“Apa yang terjadi Ketika Lagu Religi Mulai Kehilangan Ruh-Nya”

Saya adalah salah seseorang generasi muda yang suka akan music baik musik islami maupun musik umum (pop dkk),ya hal ini bisa dimaklumi karena memang sejak kecil aku sudah di perkenalkan dengan namanya musik terutama musik daerah banyuwangi pada waktu itu,aku lahir dari keluarga seniman jadi sejak lahir mungkin dalam darahku sudah mengalir jiwa seniman kali.Keluargaku seorang seniman jadi udah biasalah yang namanya dengan musik-musik klasik terutama musik gamelan yang ada di banyuwangi yang biasanya untuk mengiringi tari gandrung bahkan pada waktu itu mulai SD sampai SMA aku masih sempat mencari uang sendiri dari mengikuti undangan yang berkaitan dengan kesenian tradisional ini yaitu gandrung,janger hingga jaranan yang sudah sangat akrab di telingan masyarakat banyuwangi serta yang lebih popular kita kenal saat ini yaitu musik kendang kempul.
Namun seiring berjalannya waktu aku mulai suka dengan musik-musik yang berbau religi ya maklumlah ini terjadi ketika aku mulai masuk di jenjang pendidikan SMA nach ketepatan pada saat itu aku sekolah di salah satu SMA yang ada di desa sumber beras muncar banyuwangi nach kebetulan SMA ini satu yayasan dengan pondok pesantren yang aku tempati sehingga sering di pondok ada kegiatan-kegiatan musik yang berbau religi dalam jiwaku mulai merasakan adanya nuansa yang berbeda ketika aku mendengar musik-musik yang berbau religi.
Tetapi akhir-akhir ini aku mulai resah dengan keberadaan musik religi yang sudah tidak bernuansa religi lagi,ini di karenakan adanya oknum-oknum tertentu yang membawakan lagu ini dengan cara tidak islami.beberapa hari yang lalu aku mendapatkan sebuah video dangdut bernuansa religi dengan iringan musik koplo yang memang lagi trend akhir-akhir ini.Judul lagunya sich bagus pada saat itu berjudul TOMAT (Tobat Maksiat) kalau gak salah di populerkan oleh grup band wali.lagu ini mungkin sudah popular di kalangan pembaca ya memang karena isinya mengajak kepada umat islam khususnya untuk bertobat dan menjahui maksiat karena kita harus selalu ingat akan adanya siksa di akhirat.
Bagus sich bagus,namun ketika aku memutarnya ealah ternyata penyanyinya adalah seorang wanita yang berpakaian serba tipis,pakai rok mini waduh pokoknya tidak mencerminkan apa makna yang ada dalam lagu dech malahan di tambahi bonus goyang yang sangat tidak pantas untuk di lihat oleh masyarakat umum.Kalau lagu religi di nyanyikan oleh orang-orang yang seperti itu bagaimana bisa orang untuk bertobat malahan lebih banyak mengajak masyarakat untuk berbuat maksiat kepada allah SWT.Saya berharap kepada para pengemban dakwah baik itu lewat musik,drama,ceramah atau lewat metode yang lain tolong donk jaga sikap (bagi yang sudah sesuai syariat sich gak masalah memang itu yang di harapkan) agar supaya bagi orang-orang yang belum kenal dengan islam bisa memahami jika agama islam mengajarkan kebaikan bukan malah mengajarkan kemudharatan.Maka tidaklah heran lagu religi akan kehilangan ruhnya ketika di nyanyikan oleh orang-orang yang gak bertanggung jawab.Udahlah yang penting saya khusnudhon aja mudah-mudahan ucapan dan perbuatan mereka seimbangh.Kalau dakwahnya aja seperti itu bagaimana orang di luar kita akan tertarik dengan ajaran islam yang luhur ini???
Dah dulu ya,curhatku kali ini lain kali di sambung lagi……………tanganku udah lelah untuk mengetik.

3 Tanggapan

  1. Roh manusia pie…

  2. ya mas saya setuju. apalagi akhir-akhir ini banyak artis yang menyanyi lagu religi tepatnya pada bulan ramadhan.

    contohnya : Ungu, kangenBand, Sharul gunawan, rhoma irama, dan artis-artis lainnya.

    saya muak dengar mereka nyanyi lagu religi tapi ga diiringi sama sikap mereka.

    contohnya Ungu yg suka nyanyi lagu religi, tapi dia sendiri memukul istrinya, kangenband ia jg, dia menceraikan istrinya seenaknya aja. terus sahrul gunawan. dia adalah MBA.

    hem.., mau dijadiin apa lagu religi.

    • terima kasih..atas komentarnya….memang benar seperti itu adanya realita yang terjadi di masyarakat…mari kita semua menjadi penegemban dakwah yang islami….

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.