Refreshing ke Malang Tempo Doelo (MTD) 2011 Bersama Santri PESMA DARUL HIJRAH Malang

Kamis,19 Mei 2011

Malang tempo dulu atau biasa kita kenal dengan istilah MTD merupakan agenda tahunan kota malang.Acara ini merupakan ajang untuk mengenalkan tradisi,budaya dan berbagai macam makanan khas jaman dahulu.Jadi tidak heran ketika anda masuk lokasi MTD ini akan terasa seperti hidup di tahun 60-an.

Nach,bertepatan dengan moment istimewa ini beberapa santri darul hijrah mempunyai rencana untuk berkunjung ke MTD setelah sholat isya’ ini.Sebenarnya malam jumat ini biasanya di pondok juga ada kegiatan ngaji namun berhubung diliburkan maka beberapa santri ingin berangkat ke sana.

Ada sekitar delapan orang santri darul hijrah yang ikut berangkat ke MTD,Ya seperti khas seorang santri beberapa dari kami memang memaki baju koko dengan dilengkapi songkok/kopyah khas santri sehingga tidaklah heran hal ini menjadi gurauan seperti ingin tahlilan di MTD.Sebenarnya lokasi MTD ini cukup jauh dari pesantren kami namun karena kita ber-delapan sudah sepakat jalan kaki maka dengan penuh semangat kita jalan kaki bersama.

Sekitar jam 06:30 PM kita mulai berangkat dari pesantren darul hijrah dengan berjalan kaki.Dengan penuh semangat dan di iringi tawa canda di antara kita menambah keakraban suasana seakan-akan tidak terasa jauhnya lokasi MTD ini.

Satu jam kemudian kita telah sampai di arena MTD yang berlokasi di jl.Ijen dekat dengan kampus Poltekes malang.Karena ini merupakan acara tahunan yang seakan-akan adalah agenda wajib masyarakat malang maka secara tidak langsung juga mempunyai dampak positif maupun negatif yaitu mulai menambah pendapatan masyarakat sekitar dan menyebabkan kemacetan lalu lintas.

Ketika kami mulai masuk ke lokasi,seakan-akan kami mulai terbawa di zaman tahun 60-an pokoknya seru,ya maklumlah hal ini terlihat dari berbagai macam acecoris dan atribut yang di kenakan baik pengunjung maupun pedagang memakai pakaian batik,kebaca serta di padukan dengan acecoris tradisional lainnya.Bukan hanya itu saja dari jenis produk yang di perjualbelikan yaitu mulai glali,tebu,cenil dan beberapa jajanan tradisional lainnya.

Panggung budaya merupakan stand yang wajib di kunjungi karena memang di panggung ini kita di kenalkan dengan budaya-budaya lokal yang meliputi tari-tari tradisional lainnya.Sehingga kita semua bisa tahu betapa banyaknya keragaman budaya di nusantara.Nach,Topeng malangan adalah salah Sendra Tari yang di pentaskan dan memang merupakan tarian khas arek malang.

Melihat panjangnya lokasi MTD ini membuat kami tidak bisa melihat seluruh wahana yang ada maka kami hanya berhenti sampai benteng malang yang merupakan salah satu warisan sejarah kota malang.Nach dari sini kita kembali pulang ke pesantren karena memang disamping kaki sudah lelah berjalan kaki yang begitu panjang dan jam sudah menunjukkan pukul 09:30 PM.

Dengan sisa-sisa tenaga yang kita miliki dengan penuh kelelahan kami pulang ke pesantren dengan jalan kaki,sebenarnya bukan tidak punya uang untuk naik angkot karena memang disamping harus menunggu lama di dalam angkot-pun sesak penuh dengan pengunjung MTD yang akan pulang.Alhamdulilah sekitar satu jam perjalanan kita telah sampai di pesantren.Tubuhpun terkulai lemas,akhirnya tidur dech..selamat malam kawan….

Di Tulis dikamar C2 Pesantren Mahasiswa ‘’DARUL HIJRAH’’.Hari jumat,20-05-2011 pukul 21:54 WIB

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.