Manusia Pertama Kali Yang Mengerjakan Shalat Lima Waktu

Selasa,24  Januari 2012

Salam Persahabatan…

Bagaimana Kabarnya Sahabat Mas Say Laros?

Nabi Muhammad SAW Merupakan nabi terakhir yang diutus oleh Allah SWT untuk membimbing manusia kea rah jalan kebenaran.Tidak seperti umat nabi-nabi yang lain,umat Muhammad telah diperintahkan untuk mengerjakan sholat lima waktu setiap hari.Hal ini merupakan kelebihan dan anugerah Allah SWT Terhadap umat Nabi Muhammad.Tahukah anta?siapakah orang yang pertama kali mengerjakan sholat lima waktu?secara berurutan inilah nama-nama nabi yang pertama kali mengerjakan sholat lima waktu itu.

Subuh:Manusia pertama yang mengerjakan sholat subuh ialah Nabi Adam AS Yaitu ketika Nabi adam keluar dari surge lalu diturunkan ke bumi.Hal pertama yangdilihatnya ialah kegelapan dan nabi adam merasa takut yang amat sangat,maka apabila fajar subuh telah keluar,Nabi adam AS pun bersembahyang dua rakaat.

Zuhur:Manusia pertama yang mengerjakan sholat zuhur adalah nabi Ibrahim AS yaitu tatkala Allah SWT telah memerintahkan padanya agar menyembelih anaknya Nabi ismail AS.Seruan itu dating pada waktu tergelincirnya matahari,lalu sujudlah Nabi Ibrahim sebanyak empat rakaat.

Ashar:Manusia pertama yang mengerjakan shalat Ashar ialah Nabi yunus AS ketika dikeluarkan oleh Allah SWT dari perut ikan NUN.Ikan NUN telah memuntahkan Nabi yunus ditepi pantai sedangkan ketika itu telah masuk waktu asar.Maka bersyukurlah Nabi yunus lalu bersembahyang empat rakaat karena telah diselamatkan oleh Allah SWT daripada empat kegelapan.

Magrib:Manusia pertama yang mengerjakan sholat magrib ialah Nabi Isa AS yaitu ketika nabi isa dikeluarkan oleh Allah SWT dari kejahilan dan kebodohan kaumnya,sedangkan waktu itu telah terbenamnya matahari.Maka Bersyukurlah Nabi isa dengan melakukan sembahyang tiga rakaat.

Isya’:Manusia yang pertama kali mengerjakan shalat isya’ ialah Nabi Musa as.Ketika itu Nabi Musa telah tersesat mencari jalan keluar dari negeri Madyan,sedangkan dalam dadanya penuh dengan perasaan dukacita.Allah SWT menghilangkan semua perasaan dukacitanya itu pada waktu isya’ yang akhir.Lalu sembahyanglah Nabi musa sebanyak empat rakaat sebagai tanda bersyukur.

Sumber:

Hidayah,Maret’06 Hal 136

 

 

About these ads

Tidak Ada Kata PENSIUN Untuk Seorang SENIMAN

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 62 pengikut lainnya.

%d bloggers like this: