“Tradisi Senenan pada Masyarakat Desa Payaman”.

A.Latar Belakang


Adanya sebuah tradisi kebudayaan menjadi sebuah indentitas dari suatu masyarakat daerah tertentu. Misalnya tradisi karapan Sapi khas Madura, grebek suaro dari Jogyakara, dan tradisi kebudayaan yang lainnya, yang semua itu menjadi sebuah identitasnya masing-masing.

Pada dasarnya tradisi kebudayaan itu sangant penting, dan pasti dimiliki oleh setip daerah. Itu semua membuktikan rasa nasionalisme suatu daerah.akan tetapi sesuai dengan keadaan zaman yang semakin maju dan olah pikiran manusia yang semakin berkembang menjadi pembatas dari pada keabadian keabadian suatu tradisi. Dibuktikan sermakin banyaknya masyarakat sekarang tidak menghiraukan lagi tentang identitasnya.

Masayarakat sekarang cenderung memberikan kontribusi yang negatif tentang suatu tradisi kebudayan, dengan menganp suatu kebudaya itu kuno dan tidak pantas lagi diterapkan pada zaman yang penuh dengan idiologi moderenisasi.

LEBIH LENGKAPNYA KLIK Disini

Terima kasih……………

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.