TRADISI RITUAL CARI KAYU BAKAR SEBELUM KHITANAN PADA MASYARAKAT PESANGGARAN

Img00071MENGIKUTI PROSESI RITUAL SEBELUM KHITAN DI DESAKU

SELASA,26 MEI 2009

Alhamdulillah dulur2,isun biso kecaruk maning ambi riko kabeh heng blog isun mugo2 riko kabeh sehat2 baen.

Hallo sobat kabeh,tibakno aku baru tahu lho kalau di desaku itu ada ritual cari kayu baker sebelum khitanan,tradisi ini aku ketahui ketika ana menghadiri khitanan adik aku di desa pesanggaran,sehingga pada saat itu aku paham betul proses-prosesnya hingga penyiapan sesaji2nya yang kira2 ada 50 macam sesaji yang di letakkan di tempat2 tertentu seperti di dapur,tempat mencuci piring,tempat memasak,pojik rumah,pojok tarub sam[pai kamar si anak yang akan di khitan pun tidak luput dari peletakan sesaji ini.

Pada saat itu yang I khitan adalah adakku yang jenenge IRFAN SWASTONO dia adalah seorang anak yang akan menjalani prosesi ritual cari kayu ini.Hal ini di karenakan dahulu pada saat kecilnya ia sering sakit-sakitan sehingga pihak orang tuanya memberikannya pada seseorang(maksudnya memberikan hanya dengan ucapan saja),hal ini di percaya bagi masyarakat jawa untuk menghilangkan SAMBIKALA (musibah).

Proses ini diawali dengan si anak tadi di arak oleh beberapa orang untuk di anatar menuju si ibu angkat tadi untuk melakukan prosesi tebusan,si anak tadi di arah dengan memikul 2 kayu baker di pundaknya dengan di dampingi 2 orang di sampingnya dan kebetulan yang mendampingi adikku pada saat itu adalah aku dan ibuku sehingga aku tahu persis hal apa saja yang di kerjakan di sana.ketika sudah sampai di depan pintu si ibu angkat tadi si anak mengucapkan salm sambil berteriak kepada pemilik rumah(ortu angkat) sambil meneriakkan “mbok,aku lek golek kayu neng alas wes balek”(bu,aku telah pulang dari mencari kayu baker di hutan) .setelah itu si ibu angkatnya keluar dan memeluk sio anak untuk dio ajak masuk ke dalam rumah,beberapa menit kemudian datanglah si dukun perempuan yang bertugas memimpin prosesi acara ini,dia dating dengan membawa beberapa bahan pokok yang akan di berikan kepada si ibu angkat tadi,setelah terjadi kesepakatan antara dua belah pihak maka si dukun tadi mengajak pulang untuk menuju rumah orang tua kandungnya dengan di iringi arak2 kan beberapa orang.dan akhirnya proses ini selesai hal ini merupakan pertanda peralihan dari masa kanak2 menuju masa dewasa.

SEKIAN DAN TERIMA KASIH JIKA ADA KESALAHAN SAYA MOHON MA”MAF YANG SEBESAR2NYA.

2 Tanggapan

  1. nice to meet u.

  2. salam
    how are you?
    on what is about your site?
    I think is malay
    how i can contact the owner?
    abdullatif

Tinggalkan Balasan

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.