Keprihatinan yang mendalam atas pergeseran nilai-nilai kepemimpinan yang terjadi saat ini yang ternyata telah banyak meninggalkan kaedah-kaedah normatif dalam kepercayaan moral (Morality Faith) baik pada sisi keagamaan maupun sisi kemasyarakatannya. Yang berujung pada pelanggaran-pelanggaran terhadap kaedah-kaedah Normatif tersebut, seperti meningkat-nya kasus-kasus korupsi, Kepentingan Golongan atau kelompok tertentu lebih diutamakan dari pada kepentingan orang-orang yang dipimpinnya atau Masyarakat umum, Nepotisme dan Kolusi merajalela, . Dekadensi Moral Kepemimpinan memang telah terjadi hampir disetiap tingkatan kepemimpinan, baik dalam kepemimpinan keluarga, kepemimpinan sosial kemasyarakatan, kepemimpinan dalam perusahaan atau badan usaha, kepemimpinan partai hingga kepemimpinan kepemerintahan dalam berbagai tingkatan. Sehingga perlu kiranya kita ummat islam mawas diri dan melakukan introspeksi diri atas persitiwa-peristiwa pelanggaran tersebut apakah sudah benar dengan kaedah-kaedah Normatif dalam kepercayaan agama kita ?…
Meski kita tidak bisa memfonis diri bahwa dari masyarakat muslim lah pelanggaran-pelanggaran normative tersebut terjadi, Banyak juga pelanggaran-pelanggaran yang sama dilakukan oleh warga dari kalangan Non Muslim, seperti yang baru-baru ini terkuak. Atau korupsi yang terjadi di Negara lain yang Mayoritas masyarakatnya beragama Non Muslim, seperti di Filipina, Taiwan, Argentina, dan Italy. Meskipun demikian kita tetap harus melakukan Introspeksi diri dan mawas diri atas dekadensi moral Kepemimpinan yang terjadi di negeri ini. Berikut ini adalah ulasan pemahaman Kepemimpinan dalam Perspektif Islam semoga bisa menjadi bahan renungan dan jawaban untuk sebagian orang yang mempertanyakannya.
LEBIH LENGKAPNYA
TERIMA KASIH
Filed under: Makalah



