
Rabu,11 Mei 2011
Ketika kita berbicara kota banyuwangi mungkin sebagaian orang akan merasa cuek tetapi sebagaian lain mungkin akan merasa risih dan takut karena bayangan di benak mereka banyuwangi merupakan wilayah yang banyak dihuni oleh tukang santet yang bertebaran di setiap sudut kota.Hemz… sedih dan jengkel juga kota kelahiranku di katakan sebagai sarang dukun santet padahal pendapat seperti itu tidak 100 % benar ya meskipun ada tetapi tidak separah itu kawan.
Memang pernyataan ini sering aku temui ketika berkenalan dengan orang di luar daerah banyuwangi,terutama mereka yang ada di kampus q.Mungkin mereka tahu tentang keadaan banyuwangi yang kayak gitu karena peristiwa pembunuhan dukun santet beberapa tahun yang lalu dan pernah menggemparkan nusantara.
Tetapi bukan berarti dengan peristiwa itu kita langsung mengambil kesimpulan bahwa semua lokasi di kabupaten banyuwangi seperti itu.Ya aku sich memaklumi mereka namanya juga tidak tau tetapi juga risih gitu kalau mendengar kota kelahiranku di katakan kayak gitu,toch selama aku lahir sampai berumur 22 tahun seperti sekarang di wilayahku aman-aman saja tidak pernah terjadi peristiwa yang seperti di bicarakan temen-temenku luar daerah.
Memang sebenarnya hakikat sihir dan santet itu sama.Karena memang keduanya selalu melibatkan makhluk halus baik dari kalangan jin dan setan,yang memang kita akui keberadaannya meskipun beberapa di antara kita tidak pernah melihat namun sering merasakan kehadirannya.
Banyak orang yang merasa percaya akan keampuhan santet dan sihir,biasanya orang yang kayak gini merupakan orang yang terkena krisis iman dan sedang mengalami kekosongan jiwa sehingga gampang kemasukan ilmu hitam yang tidak diridhoi oleh allah.Saya sendiri awalnya juga tidak percaya dengan adanya santet tetapi suatu saat ketika berkunjung di salah satu kerabat di daerah banyuwangi dan saya melihat ada salah satu korban santet yang perutnya di isi dengan dua batu yang cukup besar.Hemz..aku juga heran batu sebesar itu bagaimanakah cara memasukkannya lewat mulut aja susah,tentu ada kekuatan lain yang mampu memasukkan batu tersebut kedalam perut.
Kekosongan iman merupakan salah satu penyebab munculnya santet.Maka tidaklah heran jika rasullulah SAW mengatakan dalam sebuah hadits bahwa ‘’iblis atau setan hanya akan bisa mengganggu orang yang lemah imannya’’.Hal ini di karenakan orang yang lemah iman,biasanya hidupnya akan penuh dengan keragu-raguan.Sehingga hidupnya akan mudah terjangkit penyakit jiwa semisal:iri,dengki,hasud,dan berbagai penyakit hati lainnya.Akhirnya,tukang tenung,tukang teluh,dukun santet menjadi laris mengisi kekosongan orang-orang yang sedang mengalami krisis iman.
Kalau kita mau belajar sejarah sebenarnya santet maupun sihir bukan merupakan hal baru ada pada saat ini.Sebenarnya sejak ribuan tahun lalu,berbagai ilmu yang mengandalkan jin dan setan atau biasa kita menyebut dengan ilmu hitam sudah tumbuh subur di negeri-negeri yang berperadapan maju seperti di mesir.
Bahkan al-quran pun telah mengabadikan kejadian ini dalam kitab sucinya.salah satu cerita yang cukup populer dalam al-quran yaitu berupa kisah nabi musa yang mengajak Firaun untuk menyembah Allah SWT tetapi Firaun menolak,dan ketika ia telah kewalahan menghadapi nabi musa maka ia mengerahkan tukang sihirnya untuk melawan musa dan membalaskan sakit hatinya kepada musa karena telah kurang hajar tidak menghormati ayah angkat yang telah membesarkannya.
Tentu kita tau tentang janji setan untuk menghalangi manusia yaitu seperti terkisahkan dalam al-quran surat al-a’raf ayat 7 ‘’Karena engkau telah menghukum saya tersesat,sungguh saya akan menghalangi mereka (manusia) dari jalan-MU yang lurus.’’ Ujar iblis setelah di kutuk tuhan sebagai penghuni neraka selamanya akibat penolakan sujud kepada adam.Jadi dari peristiwa tersebut ternyata iblis akan mencari segala macam cara untuk menyesatkan manusia,dan mungkin salah satu jalan untuk menyesatkan manusia tersebut lewat kepercayaan kepada Ilmu Hitam sebangsa sihir maupun santet.
Sebenarnya dalam islam sendiri mempercayai adanya setan dan iblis yang merupakan makhluk gaib,adalah wajib hukumnya.sebab memang salah satu rukun iman sendiri adalah percaya kepada yang gaib.tetapi yang menjadi masalah di kemudian hari adalah ketika jin,setan dan iblis dijadikan sandaran hidup,dijadikan teman dan dijadikan tempat memohon pertolongan akan lain lagi ceritanya.Padahal nabi sudah menjelaskan bahwa menyukutukan tuhan dengan yang lain adalah merupakan perbuatan syirik yang tak terampuni.
Dalam riwayat hadit,Rasullulah SAW pernah di datangi oleh sekelompok orang badui,’’Wahai Muhammad,taukah engkau yang ada di dalam genggamanku?’’Aku bukan peramal.Jika aku tau perkara gaib,niscaya aku kaya dan tak tertimpa musibah.’’Jawab nabi.
Pada kesempatan lain,seperti yang diriwayatkan muslim,nabi mengatakan:’’barang siapa yang datang ke juru ramal,bertanya sesuatu dan membenarkan yang dikatakan,tertolak shalatnya 40 hari’’.
Oleh karena itu jika santet diterima dalam sistem perundangan hukum,masyarakat kita bakal ternacam bahaya besar.Tatanan sosial masyarakat kita akan rusak.Sebab,itu berarti santet daan segala jenis perbuatan yang serupa akan mendapatkan tempat dalam kehidupan masyarakat.
Dalam pengadilan perkara santet nanti,haruskah misalnya hakim mempelajari persantetan untuk mengetahui kebenaran santet?Bila tidak,bagaimana membuktikan perkara yang tidak terlihat mata itu.Ataukah mereka akan meminta bantuan dukun santet?
Bila demikian bisa ditebak dunia kaan kacau,karena akan banyak persantetan menjadi marak.Lalu apakah kita rela kehidupan firaun yang dimkutuk tuhan itu akan terulang lagi di zaman ini?Mudah-mudahan semua itu tidak terjadi.Amin.
Di Ketik di kantor HMJ-MANAJEMEN UIN MALIKI MALANG
Rabu,11 Mei 2011 Pukul 11.56 WIB
Filed under: ARTIKEL-KU



