‘’Tambang Emas Tumpeng Pitu Kecamatan Pesanggaran Kabupaten Banyuwangi’’

Ketika kita berbicara tentang kabupaten banyuwangi mungkin sebagaian orang akan langsung berfikir tentang luasnya wilayah dengan masyarakat yang ahli dengan ilmu-ilmu SANTET.Saya sebagai warga pesanggaran kabupaten banyuwangi pun juga tidak menyalahkan karena memang realita-nya memang ada,tetapi juga tidak membenarkan 100 % karena memang ilmu-ilmu tersebut  hanya ada pada lokasi-lokasi tertentu di kabupaten banyuwangi jadi tidak semua lokasi melakukan praktek tersebut.

Kabupaten terluas ini mempunyai potensi alam yang melimpah baik dari laut,hutan maupun dari bahan tambang salah satunya yaitu pantai muncar yang merupakan sentra pusat pelelangan ikan terbesar di indonesia.Dari segi hutan dan pariwisata banyuwangi mempunyai tiga taman nasional yaitu baluran,alas purwo dan Meru betiri serta kawah ijen yang terkenal dengan belerangnya.

Disamping itu bahan tambang yang cukup melimpah yaitu berupa emas yang terletak di wilayah kecamatan pesanggaran banyuwangi.Dalam proses penambangan emas yang terletak di daerah wisata pulau merah ini memang banyak menimbulkan kecaman dari masyarakat sekitar lokasi karena memang kekhawatiran masyarakat tentang masa depan biota laut yang di khawatirkan akan rusak ketika terjadi penambangan.Memang saat ini masyarakat pesanggaran berada pada jalur yang dilematis di satu sisi dengan adanya potensi alam yang sedemikian besar akan membawa perubahan yang cukup signifikan pada perekonomian masyarakat namun di sisi lain juga akan berdampak  pada rusaknya lingkungan sekitar lokasi penambangan.

Melihat dampak yang ada maka tidaklah heran jika sejak adanya isu yang beredar tentang akan adanya aktifitas penambangan di wilayah kecamatan pesanggaran ini menimbulkan reaksi dari masyarakat sekitar.Tetapi meskipun protes dari berbagai lapisan masyarakat khususnya masyarakat pesanggaran toch juga tidak memapan untuk memberhentikan aktifitas penambangan ini karena memang semuanya sudah di setujui oleh bupati banyuwangi.

Melihat ketidak berdayaan masyarakat untuk menentang semua ini,lambat laun semua itu akhirnya masyarakat juga lelah untuk melakukan protes.Saya sebagai masyarakat pesanggaran sebenarnya juga heran kenapa hal ini terjadi?secara diam-diam saya mencoba menyelidiki permasalahan ini,kebetulan saya sebagai masyarakat pesanggaran mencoba mencari informasi kepada beberapa tokoh yang menjadi penggerak masa di wilayah tersebut.Ee.. ternyata semua itu berakhir hanya karena uang,memang uang adalah yang berkuasa dalam segala zaman.

Menurut isu yang beredar beberapa tokoh penggerak masyarakat mendapatkan jatah tersendiri dari penambangan emas di tumpang pitu.Disamping itu dari pihak pertambangan sendiri memberikan sejumlah uang di masjid-masjid yang kebanyakan masyarakat sekitar menentang kebijakan pemerintah.So secara emosional masyarakat pun akan merasa malu untuk memberontak kepada orang yang telah berbuat baik kepada mereka.

Memang canggih juga taktik yang di gunakan,padahal jika di lihat omset dari penambangan emas tersebut bernilai milyaran tetapi karena memang kondisi perekonomian masyarakat sekitar yang kebanyakan pada tingkat menengah kebawah maka tidaklah heran jika begitu mudah mereka di siasati.Saya sebagai masyarakat pesanggaranpun sebenarnya tidaklah masalah ketika potensi alam yang begitu melimpah dieksloitasi namun saya juga merasa was-was ketika adanya eksploitasi  tanpa di imbangi dengan manajemen yang profesional sehingga akan membawa dampak pada biota laut sekitar lokasi baik pancer,pulau merah bahkan bisa saja sampai pantai muncar itupun sama saja kita mendapatkan pendapatan besar tetapi menghancurkan pendapatan orang lain.

Memang emas merupakan logam mulia yang sangat besar nilai jualnya,namun itupun hanya segelintir orang yang mendapatkan itu semua tak terkecuali masyarakat pesanggaran.Apakah karena lokasi emas berada di kecamtan pesanggaran terus masyarakat sekitar bisa seenaknya mengambil?hemz… Jangan kira anda berfikir begitu.Ketika masyarakat menambang emas aparat selalu menjadi musuh yang sangat di takuti oleh masyarakat,bahkan tidaklah heran jika sering terjadi bentrok antara masyarakat dan aparat dan bahkan terjadi kongkalikong antara masyarakat dan aparat untuk mendapatakn pendapatan pribadi.

Semua itu realita sahabat,anda bisa meneliti lebih jauh lagi tentang permasalahan-permasalahn yang sebenarnya terjadi dengan adanya pertambangan ini,namun anehnya memang kayaknya semua itu seakan-akan di tutup-tutupi oleh orang-orang tertentu yang mempunyai kepentingan dengan adanya tambang emas ini.Hemz…

 

‘’MUDAH-MUDAHAN BANYUWANGI TETEP LESTARI JENGGIRAT TANGI’’

 

 

2 Tanggapan

  1. saya sanggat tidak setujuh bila ada tambang emas di kec. pesanggaran

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.