Teologi Islam:KONSEP FREE WILL DAN PREDESTINATION

Kaum Mu’tazilah, karena dalam system teologi mereka manusia dipandang mempunyai daya yang besar lagi bebas, sudah barang tentu manganut paham qadariah atau free will. Dan memang mereka juga disebut kaum Qadariah.) Pula keterangan dan tulisan-tulisan para pemuka Mu’tazilah banyak mengandung paham kebebasan dan berkuasanya manusia atas perbuatan-perbuatannya.

Al Jubba’I umpamanya, menerangkan bahwa manusialah yang menciptakan perbuatan-perbuatnnya., manusia berbuat baik dan buruk, patuh dan tidak patuh kepada Tuhan atas kemauannya sendiri. Dan daya (al istita’ah) untuk mewujudkan kehendak itu telah terdapat dalam diri manusia sebelum adanya perbuatan.2) Pendapat yang sama diberikan pula oleh “abd al-Jabbar. Perbuatan manusia bukanlah diciptakan Tuhan pada diri manusia, tetapi manusia bukanlah diciptakan manusia sendirilah yang mewujudkan perbuatan.3) Perbuatan ialah apa yang dihasilakan dengan daya yang bersifat baharu.4) Manusia adalah manusia yang dapat memilih.5­­)

 

Lebih Lengkap-nya Download ”DISINI”…

 

Terima Kasih Atas Kunjungan-nya…

Satu Tanggapan

  1. Actually, what the understanding of theology?

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.