HaL-HaL yaNg DiinginKan CeWek Dari CoWok

Apa susahnya sih menggaet cewek? Kalau Kamu se-oke Brad Pitt or Tom Cruise, memang tak ada susahnya. Cukup diem aja, nanti cewek-cewek itu sendiri yang antre. Tapi, karena kebanyakan dari kita levelnya jauh banget (biasa-biasa aja, he3x), lebih baik kita mulai memperhatikan apa saja yang disukai cewek-cewek dari seorang cowok.

Salah satu hal yang mesti Kamu ingat adalah, sebetulnya wanita sangat menyukai pria. Tapi, tentu saja kalau Kamu punya sederet kelebihan, yang pada dasarnya tak ada hubungannya dengan materi, dan Kamu ekspresikan dengan jelas. Pokoknya, membuat Kamu sangat lovable, deh! nicH TipsNya…

BeRi perhatian khusus

Setiap cowok mestinya punya cara untuk membuat cewek merasa sebagai satu-satunya orang yang istimewa di muka bumi. Lebih baik lagi kalau ia bisa bikin cewek merasa sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang terindah. Senyum penuh arti, telepon, e-mail, atau SMS yang berisi puja-puji adalah langkah-langkah tepat untuk itu.

 PeLajari caRa MeMeLuk dan MenciuM

Cara Kamu memeluk, membelai, dan mencium cewek hingga ia merasa sangat feminin dan seksi amat diperlukan. Hal itu akan membuatnya merasa amat disayangi.

 Jadi coWok macho

Memang ada beberapa cewek yang mengingkari ini dengan alasan emansipasi atau feminis. But, banyak cewek suka cowok macho (macho bukan karena fisiknya aja cuy tapi sikap juga, ‘en bukannya juga mantan chopet, he3x…), kuat, dan penuh pede. Tak ada cewek yang senang cowok yang rendah diri dan pasif. Prinsipnya, lebih baik sedikit GR ketimbang minder, man!

 LeMbut di daLaM

Cowok semacho apa pun tetap diharapkan lembut di dalam. Kalau Kamu tampak tough di luar, tapi masih bisa mengesankan kelembutan dan sensitivitas dalam pribadi Kamu, percaya deh, bakal banyak cewek yang kasmaran.

 MeNgerTi baHwa ceWek MeMang SuLiT diMeNgerTi

Karena kata John Gray, cewek berasal dari Venus, sementara cowok dari Mars, wajar saja kan kalau banyak perbedaan. Pahamilah kalau cewek memang rada sulit dimengerti. Sangat rumit, kompleks, dan membingungkan. Tunjukkan saja bahwa Kamu mengerti hal ini.

 JaDi oRaNg yaNg Tak BiSa diDuGa

Yang namanya cewek, sebetulnya selalu mencari gairah hidup. Jadi, cowok yang tak bisa diduga bakal bisa punya cewek yang ‘menggelepar-gelepar’. Cewek senang dikejutkan, asal kejutannya manis donks… Meski sisi lain di dalam diri mereka juga mencari sesuatu yang bisa dikabulkan, established, konstan, dan menyenangkan. So, beri mereka kejutan.

MiLiki LoyaLiTas

Memang sih, tak ada yang lebih menyenangkan cowok daripada dua orang cewek bertengkar memperebutkan dirinya. Tapi, cewek itu punya bawaan cemburu dari sananya. Karena itu, cobalah setia! Jangan cuma setia sama teman-teman Kamu.

 MiRip-MiRip baPakNya SedikiT deCh

Ini bukan teori Oedipus complex, tapi memang banyak cewek menyukai cowok yang rada mirip-mirip ayahnya. Mungkin bukan di tampang (kalo bapaknya berkumis ‘en kamu ‘ga berkumis, ‘ga usah maksain pake kumis-kumisan! Ha3x… ), tapi di dalam sikap protektif dan perhatiannya itu.

 buaT dia MeRasa SebaGai WaniTa

Pernah denger lagu Shania Twain yang berjudul Man! I feel like a woman. Oh, Shania bener banget. Cowok yang bisa bikin cewek merasa sebagai wanita sejati pasti tahu benar kemujuran ungkapan ini. Perlu Kamu ketahui, cewek tak mungkin bisa feminin (zaman sekarang ditambah kuat, agresif, cantik, dan pede) tanpa bantuan cowok.

 JadiLaH coWok yaNg beTuL-beTuL irresistible

Ini sudah sering dibuktikan. Kalau Kamu irresistible maksudnya jangan sampai terhalang buat mengeluarkan seluruh kemampuan, sikap dan perilaku terbaik kamu dalam pergaulan. Kalo udah kayak gitu, siap-siap aja melihat antrean panjang!

Keutamaan Berdo’a Pada Hari Jum’at

 

MediaMuslim.Info – Hari Jum’at adalah hari yang paling utama dalam sepekan. Alloh Subhanahu wa Ta’ala telah mengkhususkan untuk kaum muslimin yang belum pernah diberikan kepada ummat-ummat sebelumnya sebagai karunia dan pemuliaan terhadap ummat ini. Pada hari tersebut terdapat ibadah-ibadah yang khusus (yang paling agung adalah Shalat Jum’at). Di bawah ini akan disampaikan dalil-dalil yang menyebutkan keutamaannya dan sunnah-sunnah serta kewajiban yang diperintahkan dalam rangka memuliakan hari Jum’at.

Diriwayatkan dari Abu Hurairah radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasululloh shalAllohu ‘alaihi wa sallam mengatakan, yang artinya: “Sebaik-baik hari yang terbit padanya matahari adalah hari Jum’at. Pada hari itu diciptakan Adam ‘alaihissalam, dimasukkan dan dikeluarkan dari surga pada hari itu dan kiamat akan terjadi pada hari Jum’at pula.” (HR: Muslim, Abu Dawud, Annasa’i, Tirmidzi dan dishahihkannya. Lihat Fiqhussunnah oleh Sayyid Sabiq bab Jum’ah).

Sebagaimana telah disebutkan di muka bahwa ibadah khusus yang mulia pada hari Jum’at adalah shalat Jum’at. Barangsiapa yang meninggalkannya tanpa ada alasan syar’i akan mendapatkan dosa besar adan akan diadzab dengan adzab yang pedih. Rasululloh shalAllohu ‘alaihi wa sallam mengatakan tentang suatu kaum yang meninggalkan shalat Jum’at, yang artinya: “Sungguh aku berkeinginan untuk memerintahakan seorang laki-laki shalat bersama dengan manusia kemudian aku membakar rumah-rumah mereka yang tidak melakukan shalat Jum’at.” (HR: Muslim, Ad Darimi dan Al Baihaqi).

Dalam suatu riwayat yang bersumber dari Muhammad bin Abdurrahman bin Zahrah, aku mendengar pamanku berkata, Rasululloh shalAllohu ‘alaihi wa sallam bersabda, yang artinya: “Barangsiapa mendengan panggilan adzan pada hari Jum’at dan tidak mendatanginya, kemudian mendengar dan tidak mendatanginya, kemudian mendengar dan tidak mendatanginya, kemudian mendengar dan tidak mendatanginya, maka Alloh akan menutup hatinya dan menjadikan hatinya seperti hati orang munafik.” (HR: Al Baihaqi, Abu Ya’la, dishahihkan oleh Ibnu Hajar dan Ibnu Mundzir, hadits ini dihasankan oleh Masyhur Hasan Salman dalam Al Qulul Mubin fii Akhtha’il Mushollin).

Berikut ini beberapa hal yang disunnahkan berkenaan dengan keutamaan hari Jum’at:

  1. Disunnnahkan berdo’a karena berdo’a pada hari itu akan dikabulkan terutama pada waktu / saat mustajab (mudahj terkabul do’a). Hal ini terdapat hadits bersumber dari Jabir bin Abdillah. Dari Jabir bin Abdillah dari Rasululloh shalAllohu ‘alaihi wa sallam bahwasanya beliau berkata, yang artinya: “Pada hari Jum’at ada dua belas waktu. Tidak ditemukan seorang muslim yang sedang memohon sesuatu kepada Alloh ‘Azza wa jalla kecuali pasti Dia memberinya. Maka carilah waktu itu, yaitu akhir waktu setelah ‘Ashr.” (HR: Abu Dawud, dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abu Dawud, hadits 926 hal. 196)

Do’a yang paling disukai oleh Rasululloh shallAllohu alaihi wasallam adalah meminta kebaikan di dunia dan akhirat dan meminta perlindungan dari neraka. Dalam suatu hadits disebutkan, yang artinya: “Barangsiapa yang meminta dimasukkan ke dalam surga, maka surga mengatakan: “Ya, Alloh, masukkan dia ke dalam surga”. Dan barangsiapa yang meminta perlindungan dari api neraka kepada Alloh subhanahu wata’ala, maka neraka akan berkata: “Ya Alloh, lindungilah dia dari neraka.” (HR: Tirmidzi dan dishahihkan oleh Al-Albani dalam Shahihul Jaami’ no. 6151/, lihat Shifatun Naar fil Kitab was Sunnah oleh Mahmud bin Khalifah Al Jasim).

  1. Disunnahkan memperbanyak bacaan shalawat Nabi. Aus bin Aus radliyAllohu ‘anhu berkata bahwa Rasululloh shallAllohu alaihi wasallam pernah bersabda, yang artinya: “Seutama-utama hari adalah hari Jum’at. Padanya diciptakan dan dimatikannya Adam ‘alaihissalam, ditiup sangkakala dan dibinasakannya manusia. Oleh karena itu perbanyaklah shalawat atasku pada hari itu karena shalawatmu akan sampai kepadaku.” Para sahabat bertanya: ”Bagaimana bisa sampai kepadamu sedangkan jasadmu telah dimakan tanah?” Rasululloh berkata: ”Alloh subhanahu wa ta’ala mengharamkan tanah untuk memakan jasad para Nabi.” (HR: Abu Dawud, Shahih, Lihat Shahih Sunan Abu Dawud hal. 196 hadits no. 925 oleh Syaikh Nashiruddin Al Albani)

  2. Disunnahkan membaca Surat Al Kahfi pada siang atau malam harinya (Lihat Al Adzkar oleh Imam AnNawawi). Seorang muslim yang menghafal sepuluh atau tiga ayat pertama dari surat Al Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal. Juga barangsiapa yang membaca sepuluh ayat terakhir dan sepuluh ayat dari Surat Al Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal. Dalilnya adalah hadits dari Abu Darda’ radliyAllohu ‘anhu dari Nabi shallAllohu alaihi wasallam berkata, yang artinya: “Barangsiapa yang menghafal sepuluh ayat pertama dari Surat Al Kahfi terjaga dari fitnah Dajjal.” (HR: Muslim, Abu Dawud, Nasa’i dan Tirmidzi). Pada lafadz Tirmidzi, yang artinya: “Barangsiapa menghafal tiga surat Al Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal .”  Dia berkata: “Hadits Hasan”.

Pada hadits yang diriwayatkan dari Imam Ahmad dari Abu Darda’ radliyAllohu ‘anhu bahwa Nabi shalAllohu ‘alaihi wa sallam berkata: “Barangsiapa yang membaca sepuluh ayat terakhir dari surat Al-Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal”. Hadits tersebut juga diriwayatkan oleh Muslim dari Nasa’i dari Qatadah radliyAllohu ‘anhu. Dan pada lafadz Nasa’i menyatakan, yang artinya: “Barangsiapa membaca sepuluh ayat (mana saja) dari surat Al Kahfi akan terjaga dari fitnah Dajjal.”

Pada hadits yang marfu’ (sanadnya bersambung sampai Rasululloh, ed.) dari Ali bin Abi Thalib, yang artinya: “Barangsiapa yang membaca surat Al Kahfi pada hari Jum’at maka ia akan dijaga dari setiap fitnah sampai delapan hari walaupun Dajjal keluar ia akan tetap terjaga dari fitnahnya”. (Lihat tafsir Ibnu Katsir Surat Al Kahfi).

Disunnahkan pula membaca surat Alif Laam Miim tanziil – assajdah dan Hal ata ‘alal insan pada shalat fajar (shubuh). Abu Hurairah radhiAllohu ‘anhu mengatakan, yang artinya: Rasululloh shallAllohu alaihi wasallam membaca surat Alif Laam Miim tanziil assajdah dan Hal ata ‘alal insan pada shalat subuh hari Jum’at. (Muttafaq ‘alaih)

Menurut Thabrani dari Ibnu Mas’ud bahwa Nabi terus-menerus membaca kedua surat tersebut. Menurut riwayat dari Ibnu Abbas dan Abi Hurairah radliyAllohu’anhum berkata bahwa Rasululloh shalAllohu ‘alaihi wa sallam membaca Surat Al Jum’ah dan Munafiqun pada hari Jum’at. (HR: Muslim).

Demikian pula Nabi membaca surat Sabbihisma dan Al Ghasyiah pada shalat Jum’at. (Lihat Tafsir Ibnu Katsir surat Al-A’la dan Al Ghasyiah). Allohu Ta’ala A’lam.

(Sumber Rujukan: Al Adzkar, Imam Nawawi tahqiq Abdul Qadir Al Arnauth; Fiqhussunnah, Sayyid Sabiq; Fathul Baari, Ibnu Hajar Al Asqalani; Tamaamul Minnah, Muhammad Nashiruddin Al Albani;  Ikhtishar Syarh Shahih Muslim, Imam Nawawi; Tafsir Ibnu Katsir, Ibnu Katsir; Taisiirul ‘Alllaam Syarhu ‘Umdatul Ahkam, Abdullah bin Abdirrahman bin Shalih Al Bassam; Subulussalam, Imam Ash-Shan’ani; Bulughul Maraam min Adillatil Ahkam, Ibnu Hajar Al Asqalani; Zaadul Ma’ad, Ibnu Qayyim Al Jauziyah; Al Qaulul Mubin fii Akhtha’il Mushallin, Masyhur Hasan Salman; Shifatun Naar fil Kitab was Sunnah, Mahmud bin Khalifah Al Jasim; Shahih Sunan Abi Dawud, Muhammad Nashiruddin Al Albani)

Islamic Space Online

 

 

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.