Pendahuluan
Suatu perusahaan membutuhkan dana dalam menjalankan usahanya. Dana tersebut akan digunakan untuk membiayai usaha-usaha yang dijalankan perusahaan. Untuk memenuhi kebutuhan dana, perusahaan harus dapat memilih sumber-sumber dana yang tetap.
Apabila suatu perusahaan gagal memperoleh dana yang dibutuhkan maka akan menghambat jalannya operasi perusahaan. Oleh karena itu,setiap perusahaan harus berusaha menutupi kebutuhan dana dengan jalan memilih apakah dana diambil dari pinjaman jangka pendek, pinjaman jangka panjang atau dengan modal sendiri. Perusahaan harus pula menentukan berapa sebaiknya yang diambil dari pinjaman dan beberapa dari modal sendiri.
Pada umumnya pinjaman jangka panjang digunakan untuk membiayai perluasan perusahaan (ekspansi) atau memoderenisasi perusahaan. Masalahnya adalah, bagaimana perusahaan memperoleh dana yang dibutuhkan untuk membiayai perluasan (ekspansi) atau memodernisasi dengan cara mengeluarkan obligasi?
Sehubungan dengan itu, uraian berikut akan mencoba menjelaskna jenis-jenis, penentuan jangka waktu pinjaman dan pembayaran kembali serta menentukan rate of return dan nilai dari obligasi. Dalam pembahasan ini akan diuraikan hal-hal mengenai pengertian obligasi, jenis-jennis obligasi, jangka waktu pinjaman dan pembayaran kembali obligasi serta penentuan rate of return nilai obligasi.
- PENGERTIAN OBLIGASI
Menurut Drs. Bambang Riyanto (1977 hal 128), definisi obligasi adalah sebagai berikut :
Obligasi adalah suatu pengakuan hutang yang dikeluarkan oleh pemerintah atau perusahaan atau lembaga-lembaga lain sebagai pihak yang berhutang yang mempunyai nilai nominal tertentu dan kesanggupan untuk membayar bunga secara periodik atas dasar persentase tertentu yang tetap. 1
Selanjutnya, dalam buku Pengantar Ekonomi Perusahaan, diberi batasan sebagai berikut:
Lebih lengkap silahkan download DISINI
Oke thanks atas kunjungannya….
Filed under: Makalah Semester-4




Everywhere there are economic.