Renungan Kembali Di Balik Tragedi Mbah Priok

15 April 2010

Ketika kita surving ke dunia maya maka kita akan mendapatkan banyak informasi terkait dengan tragedi mbah priok beberapa waktu lalu,tidak hanya situs/web media cetak saja yang memberitakan informasi ini tetapi beberapa blog-pun menulis artikel ataupun pendapat serta umpatan yang di tunjukkan kepada SATPOL PP yang dinilai terlalu gegabah.Bahkan saya yakin mungkin beberapa dari pembaca sudah menulis artikel di blog anda yang terkait dengan tragedy ini.

Beberapa orang mungkin sangat menyayangkan terjadinya tragedy berdarah ini,kenapa tragedy ini bisa terjadi,siapakah yang salah,pemerintah,rakyat,satpol pp,polisi atau siapa?itulah mungkin yang sering muncul dalam benak saudara keetika mendengar informasi yang sangat tragis ini.tragedi ini diawali dengan rencana pemerintah kota untuk membongkar makam Mbah Priok yang kemudian oleh warga setempat bukan hanya membongkar gapuranya saja tetapi juga membangkar makam.maka hal inilah yang menjadikan konflik antara satpol pp dan masyarakat sekitar makam.Meskipun melalui media pihak Pemkot membantah isu tersebut dan justru menyatakan bahwa pihak pemkot akan memperluas area makam bukan untuk membongkar,tapi ya gak taulah yang bener yang mana.

Sebenarnya kita sudah sering mendengar dan melihat betapa ulah dan arogansi dari pihak yang bernama SATPOL PP karena berkat ulah SATPOL PP ini telah membawa korban dan penderitaan bagi orang-orang kecil dari pedagang kaki lima,Anak-anak jalanan,bahkan beberapa waktu lalu ada salah seorang anak kecil yang meninggal saat penertiban Pedagang Kaki Lima,ini tentunya sangat teramat ironis untuk sebuah petugas yang seharusnya menjadi abdi masyarakat malah membuat masalah.

Dalam Pasal 148 dan Pasal 149 Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah yang mengamanatkan dibentuknya Satuan Polisi Pamong Praja untuk membantu Kepala Daerah dalam menegakkan Peraturan Daerah dan penyelenggaraan ketertiban umum serta katentraman masyarakat.Dengan melihat pada kewenangan yang diberikan kepada SAT POL PP tersebut menunjukan bahwa sebenarnya keberadaan Satpol PP sangat penting dan strategis dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah sesuai dengan lingkup tugasnya, termasuk di dalamnya penyelenggaraan perlindungan masyarakat (Linmas).Tapi kenapa peran dan Fungsi Sat Pol PP yang seharusnya begitu penting dan memiliki nilai manfaat yang tinggi justru dalam pelaksanaanya terlalu sering menimbulkan KONFLIK dalam tugas mereka ? Bahkan hingga membawa Korban luka-luka dan yang paling IRONIS dan MENYEDIHKAN hingga adanya korban yang meninggal.

Melihat hal tersebut. Sat Pol PP dan pihak terkait harus berani secara lantang bahwa ADA YANG SALAH dalam kinerja mereka selama ini. Dan masyakatpun juga harus koreksi diri bahwa beberapa masyarakat juga pasti ada yang salah dan untuk tercapainya kebersamaan antara Sat Pol PP dan masyarakat harus dibuat semacam penyadaran bersama bahwa Satpol PP dan Masyarakat harusnya sebuah mitra dalam tetap terjalinya sebuah kebersamaan dalam sebuah tatanan bermasyarakat disebuah wilayah atau daerah. Sehingga dalam setiap ada permasalahan bisa diselesaikan dengan musyawarah dan menghindari konflik fisik seperti yang terjadi di Tanjung Priok kemaren.

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.