desember 2012

Salam Jenggirat Tangi…

Selamat Datang Di Padepokan Mas Say Laros…

                  Pada selasamalam rabu 18 Desember 2012 ini tepatnya setelah sholat magrib Mas Say Laros mendapat undangan untuk mengadakan ngruwat santri di rumah keluarga ibu narti desa sumbermulyo pesanggaran banyuwangi.Jujur,Seumur-umur baru kali ini Mas say laros ikut dalam acara ngruwat santri sehingga awalnya juga agak bingung seperti apa prosesinya.

                  Acara ngruwat santri ini di laksanakan karena memang keluarga ibu narti mempunyai hajat berupa meng khitankan anak laki-lakinya yaitu saudara DANDI.Dari keseluruhan anak ibu narti ini semuanya perempuan hanya satu yang lelaki yaitu saudara DANDI.Menurut kepercayaan masyarakat islam jawa agar supaya terhindar dari marabahaya maka harus melaksanakan prosesi ngruwat.Biasanya jika sohibul bait merupakan orang yang mampu maka harus menghadirkan pagelaran wayang kulit semalam suntuk namun jika pihak sohibul bait dari keluarga yang kurang mampu bisa melalui ngruwat santri yang tentunya biayanya bisa agak ringan.

                  Seperti apa prosesi ngruwat santri tersebut,Baiklah Mas Say Laros akan menjelaskan bagaimana prosesinya sesuai dengan apa yang Mas say laros lakukan pada malam hari ini:

  1. Sebelumnya pihak sohibul bait menyediakan satu ember air plus bunga tujuh rupa yang di campur jadi Satu
  2. Selanjutnya satu lembar kain mori/kafan sekitar 1 x 2 Meter
  3. Orang yang akan di khitan di suruh menghadap ke barat (Kiblat) sambil berselimut kain kafan yang disediakan tadi.
  4. Menghadirkan 7 Orang yang bisa mengaji .Namun pada malam hari ini keluarga ibu narti mengundang 7 orang yaitu (Mas Say Laros,Ustadz Solikhin,Ustadz Mardi,Ustadz Samiran,Ustadz Kasmiadi,Ustad Prapto dan Ustad Agus) dengan bapak solikhin sebagai Imam Ngruwat Santri.
  5. Tujuh orang tadi menghadap kiblat tepat dibelakang seseorang yang akan di khitan tersebut sambil membaca Al-fatihah yang di hadiahkan kepada Nabi Muhammad SAW,Abu bakar,Umar Bin Khotob ,Ustman bin affan, Ali bin abi tholib , sohabat Kahfi,sohibul bait dan seseorang yang akan di khitan tadi.
  6. Selama prosesi ngruwat berlangsung ke-tujuh orang tadi tidak boleh berbicara kecuali membaca doa dan wirid.
  7. Setelah membaca Al-fatihah ketujuh orang tadi membaca Ayat kursi menghadap ke kiblat (Barat) sebanyak 3X, Ke timur 3X, Ke selatan 3X dan ke Utara 3X.
  8. Setelah itu ke-tujuh orang tadi membaca surat kahfi sampai selesai.
  9. Jika semua selesai membca surat kahfi maka masing-masing orang meniup air plus kembang setaman yang ada di dalam ember tadi sebanyak 3X tiupan.
  10. Doa Selamat merupakan rangkaian acara penutup yang di pimpin langsung oleh imam ngruwat santri.
  11. Selanjutnya air satu ember plus bunga setaman yang habis di beri barokah doa  tadi di guyurkan kepada seseorang yang akan di khitan.

Itulah ke-sebelas prosesi Ngruwat santri yang Mas say laros ikuti pada malam hari ini.Disamping sebagai pengalaman pertama,acara ini bisa menambah wawasan baru bagi Mas say laros khususnya budaya ngruwat di kalangan masyarakat sumbermulo pesanggaran banyuwangi.

 

 

About these ads

PIN BBM : 7CD885B5 == BBM CHANNEL : C0028060A

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 61 pengikut lainnya.

%d blogger menyukai ini: