“Berdendang Bersama Orkes Putra PALLAPA di Wana Wisata Pantai Pulau Merah Pesanggaran Banyuwangi”

Senin,13 September 2010

Bagaimana kabarnya warga pulau merah”kata salah satu artis ketika bertanya kepada para pengunjung wana wisata pulau merah pesanggaran banyuwangi.Memang siang itu pantai pulau merah kelihatan sangat ramai tidak seperti biasanya karena memang saat ini di pantai yang lebih di kenal jambuan ini ada sebuah orkes musik yang sudah tekenal oleh masyarakat jawa timur apalagi kalau bukan OM.PALLAPA Dari mojokerto.

Orkes melayu PALLAPA ini memang sudah melegenda di kalangan masyarakat jawa timur khususnya pada masyarakat banyuwangi selatan daerah pulau merah.ketika masyarakat mendengar OM.PALLAPA mereka pasti akan segera mengetahuinya karena memang hampir lapisan masyarakat bawah sering mendengar suara musik yang di lantunkan dari OM.PALLAPA ini baik lewat kaset-kaset VCD,Radio,Internet sampai pada acara-acara hajatan masyarakat di desa-pun sering melantunkan musik-musik PALLAPA.

Oleh karena itu maka tidaklah heran jika sejak pukul pagi antrean kendaraan di pintu masuk wana wisata yang akan masuk kelokasi selalu berdesak-desakan,maka dari itu aku menyuruh salah satu temenku untuk membelikan tiket kendaraan terlebih dahulu sedangkan aku mengantri kendaraan di pintu masuk.Pada saat itu harga tiket hanya sebesar Rp.11.000 dengan mendapatkan rokok Djarum Super ya meskipun aku tidak merokok setidaknya nanti bisa buat bapak-q di rumah.

Sekitar 10 menit mengantri kendaraan akhirnya kita berdua bisa masuk ke lokasi wisata ini di sana sudah penuh dengan para pengunjung yang sedang menikmati sajian musik OM.PALLAPA dengan menampilkan artis-artis popular daerah jawa timur.Seperti biasa setiap ada musik pasti sering ada yang bertengkar karena memang kebanyakan pemuda-pemuda yang datang dalam keadaan mabuk.Ini terbukti ketika aku datang kesana di sekitar lokasi banyak pemuda yang sedang minum arak bersama rekan-rekannya.

Jika di banding pantai bomo yang aku kunjungi beberapa waktu lalu pantai pulau merah ini lebih asri karena memang di sekitar pantai ini di tumbuhi oleh beberapa tanaman jambu sehingga meskipun ada musik pengunjung tidak kepanasan oleh sengatan terik matahari sehingga pengunjung bisa nyaman mendengarkan sajian musik yang di bawakan olek orkes musik PALLAPA group.

Sekitar pukul 03.00 PM aku pulang kerumah menag saat jam itu acara sudah selesai dengan penampilan terakhir dua artis cilik kembar yang menyanyi dengan lincahnya…alhamdulilah setelah menjalankan puasa selama satu bulan penuh akhirnya aku bisa refresing menyaksikan hiburan ini…..Oke cukup sekian tulisanku ini sobat met jumpa lagi…..

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.