Diskusi rutinan PMII komisariat sunan ampel malang di mabes:hatta dengan tema “PMII Sebagai Organisasi non Profit’

Senin,15 Maret 2010 Malam ini warga rayon ekonomi moch:hatta begitu sibuk menggelar karpet di ruang tamu mabes hatta,hal ini bukan untuk menonton tv atau mengerjakan tugas kuliah seperti biasanya,tetapi ini untuk persiapan diskusi rutinan PMII Kom:sunan ampel malang yang setiap malam selasa selalu mengadakan diskusi rutinan ke setiap mabes rayon masing2,nach kebetulan pada malam ini rayon hatta menjadi tuan rumah acara penting ini,so ya kita persiapan semaksimal mungkin untuk menyambut kehadiran sahabat2 yang akan datang ke rayon hatta malam ini gitu,

Sekitar pukul 8 pm beberapa sahabat sudah pada datang ke rayon hatta mereka bersama sahabat2 dari rayon ibnu aqil,adawiyah,kawah condrodimuko,dll serta beberapa pengurus komisariat sunan ampel malang,langsung aja nich tema pada malam ini adalah “PMII sebagai Organisasi Non Profit”.Nah acara ini lebih seru,coz yang menjadi pemateri pada malam hari ini adalah sahabat romi faslah.M.si yang dahulu adalah seorang alumni PMIi,but sekarang udah ada kok organisasi yang menaungi seluruh alumni PMII yaitu IKAPMI,beliau adalah salah seorang dosen di fakultas ekonomi UIN MALIKI Malang.nach dalam blog ini saya tidak akan bercerita terlalu banyak,disini saya akan mengutip inti dari makalah yang di sampaikan oleh sahabat romi faslah pada malam ini.silahkan sahabat menyimaknya””””????

“jangan pernah berfikir apa yang akan diberikan organisasi kepadamu.tetapi berfikirlah apa yang akan kamu berikan kepada organisasi” (john f.kennedy) hariman siregar adalah seorang tokoh malaria menyatakan bahwa gerakan mahasiswa merupakan pilar ke-5 demokrasi setelah, eksekutif, legislative, yudikatif, dan media masa.salah satu alasan yang di ajukannya adalah realitas bahwa mahasiswa di dunia ketiga (khususnya Indonesia) yang selalu tampil menjadi benteng terakhir demokrasi.ketika otoriterianisme Negara memuncak,dan lembaga-lembaga yang ada tidak lagi aktif memainkan peran-nya,maka mahasiswa mampu tampil sebagai kekuatan pendobrak yang menyedihkan dirinya menjadi bumper perubahan.

Secara natural,setiap individu sangat erat hubunganya dengan individu yang lain,sebab manusia adalah sebagi makhluk social.begitu juga dengan PMII,mahasiswa dan perguruan tinggi.untuk membahas tema di atas kita tidak bisa dilepaskan dengan tiga sisi ini,dunia kemahasiswaan dan perguruan tinggi menjadi dua variable yang harus di singgung dan dibedah secara simultan.

Perguruan tinggi memiliki peran dan fungsi yang sangat kompleks.di satu sisi pergulatan ilmu pengetahuan dan teknologi harus di kembangkan untuk mencetak generasi yang berpengetahuan,tapi disisi lain,perguruan tinggi juga tidak boleh melupakan tugasnya sebagai pengembangan masyarakat terutama dalam proses pendewasaan masyarakat dan penyiapan calon pemimpin bangsa.

Dari itu,PMII sebagai organisasi ekstra kampus harus selalu menghimpun segenap potensi mahasiswa sesuai dengan perkembangan perspektif dunia kemahasswaan dan perguruan tinggi,Maka tidak dapat dipungkiri lagi bahwa strategi operasional PMII di kampus ada 3 hal.Pertama:setiap anggota atau kader PMII harus bisa mendapatkan Indeks Prestasi Tinggi.Kedua:Setiap kader PMII harus bisa menunjukkan performance dan berpenampilan yang baik sehingga dapat merebut simpati mahasiswa.Ketiga:setiap anggota atau kader PMII harus bisa merebut jabatan2 strategis di lembaga2 kemahasiswaan yang ada di lingkungan kampus.

Ok,thanks ya kayaknya udah malem kapan2 di sambung lagi.

SALAM PERGERAKAN………………..!!!!!

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.